Ilustrasi tes berbasis komputer Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS. (Antara-Adeng Bustomi)

Solopos.com, SOLO -- Sebanyak 772 pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) administrasi dalam rekrutmen calon pegawai negeri sipil/aparatur sipil negara (CPNS/CASN) Solo 2019.

Dari jumlah itu, hingga Senin (15/12/2019), sekitar 140 pelamar di antaranya melayangkan sanggahan atau tidak terima dengan keputusan tersebut.

“Saya menduga jumlah pelamar yang menyanggah akan bertambah. Mungkin bisa separuh dari seluruh pelamar yang TMS,” kata Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Solo, Lisino Soares, saat ditemui wartawan di ruangan kerjanya, Senin.

Lisino mengatakan jumlah pelamar yang memenuhi syarat atau dinyatakan lolos seleksi administrasi ada 8.355 orang. Mereka berhak mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Kantor Maxim Solo Didemo Gara-Gara Pasang Tarif Ojol Terlalu Murah

Pelamar yang dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi berhak mengajukan sanggahan pada 17-19 Desember. Sanggahan disampaikan secara online melalui situs resmi pendaftaran CPNS/CASN, Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).

Teknisnya, mereka mengklik tombol Ajukan Sanggah di layar paling bawah pada resume pendaftaran.

Saat tombol itu diklik, peserta akan masuk ke form sanggah. Pada bagian paling atas akan ditampilkan alasan tidak lolos seleksi administrasi, kemudian lampiran persyaratan yang tidak terpenuhi.

"Peserta harus menyampaikan alasan sanggahnya sesuai syarat yang tidak terpenuhi maksimal Kamis [19/12/2019] tengah malam,” ucap Lisino.

Ia menyebut sebagian jawaban atas sanggahan tersebut sudah disampaikan kepada pelamar. Umumnya, mereka tidak mengajukan sanggahan ulang karena menyadari kesalahan saat pelampiran dokumen.

Pembangunan Taman Mageru Sragen Masih Butuh Rp300 Juta

“Yang kami jawab saat ini diutamakan yang sifatnya klarifikasi, misalnya terkait program studi. Kami punya kewajiban menjawab sanggahan selama tujuh hari dan hasil akhir seleksi administrasi disampaikan 26 Desember,” kata dia.

Salah seorang pelamar rekrutmen CPNS Pemkot Solo, Noviana, mengaku tidak lolos seleksi administrasi karena pendidikannya tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan di lowongan yang dituju.

“Saya terima saja dan enggak mengajukan sanggah karena kemungkinan formasi yang saya lamar butuh program studi yang lebih spesifik,” ucapnya kepada Solopos.com, Senin.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten