Ilustrasi dampak kekeringan di Grobogan, Jawa Tengah (Jateng). (Antara-Yusuf Nugroho)

Semarangpos.com, SEMARANG – Sekitar 1.969 desa di Indonesia mengalami kekeringan selama musim kemarau tahun ini. Dari jumlah sebanyak itu, sekitar 147 desa atau sekitar 7,4% berada di wilayah Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Sementara itu, desa terdampak kekeringan paling banyak terdapat di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan jumlah 851 desa. Selanjutnya, Jawa Timur (Jatim) dengan 566 desa, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan 302 desa, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan 78 desa, Jawa Barat (Jabar) 42 desa, dan Bali dengan jumlah 25 desa.

 Mengantisipasi dampak bencana kekeringan itu. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat akan melakukan beberapa strategi. Salah satunya melalui penyiapan suplai air.

Kepala BNPB, Doni Monardo, menjelaskan BPBD akan bertugas melakukan distribusi air bersih kepada warga. Agar upaya itu berjalan lancar, BPBD akan menambah mobil tangki, hidran umum, dan sumur bor. Sementara, BNPB akan memberikan dukungan dengan melakukan operasi hujan buatan/

“Kami berharap ada upaya konkret melalui kampanye hemat air,” ujar Doni dalam siaran pers yang diterima Semarangpos.com, Selasa (16/7/2019).

Selain itu, BNPB juga telah mengajukan strategi penanganan dampak kekeringan baik jangka menengah maupun panjang. Strategi itu antara lain revitalisasi dan reforestasi daerah aliran sungai serta danau, embung dan sumur bor permanen, pembuatan waduk hingga pengendalian pemanfaatan air.

Di sisi lain, potensi cuaca kering di beberapa wilayah juga bisa memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 8 Juli 2019, total luas kathutla 2019 mencapai 30.477 hektare (ha).

 Luasan terbesar teridentifikasi di Riau dengan 27.683 ha, Kalimantan Barat 2.274 ha, Sumatera Selatan 236 ha, Aceh 142 ha, Kalimantan Timur 53 ha, Kalimantan Tengah 27 ha dan Jambi 4 ha. Lima provinsi, Riau, Sumsel, Kalbar, Kalteng, dan Kalsel telah menetapkan status siaga bencana karhutla.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten