15 Penghuni Rusunawa Solo Nunggak Sewa Hingga Bertahun-Tahun

Puluhan penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Kota Solo menunggak biaya sewa hingga bertahun-tahun. Sebanyak 15 penghuni di antaranya bahkan tidak membayar sewa sejak 2016.

15 Penghuni Rusunawa Solo Nunggak Sewa Hingga Bertahun-Tahun

SOLOPOS.COM - Petugas dari Pemkot Solo menyegel salah satu unit Rusunawa Putri Cempo Mojosongo, Solo, Selasa (19/3/2019). (Solopos/M. Ferri Setiawan)

Solopos.com, SOLO -- Puluhan penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Kota Solo menunggak biaya sewa hingga bertahun-tahun. Sebanyak 15 penghuni di antaranya bahkan tidak membayar sewa sejak 2016.

Kepala UPT Rumah Sewa Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KPP) Kota Solo, Iswan Fitradias Pengasuh, mengatakan belasan penghuni rusunawa itu diberi waktu maksimal tiga bulan ke depan untuk melunasi tunggakan.

Apabila tidak dilunasi, Pemkot akan menyita kunci dan mengalihkannya kepada calon penghuni lain yang lebih berhak. “Mereka akan kami panggil satu per satu ke kantor untuk memberikan penjelasan. Kenapa bisa sampai menunggak, padahal sewa per bulan paling mahal Rp100.000. Kalau dibagi 30 hari per hari paling mahal Rp3.000-an. Sebelumnya yang menunggak sampai tiga tahun itu 20 penghuni. Lima di antaranya kooperatif melunasi tagihan,” kata dia kepada wartawan, belum lama ini.

Akibat pembayaran sewa yang menunggak itu, sambung Iswan, target pemasukan ke pendapatan asli daerah (PAD) sulit terpenuhi. Kendati jumlah unit rusunawa bertambah, pendapatannya tak pernah bisa mencapai target tahunan senilai Rp1 miliar.

“Padahal sewa tersebut sebagian juga kami manfaatkan untuk perawatan dan renovasi rusunawa. Biaya rehab tiap rusunawa bisa sampai Rp150 juta. Tahun ini, rehab kami fokuskan untuk Rusunawa Kerkov,” papar Iswan.

Pekan ini, Pemkot membagikan tiga unit rusunawa full mebeler bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tiga unit itu yakni, Rusunawa Putri Cempo blok C dan D serta Rusunawa Mangkubumen.

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, meminta warga memanfaatkan mebeler tersebut sesuai fungsinya. Ia melarang warga memindahtangankan maupun menjualnya karena tercatat sebagai aset negara yang izin pemakaiannya menjadi satu dengan izin penempatan.

“Furnitur pelengkap di rusunawa harus dirawat, tidak boleh dipindahtangankan apalagi dijual. Ada stiker khusus yang menandai furnitur itu adalah inventaris negara sehingga suka atau tidak suka, siapa pun yang tinggal di rusunawa harus menggunakan dan merawatnya,” kata Rudy, sapaan akrabnya, Rabu malam.

Berita Terkait

Berita Terkini

Berkerumun dan Tak Bermasker di Umbul Ponggok, Emak-Emak Disambangi Polisi

Sejumlah warga yang berkerumun dan tak bermasker di objek wisata Umbul Ponggok, Klaten, mendapat peringatan dari Kepala Satuan Samapta Bhayangkara (Kasatsabhara) Polres Klaten, AKP Sri Anggono.

Lebaran 2021, Jumlah Kunjungan Wisata ke Tawangmangu Meroket

Jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah Tawangmangu, Karanganyar meroket di libur Lebaran 2021 Jumat (14/5/2021).

Lewat Pos Penyekatan Karanganyar, 15 Wisatawan Luar Jateng Diminta Putar Balik

Sebanyak 15 pemudik dari luar Jateng yang melintas di pos penyekatan di Karanganyar diminta putar balik.

Libur Lebaran, Wisata Grojogan Sewu Karanganyar Diserbu Pengunjung

Jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah Tawangmangu, Karanganyar, termasuk Grojogan Sewu, meroket di momen libur Lebaran, Jumat (14/5/2021).

MotoGP Batalkan Seri Finlandia Gegara Covid-19

FIM, IRTA, dan Dorna Sports membatalkan Grand Prix MotoGP Finlandia tahun ini akibat masih berlangsungnya pandemi Covid-19

Singapura Lockdown, Restoran Hanya Terima Take Away

Pemerintah Singapura mengumumkan lockdown pada pertemuan sosial dan kegiatan publik pada Jumat (14/5/2021).

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021). 

Begini Kisah Seleksi Jadi Imam di Uni Emirat Arab

Kemenag melakukan seleksi imam masjid asal Indonesia yang akan diberangkatkan untuk bertugas di wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

Melintas di Solo Saat Lebaran, 481 Kendaraan Diperiksa

Sebanyak 481 kendaraan berpelat luar Kota Solo diperiksa saat hari H Lebaran pada Kamis (13/5/2021).