17 Kelompok yang Tidak Bisa Terima Vaksin Covid-19 Sinovac

Tips kesehatan kali ini membahas tentang 17 kelompok masyarakat ini tidak bisa menerima vaksin Covid-19 dari Sinovac.

SOLOPOS.COM - Vaksin Sinovac. (ugm.ac)

Solopos.com, SOLO – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah dimulai pada 13 Januari 2021. Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang menerima vaksin.

Adapun vaksin yang diberikan adalah produksi Sinovac. Pada tahap pertama ini vaksin tersebut diprioritaskan untuk tenaga kesehatan serta petugas publik terlebih dahulu.

Vaksin Covid-19 produksi Sinovac ini relatif aman, namun tidak bisa diberikan kepada orang dengan kriteria tertentu. Setidaknya ada 17 kelompok yang tidak bisa menerima vaksin Sinovac, berikut perinciannya:

Mbak You Klarifikasi Ramalan Jokowi Lengser

  1. Pernah positif Covid-19
  2. Wanita hamil dan menyusui
  3. Berusia di bawah 18 tahun
  4. Tekanan darah di atas 140/90
  5. Mengalami gejala ISPA dalam tujuh hari terakhir
  6. Ada anggota keluarga di rumah yang kontak erat/suspek/konfirmasi/sedang dalam perawatan akibat Covid-19
  7. Sedang melakukan terapi aktif jangka panjang akibat penyakit kelainan darah
  8. Menderita penyakit jantung
  9. Menderita penyakit autoimun sistemik
  10. Menderita penyakit ginjal
  11. Sakit reumatik autoimun/rhematoid arthritis
  12. Sakit saluran pencernaan kronis
  13. Sakit hipertiroid/hipotiroid akibat autoimun
  14. Sakit kanker, kelainan darah, dan penerima produk darah
  15. Sakit diabetes melitus
  16. Sakit HIV
  17. Memiliki riwayat sakit paru-paru

Deretan Bencana di Awal 2021: Pesawat Jatuh hingga Gunung Meletus, #PrayforIndonesia

Meski demikian tiga kelompok terakhir bisa diberi vaksin Covid-19 buatan Sinovac dalam kondisi tertentu.

Berita Terbaru

Jangan Asal Buang Limbah Maskermu, Ini Dampaknya

Solopos.com, SOLO-- Penggunaan masker medis oleh masyarakat umum melonjak selama pandemi Covid-19. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta misalnya...

Meski Pandemi, Jangan Tunda Pengobatan Kanker Pada Anak

Solopos.com, SOLO--Apabila seorang anak dengan kanker terinfeksi Covid-19, ia harus menunda terlebih dahulu terapi kankernya untuk mengobati Covid-19. Padahal,...

Bisa Serang Siapa Pun, Begini Cara Mengatasi Burnout

Solopos.com, SOLO--Kelelahan kronis atau burnout bisa melanda siapapun. Pandemi berkepanjangan memicu terjadi burnout baik terhadap tenaga kesehatan maupun masyarakat...

Tetap Aman Menyusui Meski Ibu Positif Covid-19

Solopos.com, SOLO -- Banyak pertanyaan mengenai bolehkah ibu tetap menyusui bayinya meski positif Covid-19? Perlu diketahui, hingga saat ini...

Begini Cara Hilangkan Efek Samping Vaksin Covid-19

Solopos.com, JAKARTA — Ada beberapa efek yang timbul setelah mendapatkan vaksin virus corona penangkal Covid-19. Harus diketahui bahwa gejala...

Hoaks Belimbing Wuluh Bisa Obati Covid-19, Ini Faktanya

Solopos.com, SOLO--Sebuah video beredar di Facebook menyebutkan belimbing wuluh bisa dipakai untuk mencegah sekaligus mengobati Covid-19. Padahal, hingga kini...

Pasien Kanker Bisa Divaksin Covid-19, Asal…

Solopos.com, SOLO--Penyakit kanker menjadi pembunuh nomor dua di dunia setelah penyakit kardiovaskular. Data dari Our World in Data, pada...

Cara Merawat Pasien Covid-19 di Rumah, Biar Aman dan Tenang!

Solopos.com, SOLO -- Di bawah ini ada cara merawat pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. Sebagaimana...

Parosmia, Gejala Covid-19 Bikin Penderitanya Cium Bau Busuk

Solopos.com, SOLO – Gangguan penciuman yang disebut dengan istilah parosmia menjadi salah satu gejala baru yang dialami penderita Covid-19....

Sudah Pakai Masker Masih Terkena Covid-19? Mungkin Ini Penyebabnya

Solopos.com, SOLO -- Banyak yang mengeluhkan sudah pakai masker tapi masih tetap terkena Covid-19, kira-kira apa penyebabnya? Ketua Satgas...