Tutup Iklan

18 Desa di Sukoharjo Lunas Pembayaran PBB Dapat Reward

erangkat desa dilibatkan untuk menagih para wajib pajak yang belum membayar PBB.

 Ilustrasi pajak. (Solopos-Whisnupaksa K.)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pajak. (Solopos-Whisnupaksa K.)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Delapan belas desa di Sukoharjo telah melunasi pajak bumi dan bangunan atau PBB sebelum waktu jatuh tempo pada 30 September.

Setiap desa yang melunasi PBB mendapat penghargaan atau reward berupa dana dari Pemkab Sukoharjo.

Kedelapan belas desa itu tersebar di enam kecamatan yakni Polokarto, Bulu, Mojolaban, Bendosari, Nguter dan Weru.

Kedelapan belas desa itu antara lain Desa Kenokorejo, Genengsari di Kecamatan Polokarto, Desa Ngasinan, Bulu, Tanjungrejo, Lengking, Kedungjambal di Kecamatan Bulu. Di wilayah Kecamatan Mojolaban, desa yang telah melunasi PBB yakni Gadingan dan Dukuh.

Pendataan Calon Penerima BPUM di Boyolali hingga 30 Agustus

Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan Badan Keuangan Daerah (BKD) Sukoharjo, Sumini, mengatakan perangkat desa dilibatkan untuk menagih para wajib pajak yang belum membayar PBB.

Hal ini dilakukan untuk memudahkan para wajib pajak yang berdomisili di wilayah perdesaan Sukoharjo.

“Jumlah desa yang telah melunasi pembayaran PBB bakal bertambah sebelum akhir September. Masih satu bulan lagi sebelum waktu jatuh tempo,” kata dia, saat berbincang dengan di Sukoharjo, Senin (24/8/2020).

Dibaca Lur! Ini Dia Bisnis Rumahan untuk Pemula dengan Modal Minim

Sumini meyakini wajib pajak lainnya bakal segera melunasi pembayaran PBB pada bulan ini. Hal ini membuktikan kesadaran warga Sukoharjo untuk membayar PBB tepat waktu sangat tinggi. Para perangkat desa juga berpartisipasi dalam pelunasan pembayaran PBB.

Realisasi PBB Melampaui Target

Pada 2019, Pemkab Sukoharjo menargetkan pembayaran PBB mencapai Rp30 miliar. Sementara realisasi PBB pada 2019 melampaui target yakni Rp36 miliar.

“Target PBB pada 2020 senilai Rp33 miliar. Lantaran pandemi Covid-19 target PBB dikurangi Rp3 miliar menjadi Rp30 miliar. Saya optimis realisasi PBB melampaui target pada akhir tahun,” ujar dia.

Bunuh 7 Orang Termasuk Anggota Kopassus, Yulianto Jagal Kartasura Ternyata Berbadan Kecil

Sementara itu, seorang warga Desa Ngasinan, Kecamatan Bulu, Sukoharjo, Sahid, mengatakan para perangkat desa aktif membantu masyarakat yang hendak membayar PBB. Warga setempat juga berkomitmen membayar PBB tepat waktu sebelum jatuh tempo.

Hampir setiap tahun Desa Ngasinan selalu mendapat reward dari Pemkab Sukoharjo lantaran melunasi pembayaran PBB sebelum jatuh tempo.

“Warga selalu rutin membayar PBB difasilitasi perangkat desa. Ini memudahkan dan mempercepat proses pembayaran PBB setiap tahun,” kata dia.


Berita Terkait

Espos Plus

Cerpen Selendang Bidadari

+ PLUS Cerpen Selendang Bidadari

Siapa tahu keberadaan bidadari itu bukanlah sekadar dongeng seperti pemikirannya selama ini. Mereka sedang mandi saat ini dan Darodin ingin mencuri selendangnya, satu saja.

Berita Terkini

3 Dokter UNS dan Sukarelawan Tim SAR Bakorlak Bertolak ke Lumajang

Kedelapan personel yang berangkat ke Lumajang itu terdiri atas tiga dokter, tiga sukarelawan SAR dan dua sopir.

Tokoh Difabel Kota Solo Dorong Kesetaraan Akses Pekerjaan

Tokoh difabel di Kota Solo mendorong adanya kesetaraan akses untuk kaum difabel sesuai undang-undang dan tidak adanya inklusivitas di lingkungan kerja.

Kinerja BPR Syariah Diklaim Tumbuh Positif dalam Setahun Terakhir

Bank Pembiayaan Rakyat atau BPR Syariah Indonesia mencatatkan kinerja yang tumbuh secara positif selama kurun waktu setahun terakhir.

6 Peserta Workshop Bawa Pulang Penghargaan Festival Ayo Membaca 2021

Enam orang peserta membawa pulang penghargaan dalam workshop penulisan cerpen dan artikel sebagai rangkaian Festival Ayo Membaca (FAM) 2021.

Lalu Lintas Solo Padat Saat Nataru? Dishub Siapkan Tim Patroli Keliling

Dishub Solo akan mengerahkan semua sumber daya termasuk tim patroli keliling untuk antisipasi kepadatan arus lalu lintas saat momen Nataru.

Kisah Eric, Trader Saham asal Boyolali Sukses lewat DNA Pro Akademi

Seorang trader saham asal Boyolali menceritakan pengalamannya sukses dalam investasi saham dengan bantuan DNA Pro Akademi.

Soal Jam Buka Saat Nataru, Pengelola Mal Solo Instruksi Resmi Wali Kota

Pengelola mal dan pusat perbelanjaan Kota Solo masih menunggu surat edaran resmi dari Wali Kota terkait penambahan jam buka selama penerapan PPKM level 3 Nataru.

Hari Kedua Rampung, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital Menuju Jakarta

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mengakhiri agenda liputan di Semarang pada hari kedua Minggu (5/12/2021) sore.

Mewarisi Api Perjuangan Sapto Nugroho, Pejuang Difabel Asal Solo

Sapto Nugroho terkenal dengan pemikiran “Ideologi Kenormalan” sebagai sarana memperjuangkan kesetaraan dengan kalangan nondifabel.

Atasi Tengkes, PKK Wonogiri Realisasikan Bumi Limase pada 2022

PKK akan berkolaborasi dengan pemerintah desa, karang taruna, kader posyandu, dan layanan kesehatan melalui Program Ibu Hamil dan Balita Makan Sehat (Bumi Limase).

Ukur Kecepatan Evakuasi, Warga KRB III Merapi Swadaya Gelar Simulasi

Simulasi yang dilakukan meliputi respons warga ketika ada tanda untuk berkumpul dan bersiap evakuasi hingga kecepatan warga.

Inilah Jumariyanto, Pengusaha Wonogiri yang Diganjar Penghargaan PLN

Pengusaha sukses asal Kabupaten Wonogiri, Jumariyanto, meraih penghargaan kategori Wirausaha Niaga Tangguh (Gold Appreciation) dari PT PLN (Persero), Selasa (30/11/2021) lalu.

Bukan Jebakan Tikus, Petani Tanon Sragen Pilih Pasang Pagar Plastik

Sejumlah petani di Kecamatan Tanon, Sragen, memilih memakai pagar plastik daripada memakai jebakan tikus yang beraliran listrik karena berbahaya.

Wisata Heritage Diharapkan Bisa Hapus Stigma Negatif Kestalan Solo

Pengelola hotel di Kelurahan Kestalan, Banjarsari, Solo, mendukung rencana penataan kawasan sebelumnya terkenal sebagai lokasi mangkal PSK jadi tempat wisata heritage.

Semeru Meletus, BPBD Klaten Siaga Antisipasi Bahaya Erupsi Merapi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten terus meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi bahaya erupsi Gunung Merapi.

Tiga Warga Boyolali Jadi Korban Pengeroyokan di Colomadu Karanganyar

Tiga warga asal Boyolali mengalami luka-luka akibat keributan yang terjadi di Cafe Jazz, Colomadu, Karanganyar, Sabtu (4/12/2021) malam.