19 Jabatan Kades di Klaten Kosong, Kapan Digelar PAW?

Sebanyak 19 dari 391 jabatan kepala desa (kades) di Klaten dalam kondisi kosong di tahun 2021. Kekosongan jabatan tersebut disebabkan kades yang bersangkutan meninggal dunia, sakit, dan tersangkut kasus pidana.

 Ilustrasi pelantikan kades di Klaten. (Solopos.com/Moh Khodiq Duhri)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pelantikan kades di Klaten. (Solopos.com/Moh Khodiq Duhri)

Solopos.com, KLATEN – Sebanyak 19 dari 391 jabatan kepala desa (kades) di Klaten dalam kondisi kosong di tahun 2021. Kekosongan jabatan tersebut disebabkan kades yang bersangkutan meninggal dunia, sakit, dan tersangkut kasus pidana.

PromosiFood Estate Rawan Menjadi Cultuurstelsel Baru

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, belasan kekosongan jabatan kades di Klaten didominasi karena meninggal dunia. Total kades yang meninggal dunia mencapai 14 orang. Di samping sakit biasa, di antara belasan kades itu juga disebabkan terpapar virus corona.

Selain karena meninggal dunia, kekosongan jabatan kades juga disebabkan yang bersangkutan terseret kasus pidana. Hal itu seperti, Nomy Yanuardo (Kades Bendo, Kecamatan Pedan) yang menjadi tersangka kasus penggelapan mobil dan Sri Giyatno (Kades Sabrang Lor, Kecamatan Trucuk) yang juga menjadi terpidana kasus penggelapan mobil.

Baca Juga: Innalillahi, Berita Duka, Kades Plosowangi Cawas Klaten Meninggal Dunia

Sedangkan Sri Waluya (Kades Gedaren, Kecamatan Jatinom) menunggu inkracht dalam kasus penyalahgunaan APBDesa. Satu kades izin di tengah menjalankan tugas sehari-hari karena sakit. Kades tersebut, yakni Sujadi (Kades Taji, Kecamatan Juwiring). Satu kades lainnya mengundurkan diri lantaran bertarung di Pilkada Klaten 2020. Kades tersebut, yakni Harjanta (Kades Karanganom, Kecamatan Klaten Utara).

“Jadi, kades yang meninggal dunia ada 14 orang. mengundurkan diri satu orang, yang tersangkut persoalan hukum ada satu orang. Kades yang meninggal dunia itu posisinya diisi penjabat (Pj). Kalau kadesnya cuti atau diberhentikan sementara diisi pelaksana tugas (PLt),” kata Kepala Bidang (Kabid) Penataan dan Administrasi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Klaten, Agung K., kepada Solopos.com, Rabu (1/12/2021). Agung mengatakan pengisian kades secara definitif akan dilakukan melalui sistem pergantian antarwaktu (PAW).

Baca Juga: Makin Wah, Tirto Mili Klaten bakal Dilengkapi Embung dan Pulau Buatan

Mekanisme PAW diawali dari Pjs kades yang ditunjuk untuk berkoordinasi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menggelar musyawarah. Pemilihan PAW dilakukan secara terbatas (tokoh masyarakat yang ikut di musyawarah). Jumlah calon kades sebanyak 2-3 orang sehingga berbeda dengan Pilkades serentak dengan jumlah calon 2-5 orang.

“Lantaran masih pandemi Covid-19, pelaksanaan PAW ditunda. Itu sesuai dengan Surat Edaran (SE) Bupati No. 141.1/262/17 tanggal 28 April 2021 tentang Penundaan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Antarwaktu. Jika tidak PAW, dapat diikutkan pada pelaksanaan Pilkades serentak terdekat [pada 2023],” katanya.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

PTM Terbatas 100 Persen Klaten Dievaluasi

Pemkab Klaten masih mengevaluasi kembali kegiatan PTM terbatas dengan mempertimbangkan perkembangan kasus Covid-19.

Kasus Covid-19 Meningkat, Klaten Kembali Perketat Pendatang

Kasus Covid-19 Klaten meningkat berawal dari para perantau yang berdatangan ke Klaten.

Ada Penyelundupan Narkoba, Tes Urine Warga Binaan Rutan Solo Negatif

Hasil tes urine secara acak terhadap 15 penghuni sel narkoba di Rutan Solo diketahui negatif. Tes urine ini menindaklanjuti penyelundupan jeruk berisi benda diduga sabu-sabu.

Peduli, Polres Klaten Bedah Rumah Warga di Karanganom

Kegiatan bedah rumah itu dilakukan bersama Kodim Klaten, Pemerintah Desa (Pemdes) Kunden, sukarelawan, dan elemen warga lainnya di Karanganom dan sekitarnya.

Pemkot Solo Siapkan 3 Lokasi Darurat bagi Pedagang Pasar Mebel Gilingan

Selama pembangunan sentra IKM, sebanyak 85 pedaagang Pasar Mebel Gilingan, Banjarsari, Solo, akan dipindahkan sementara ke pasar darurat di tiga lokasi.

Keren, Desa Pondok Klaten Ubah TPS Liar Jadi Taman-Fasilitas Olahraga

Pembangunan kawasan taman sekaligus fasilitas olahraga di lahan tanah kas desa seluas kurang lebih 5.000 meter persegi itu menjadi bagian penataan wajah desa di Pondok.

Penyelundupan Barang ke Rutan Solo Masih Terjadi, Terus Apa Solusinya?

Penyelundupan barang-barang terlarang ke dalam Rutan Solo masih saja terjadi meski pengamanan dan pemeriksaan sudah sangat ketat.

Menyusut 34,43 Persen, Alokasi Pupuk Subsidi NPK di Wonogiri 6.391 Ton

Alokasi awal pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska sebesar 17.752 ton atau 34,43 persen dari rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

DPRD Karanganyar Minta Pemerintah Beri Solusi Bagi Tenaga Honorer

Wakil Ketua DPRD Karanganyar meminta pemerintah tidak serta merta menghapus tenaga honorer tanpa memberi solusi bagaimana nasib masa depan mereka.

Angka Kasus Covid-19 Karanganyar Naik Lagi, Jangan Abaikan Prokes

Dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar. Warga diminta waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Belum Punya Kartu Tani? Petani Boyolali Bisa Bawa KTP Saat Tebus Pupuk

Penyerapan pupuk bersubsidi tak optimal tersebut lantaran ada kendala yang dihadapi, salah satunya petani Boyolali yang belum memiliki kartu tani.

Tak Ada Proteksi, Pengusaha Bus Lokal Wonogiri Semakin Tergerus

Ada dua proteksi yang diharapkan pengusaha bus AKAP lokal Wonogiri, yakni pemberian izin trayek sesuai faktor muat penumpang atau loadfactor dan pembatasan akses bus AKAP dari luar daerah sampai terminal tipe A.

Nunggak Pajak, Aset Satu Perusahaan di Solo Disita KPP Pratama

KPP Pratama Surakarta menyita aset salah satu perusahaan di Kota Solo yang menunggak pembayaran pajak. Penyitaan diharapkan memberi efek jera.

Coba Terapi Pasien Stroke, Pejabat Sukoharjo Ini Puji Layanan RSIS Yarsis

Efek terapi TMS di RS Yarsis bisa dirasakan oleh pasien secara bertahap, tergantung perkembangan kondisinya.

Wow! Komunitas Sedekah Sampah Indonesia Hargai Jelantah dengan Emas

Ketua Komunitas Sedekah Sampah Indonesia, Danang Widyatmoko, menunjukkan emas murni yang disiapkan untuk ditukar dengan jelantah di gudang komunitas, Dukuh Krajan, Desa Jomboran, Kecamatan Klaten Tengah, Jumat (28/1/2022). (Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso)