Tutup Iklan

167 Desa Sukoharjo Berstatus Kampung KB, Pemdes Diminta Bantu Pendanaan

Pemkab Sukoharjo mendorong pemerintah desa agar membantu pendanaan program-program kampung KB yang sudah dicanangkan di seluruh desa.

 Ilustrasi keluarga berencana/KB. (Solopos-Whisnupaksa Kridhangkara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi keluarga berencana/KB. (Solopos-Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, SUKOHARJO — Sebanyak 167 desa di Kabupaten Sukoharjo sudah ditetapkan sebagai kampung keluarga berencana atau KB. Untuk memaksimalkan peran kampung KB di setiap desa itu, Pemkab Sukoharjo meminta pemerintah desa membantu pendanaan kegiatan dan program kampung KB.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Sukoharjo, Proboningsih Dwi Danarti, mengatakan saat ini semua desa di Sukoharjo sudah dicanangkan sebagai kampung KB.

Karena itu, langkah selanjutnya yang akan dilakukan adalah memaksimalkan program-program kampung KB agar memberikan manfaat lebih kepada masyarakat Sukoharjo. Hal itu bisa terwujud dengan melibatkan peran lintas sektoral.

Baca Juga: Senin, 2 Puskesmas di Sukoharjo Layani Vaksin Dosis I Pfizer & Moderna

“Untuk memaksimalkan kampung KB tentunya butuh intervensi dari semua bidang dan dinas. Hampir seluruh dinas terkait untuk program-program Kampung KB. Jadi intervensi nanti disesuaikan dengan tupoksi masing-masing,” ungkapnya kepada Solopos.com, Minggu (17/10/2021).

Probo mencontohkan kampung KB akan melibatkan Disperindagkop dan UKM Sukoharjo untuk program peningkatan kesejahteraan keluarga.

Menurutnya di Sukoharjo, hampir seluruh desa membutuhkan program KB tersebut khususnya di tengah pandemi. Dengan demikian peran kampung KB menurutnya tak hanya soal kontrasepsi melainkan juga mencakup permasalahan keluarga lainnya.

Baca Juga: Pengelola Wisata Sukoharjo Sulit Terapkan Wajib Vaksin Bagi Pengunjung

Anggaran Pemkab Terbatas

“Dinas lainnya, seperti untuk pemenuhan taman anak pastinya melibatkan peran Dinas Lingkungan Hidup [DLH] untuk penyediaan pohon dan lainnya. Jadi intervensi bisa memaksimalkan peran kampung KB kepada keluarga di desa yang sudah dicanangkan,” imbuhnya.

Namun demikian, Probo mengakui permasalahan tersebut tak lepas dari terbatasnya anggaran yang dikucurkan Pemkab Sukoharjo. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah desa bisa mengalokasikan anggaran untuk membantu pendanaan program kampung KB.

Baca Juga: Dinkes Sukoharjo: Hati-Hati, Obat Covid-19 Molnupiravir Belum Ada Izin

“Anggaran dari Pemkab Sukoharjo tentunya terbatas dan tidak bisa mengakomodasi semua kampung KB. Jadi kami mendorong pendanaan dari desa. Nanti bisa tersentuh semua programnya. Contohnya kalau membuat pelatihan UMKM untuk keluarga di desa kan bisa dibantu juga,” bebernya.

Pemkab Sukoharjo menuntaskan penetapan kampung KB di 167 desa atau seluruh desa di wilayah Sukoharjo sejak April 2021. Kampung KB terakhir yang dicanangkan berada di Dukuh Tambakan RW 008, Desa Karangwuni, Weru.


Berita Terkait

Berita Terkini

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, Santap Kakap Laut, Rasanya Mantul

Setelah mengeksplorasi ekonomi digital di Salatiga dan Kabupaten semarang, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 mulai memburu kuliner di Kota Semarang, Sabtu (4/12/2021) malam.

Razia Motor Brong di Karanganyar, 26 Orang Ditilang

Sebanyak 26 orang pengendara motor brong di di Jembatan Kragan, perbatasan wilayah Kecamatan Gondangrejo dengan Kebakkramat, Sabtu (04/12/2021) ditilang.

Milad Ke-109, RS PKU Muhammadiyah Solo Mantapkan 8 Nilai Pelayanan

Puncak perayaan milad Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Solo diperingati dengan pengajian bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir secara hybrid.

Asale Sapuangin dan Kisah Sepasang Pengantin di Kemalang, Klaten

Sapuangin menjadi salah satu nama yang terkenal di wilayah lereng Gunung Merapi Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten.

Dari Hikmah Pandemi Menuju Keharusan Transformasi

Kondisi pandemi telah memberikan pelajaran pentingnya melengkapi diri dengan layanan digital.

Kisah Serka Suyanta, Setiap Hari Bagi-Bagi Masker Gratis di Sukoharjo

Penggunaan masker menjadi salah satu protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kampanye memakai masker terus digaungkan mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir.

Jelang Momen Nataru, Bupati Sragen: Jangan Abai Prokes!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengingatkan warga untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Tim Ekspedisi Digital Ekonomi 2021 Memotret Pertanian di Kopeng

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group memotret digitalisasi pemasaran sektor pertanian di Kecamatan Getasan di kawasan Kopeng, Kabupaten Semarang.

Ekspedisi Digital Ekonomi 2021, Perjalanan Tim ke Salatiga

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mulai memotret ekspansi layanan digital yang berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi daerah

BI Solo Dorong Sosialisasi Digitalisasi Harus Jalan Terus

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo mengapresiasi Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 yang digagas Solopos Media Group.

Kecelakaan di Kebakkramat Karanganyar: Truk Masuk Parit, Mobil Terbalik

Dua buah kendaraan keluar jalur setelah bersenggolan di Jalan Solo-Sragen, tepatnya di depan PT Manunggal Adipura, Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar, Sabtu (14/12/2021).

PPKM Level 3 di Boyolali Jelang Nataru, Tempat Wisata Wajib Taat Prokes

Pemkab Boyolali akan menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Harga Tanah Gentan Sukoharjo vs Colomadu Karanganyar, Mahalan Mana?

Kira-kira mana yang lebih mahal antara harga tanah di Gentan, Baki, Sukoharjo dengan Colomadu di Karanganyar?

ANBK SD 2021 di Solo Kelar, Begini Evaluasi dari Proktor

Masih adanya 8 SD di Solo yang menumpang pelaksanaan ANBK ke SMP karena keterbatasan prasarana, menjadi perhatian Proktor ANKB SD.

Semua Rumah di Dusun Ginade Wonogiri Hadap ke Selatan, Ini Kata Kades

Ada budaya unik terkait posisi rumah di Dusun Ginadewetan dan Ginadekulon, Desa Tlogoharjo, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri.

Tanah Dikeruk Untuk Proyek Tol, Warga Pedan Klaten Blokir Jalan

Warga Dukuh Blasinan, Desa Kaligawe, Kecamatan Pedan, Klaten, dengan kegiatan pengerukan yang dilakukan tanpa sosialisasi dan memakan sebagian lahan warga.