JIBI/Harian Jogja/Istimewa Logo Universitas Islam Indonesia
JIBI/Harian Jogja/Istimewa
Logo Universitas Islam Indonesia

Harian Jogja.com, SLEMAN - Sebanyak 2.400 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Antar Waktu TA 2012/2013 Universitas Islam Indonesia (UII) diberangkatkan, Selasa (23/7/2013).

Dari jumlah tersebut sebanyak 23 orang merupakan mahasiswa dari Universitas Kebangsaan Malaysia.

Direktur DPPM UII Widodo Brontowiyono mengatakan, selain merupakan kegiatan akademik, KKN juga sebagai implementasi dari catur darma UII, yang meliputi pengabdian masyarakat, pendidikan, penelitian dan dakwah islamiyah.

"KKN bisa menjadi media pembelajaran yang sangat baik khususnya dari sisi sosial dan bahkan politik karena mahasiswa bisa langsung berhubungan dengan masyarakat," ujarnya disela-sela pelepasan peserta KKN.

Dijelaskan Widodo, sebelum melaksanakan KKN, para peserta lebih dulu dibekali dengan pesantrenisasi (modal praktek keagamaan) yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Seperti, menjadi da'i dan da'iyah, perawatan janazah dan modal lainnya.

"Pada KKN saat ini, intinya sama untuk pengabdian kepada masyarakat. Hanya, model dukungannya berbeda-beda," tukasnya.

Setidaknya, lanjut Widodo, terdapat tujuh program sasaran yang dilaksanakan. Mulai dari program Posdaya (Pos Pemberdayaan Keluarga) bekerjasama dengan Yayasan Damaniri di Gunungkidul, Program Internasional (bekerjasama dengan UKM Malaysia) di Boyolali, Klaten dan Kulonprogo, program PPM (Pemberdayaan Pada Masyarakat) bekerjasama dengan Dikti,

Selain itu, program bantuan sarana air bersih, pengentasan kemiskinan, kewirausahaan dan reguler yang seluruhnya bekerjasama dengan Pemda DIY.

"Para peserta KKN nanti bisa belajar banyakdi lapangan, sehingga nanti kalau jadi pejabat sudah terbiasa blusukan. Oleh karenanya, kami berharap hayati, nikmati dan lakukan KKN ini dengan baik," tutup Widodo. (HAR)


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten