Tutup Iklan
2.130 Warga Sukoharjo Ikut Rapid Test, Berapa yang Positif Covid-19?
Ilustrasi rapid test atau tes cepat virus corona atau Covid-19 (Bisnis Indonesia/Paulus Tandi Bone)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo telah melaksanakan sebanyak 2.130 rapid test Covid-19. Jumlah rapid test di Sukoharjo akan terus ditambah hingga menyasar 5.000 orang.

Hal sebagai sebagai upaya memutus persebaran virus corona. Gugus Tugas menargetkan 5.000 rapid test massal bagi warga di Sukoharjo.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan sejauh ini telah melaksanakan sebanyak 2.130 rapid test corona dalam empat tahap.

Dari jumlah itu terdapat sebanyak 81 orang yang di-rapid test hasilnya reaktif dan 44 orang yang ditindaklanjuti tes swab terkonfirmasi positif.

Rapid Test Massal Sragen Dalam Sepekan: Diikuti 1.998 Orang, 19 Reaktif

Sementara rapid test terakhir dengan hasil reaktif pada enam orang dari klaster pasar tradisional dan pusat perbelanjaan masih menunggu hasil tes swab.

"Sampai sekarang kita sudah melakukan rapid test pada 2.130 orang. Itu dibagi dalam empat tahap," kata Yunia, Minggu (7/6/2020).

Di tahap pertama, rapid test di Sukoharjo dilakukan pada 130 orang dengan jumlah reaktif 6 orang dan dilakukan tes swab terkonfirmasi positif Covid-19 ada 3 orang.

Lalu rapid test corona tahap II ada 500 orang Sukoharjo yang ikut, 54 orang reaktif dan hasil swab terkonfirmasi positif ada 16 orang.

Puskesmas Sukoharjo

Selanjutnya rapid test tahap III ada 1.000 orang dengan hasil 72 orang reaktif dan dilakukan tes swab terkonfirmasi positif Covid-19 ada 25 orang.

Gowes di Tanjakan, Pesepeda Meninggal Dunia Kena Serangan Jantung

"Pada tahap IV, ada rencana rapid test 1.000 orang. Jumlah yang sudah di-rapid test ada 500 orang. Hasilnya, 6 orang reaktif dan belum ada hasil dari test swab," katanya.

Yunia mengatakan rapid test Covid-19 dilakukan pada petugas di rumah sakit (RS), wilayah kerja puskesmas se-Kabupaten Sukoharjo. Dengan sasaran orang dalam pemantauan (ODP) yang menjalani isolasi mandiri, ODP baru, pasien dalam pengawasan (PDP) baru orang tanpa gejala (OTG).

Selain itu pemeriksaan rapid test dilakukan dengan prioritas tenaga kesehatan dengan riwayat potensial terpapar sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

3 Kejanggalan Ini Bikin Polisi Curiga Korban Begal di Sukoharjo Buat Laporan Palsu

Gugus Tugas menargetkan 5.000 rapid test corona di Sukoharjo yang juga akan menyasar aparatur sipil negara (ASN). Apalagi para ASN Sukoharjo mulai kembali berkantor sejak Jumat (5/6/2020).


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho