Tutup Iklan

16 Juta dari 28 Juta Warga Jateng Sudah Divaksin

Capaian vaksinasi dosis pertama di Jateng mencapai 56 persen, sedangkan untuk vaksin dosis kedua mencapai 30 persen.

 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo. (Antara-Wisnu Adhi)

SOLOPOS.COM - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo. (Antara-Wisnu Adhi)

Solopos.com, SEMARANG — Sebanyak 16.172.525 jiwa warga Provinsi Jawa Tengah sudah disuntik vaksin Covid-19 hingga Oktober 2021.

“Dari angka 16 juta tersebut, 8.790.175 orang sudah mendapatkan dosis vaksin lengkap, sedangkan sisanya baru menerima vaksin dosis pertama,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo di Semarang, Senin (26/10/2021) seperti dikutip Antara.

Adapun total sasaran vaksinasi Covid-19 di Jawa Tengah mencapai 28 juta orang.

Secara persentase, Yulianto menyebutkan capaian vaksinasi dosis pertama di Jateng mencapai 56 persen, sedangkan untuk vaksin dosis kedua mencapai 30 persen.

Baca Juga: Pemprov Jateng Kebut Vaksinasi Covid-19 Lewat 3 Program Ini 

“Kalau untuk dosis vaksin booster bagi tenaga kesehatan sudah semua, humlahnya kan 177 ribu,” ujarnya.

Berdasarkan catatan Dinkes Jateng, 11 daerah di Jateng telah mencapai persentase vaksinasi dosis lebih dari 70 persen yakni, Kota Surakarta, Kota Magelang, Kota Salatiga, Kota Semarang, Kota Tegal, Karanganyar, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Boyolali, dan Sragen.

Sementara tiga kabupaten yakni Kendal, Demak, dan Semarang mencapai vaksinasi dosis pertama di atas 60 persen, sisanya sebanyak 17 daerah mencapai persentase vaksinasi 50 persen.

“Strategi vaksinasi, berbasis desa atau kelurahan. Tidak di sentra vaksinasi, tapi simultan di masing-masing desa. Ini membutuhkan vaksinator lebih banyak, maka TNI/Polri dan swasta juga harus membantu percepatan ini,” katanya.

Hati-Hati Kerumunan

Sementara itu, Presiden Joko Widodo meminta para kepala daerah berhati-hati dengan kerumunan yang terjadi di banyak tempat seolah-olah pandemi Covid-19 telah berakhir.

Seiring dengan pembelajaran tatap muka yang sudah dimulai, Presiden meminta kewaspadaan tinggi di kantin dan tempat parkir.

Dua tempat itu menjadi titik berkumpul siswa sehingga protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan.

“Ini belum berakhir. Bahkan di beberapa tempat naik lagi meskipun jumlahnya kecil. Ingat, meskipun kecil naiknya tetap harus diwaspadai. Pembelajaran tatap muka sudah dimulai, waspadai kantin dan tempat parkir. Di sana tempat siswa bertemu dalam jumlah banyak dan berdekatan, hati-hati,” ujar Presiden Jokowi dalam konferensi pers yang disiarkan channel Youtube Sekretariat Presiden sebagaimana dilihat Solopos.com, Selasa (26/10/2021).

Baca Juga: Mantap! Jateng Borong Penghargaan Bidang Kesetaraan Gender 

“Kenaikan sekecil apapun, harus hati-hati, tiga pekan yang lalu Maluku Utara, tetapi sudah melandai, jadi ini tolong diwaspadai. Kemudian dua pekan yang lalu, Papua Barat Sulawesi Barat dan juga Sulawesi Utara sudah mulai melandai, tapi ini juga tolong hati-hati,” lanjut Presiden.

Peningkatan kasus corona beberapa pekan terakhir disebut Jokowi juga terlihat di provinsi Gorontalo, Kalimantan Barat, hingga Sulawesi Tenggara.

“Sedikit mulai merangkak naik tapi apapun meskipun kecil merangkak naik tetap harus diwaspadai. Artinya kenaikan itu ada meskipun kecil,” beber dia.

Maka dari itu, Jokowi meminta ada kontrol atau pengawasan ketat di pembukaan sejumlah sektor dengan skrining aplikasi PeduliLindungi. Terlebih, saat peningkatan kasus Corona terjadi di 105 kabupaten dan kota.

Baca Juga: Jateng Terima 248.600 Vial Vaksin, 12 Daerah Ini Siap Gelar Vaksinasi Tahap Pertama 

Jokowi memerintahkan tempat wisata, pasar-pasar untuk memaksimalkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi, demi menekan risiko penularan kasus Covid-19 meningkat.

“Saya minta Gubernur, Kapolda, mengingatkan kepada Bupati, Walikota, Kapolres dan juga Dandim agar tetap meningkatkan kewaspadaan, memperkuat testing dan tracing dan juga tes betul-betul kontak eratnya dengan siapa,” sambung dia.

“Kemudian juga ada 105 kab/kota di 30 provinsi yang kasus positifnya naik, meskipun sekali lagi sedikit tetapi tetap ini harus diwaspadai. Saya ingin mengingatkan kita semuanya memaksimalkan penggunaan platform PeduliLindungi utamanya di mal, tempat-tempat wisata, kemudian di pasar-pasar,” tutup dia.


Berita Terkait

Berita Terkini

Hidden Canyon, Mutiara Tersembunyi di Kaki Pegunungan Muria

Alasan penamaan tersebut karena ngarai tersebut berada di tempat tersembunyi dan memang belum banyak diketahui keberadaanya oleh banyak orang karena akses jalannya yang sulit.

Januari 2022 Puncak Musim Hujan, Jateng Siaga Banjir

BMKG memprediksi puncak musim hujan terjadi pada Januari 2022 dan mengingatkan warga Jateng waspada karena termasuk wilayah siaga banjir.

Saung Diterjang Banjir, Kakek di Brebes Terseret Arus Sungai Pemali

Seorang kakek di Brebes, Jawa Tengah (Jateng), dikabarkan hanyut akibat banjir yang melanda Sungai Pemali.

Innalillahi! Bus Rombongan Warga Toroh Grobogan Nyemplung ke Sungai

Bus rombongan warga Desa Genengadal, Kecamatan Toroh terguling dan masuk sungai di Desa Jeketro, Kecamatan Gubug, Grobogan.

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Bus Sudiro di Tol Semarang-Solo

Bus PO Sudiro Tungga Jaya jurusan Jakarta-Yogyakarta mengalami kebakaran di tol Semarang-Solo, Bergas, Kabupaten Semarang.

Angkut 30 Penumpang, Bus Sudiro Tunggal Kebakaran di Tol Semarang-Solo

Gangguan mesin menyebabkan bus PO Sudiro Tunggal mengalami kebakaran saat melintasi tol Semarang-Solo, tepatnya di Kabupaten Semarang.

PLN Bagikan Gerobak Molis kepada UKM Jateng, Dorong Produktivitas Usaha

PLN memberikan bantuan gerobak motor listrik (molis) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada pelaku UKM di Jateng untuk meningkatkan produktivitas usaha.

Polres Kudus Gerebek Tempat Produksi Minuman Keras Jenis Arak

Jajaran Polres Kudus menggerebek tempat produksi minuman keras atau miras di sebuah gudang, di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Sidak Wali Kota Semarang Viral, Warganet Ramai Ikutan Usul Ini

Unggahan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melakukan sidak di Kantor Kelurahan Bulusan, di akun instagram pribadinya mendadak viral.

Sejarah Vihara Buddhagaya Semarang

Vihara Buddhagaya di Semarang, Jawa Tengah, memiliki sejarah panjang karena didirikan sejak 500 tahun lalu, tepatnya saat keruntuhan Majapahit.

Indahnya Sunrise di Taman Posong Lereng Sindoro Temanggung

Wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, memiliki pesona wisata alam yang indah dan masih baru seperti Taman Posong.

Wisata Makam Apung di Pantai Sayung, Tak Tersentuh Air Laut

Demak memiliki objek wisata religi berupa makam apung milik Mbah Mudzakir yang konon tidak pernah terendam air laut meski terjadi gelombang tinggi.

Tragedi Berdarah! 5 Warga Slawi Tewas Diracun Dukun Pengganda Uang

Kisah tragis kali ini tentang tragedi berdarah yang merenggut lima nyawa warga Slawi akibat ulah dukun pengganda uang.

Banyak Tambang Ilegal di Merapi Rusak Lingkungan, Ganjar Pranowo Pusing

Gubernur Ganjar Pranowo meminta pemerintah pusat tidak sembarangan menerbitkan izin usaha penambangan karena banyak yang merusak lingkungan dan membuatnya pusing.

Kontroversi Gelar Kartini, Mestinya R. Ay Bukan RA, Begini Ceritanya

Gelar RA yang disematkan kepada Kartini sebagai tokoh emansipasi wanita di Indonesia kurang tepat, karena dalam budaya Jawa gelar Kartini mestinya R.Ay.

Wisata Seru ke Wonosobo: Romantis, Eksotis & Magis

Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, memiliki sederet objek wisata alam yang romantis, eksotis, dan magis.