16.080 Pelajar SMA SMK Kulonprogo Jadi Sasaran Vaksinasi Covid-19

Pelajar yang akan menerima vaksinasi Covid-19 di Kulonprogo pada Agustus mendatang terdiri dari 5.002 siswa SMA dan 11.078 siswa SMK.

 Ilustrasi vaksinasi (freepik.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi vaksinasi (freepik.com)

Solopos.com, KULONPROGO — Sebanyak 16.080 pelajar yang duduk di bangku SMA maupun SMK di kabupaten Kulonprogo menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 yang nantinya dilakukan oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo. Vaksinasi kepada pelajar rencananya dilaksanakan pada Agustus 2021.

Kepala Seksi Pelayanan Balai Dikmen Kulonprogo, Suharyanto, mengatakan sebanyak 16.080 pelajar jadi calon penerima vaksin Covid-19. Mereka terdiri dari 5.002 siswa SMA dan 11.078 siswa SMK.

“Pelaksanaannya (Vaksinasi Covid-19) menyasar siswa kelas XII, XI kemudian X. Berdasarkan catatan dari kami, respons pelajar terkait program vaksinasi Covid-19 ini bagus ya. Mereka juga mendukung kegiatan (vaksinasi Covid-19) tersebut,” kata Suharyanto pada Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Polres Kulonprogo akan Jemput Warga Yang Isoman, Bila Perlu dengan Paksa, Lho?

Upaya vaksinasi Covid-19 belasan ribu pelajar SMA maupun SMK sudah dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo. Hasilnya, Balai Dikmen Kabupaten Kulonprogo nantinya akan melakukan pendataan ke tiap-tiap sekolah.

“Kami nantinya akan menyiapkan data siswa. Disiapkan juga form screening yang nantinya akan diisi oleh masing-masing siswa satu hari sebelum vaksinasi. Upaya vaksinasi kepada pelajar SMA maupun SMK dilakukan pada Agustus 2021 mendatang,” kata Suharyanto.

Pelaksanan vaksinasi Covid-19 kepada pelajar SMA maupun SMK di Kabupaten Kulonprogo nantinya akan dilakukan di Puskesmas. Dalam kurun waktu satu hari, vaksinasi rencananya dilaksanakan kepada 100 sampai dengan 150 siswa.

Baca juga: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Akui Sulit Terapkan Pembatasan 20 Menit Makan di Tempat

Vaksinasi Pelajar Kulonprogo di Puskesmas

“Nantinya kita akan bagi ya. Tiap puskesmas melakukan vaksinasi kepada 50 siswa per dua jamnya agar tidak terjadi kerumunan. Selain itu, petugas vaksinasi Covid-19 kan terbatas ya jumlahnya. Dalam pelaksanaannya, kami minta pelajar untuk mematuhi Protokol Covid-19,” ujar Suharyanto.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo Baning Rahayujati mengatakan vaksinasi pelajar SMA maupun SMK sebenarnya bisa dilakukan di masing-masing sekolah.

“Sekolah yang rencananya melaksanakan kegiatan vaksinasi harus memenuhi sejumlah syarat. Di antaranya, lokasi yang luas dan tempat khusus observasi pasca imunisasi agar tidak terjadi kerumunan,” kata Baning.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Unik! Ayam di Sedayu Ini Bisa Deteksi Gempa dan Gunung Meletus

Warga Sedayu, Kabupaten Bantul sukses mengembangbiakan ayam ringneck pheasant berharga jutaan rupiah dan dipercaya mampu mendeteksi gempa dan erupsi gunung.

Janggan Purbojati, Dalang Bocah Kulonprogo Maju Lomba Golek Nasional

Bocah 12 tahun asal Kulonprogo, Janggan Purbojati, akan mewakili DIY dalam perlombaan dalang anak dan remaja Wayang Golek tingkat nasional.

Klaster Takziah Sedayu: 5 Siswa dan 1 Guru SMK Positif, PTM Dihentikan

Berawal dari klaster takziah di Sedayu sehingga seorang guru dan lima siswa di SMKN 1 Sedayu terkonfirmasi positif Covid-19 dan PTM dihentikan sementara.

Aplikasi Disiapkan, Jalan-Jalan di Malioboro Bakal Dibatasi 2 Jam

Pemkot Jogja tengah menyiapkan penerapan aplikasi Sugeng Rawuh untuk membatasi jam kunjungan wisatawan saat jalan-jalan di Malioboro.

Ini Target Waktu Pembebasan Lahan Tol Jogja Solo Seksi 1

Proses pembebasan lahan jalan tol Jogja Solo di Purwomartani, Kalasan sudah menyerap anggaran Rp344 miliar.

Cinta Ditolak, Pemuda Ini Sebar Foto Bugil ABG Gebetan di Medsos

Seorang pemuda tega menyebarkan foto bugil ABG gebetannya di media sosial karena cintanya ditolak.

Waduh! Niat Cari Kerja, ABG di Sleman Jadi Korban Pencabulan Pelaku LSL

Seorang ABG atau remaja di Sleman menjadi korban pencabulan pelaku homoseks laki suka laki atau LSL yang mengiming-imingi pekerjaan.

Misteri Jenazah Mularti di Muara Sungai Opak Bantul, Korban Pembunuhan?

Polisi menyelidiki kematian Mularti, 56, yang ditemukan meninggal di muara Sungai Opak Bantul, Senin (25/10/2021) pukul 11.30 WIB dalam kondisi luka di muka.

Gempa Bantul Pagi Ini, Hanya Terasa 5 Detik

Gempa magnitudo 3,2 di tenggara Kabupaten Bantul hanya dirasakan selama lima detik.

Gempa Bumi M 3,2 di Tenggara Bantul, Pusat Gempa di Darat

Gempa bumi magnitudo 3,2 terjadi di sebelah tenggara Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (26/10/2021).

GSST Gunungkidul Diselenggarakan dengan Menerapkan Prokes Ketat

Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan GSST mulai Minggu (24/10/2021) hingga Rabu (3/11/2021) di masa pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan.

Longgarkan Aktivitas Masyarakat, Pemkab Gunungkidul Ingatkan Prokes

Pemkab Gunungkidul menghimbau masyarakat untuk selalu taat protokol kesehatan dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi karena pemerintah sudah melonggarkan aktivitas.

Ngeri! Wisatawan Di Bantul Temukan Bangkai Penyu Tanpa Kepala

Seekor penyu cukup besar yang ditemukan mati gegerkan Warga di sekitar Pantai Pandansari, Gadingsari, Sanden, Bantul

Desa Srigading Bantul Perbolehkan Hajatan, Tapi Hanya 50 Orang Tamu

Desa Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, DIY menerapkan aturan tertentu untuk mencegah persebaran Covid-19 dari klaster hajatan, yakni membatasi 50 orang tamu.

Dugaan Penyebab Kematian Pemuda Madiun Tinggalkan Pesan di Indekos

Seorang pemuda asal Kota Madiun, Jawa Timur (Jateng) ditemukan meninggal dunia di kamar indekos di Kabupaten Sleman dengan meninggalkan pesan di secarik kertas.