PNS beraktivitas di Kantor KUA Ngrampal, Sragen, yang sempat kemasukan pencuri buku nikah, Senin (2/12/2019). (Solopos-Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Sebanyak 14 pasang dari 79 pasang buku nikah yang raib dicuri di Kantor Urusan Agama (KUA) Ngrampal, Sragen, milik pengantin baru yang belum diambil. Buku nikah milik itu akan diganti baru.

Berdasarkan laporan kehilangan yang dibuat Kepala KUA Ngrampal, Sutrisno, belasan pasang buku nikah baru itu milik warga Bandung dua pasang, warga Kebonromo dua pasang, warga Pilangsari sebanyak empat pasang, warga Bener tiga pasang, warga Klandungan dua pasang, dan warga Ngarum satu pasang.

Sementara buku nikah yang kosong sebanyak 25 pasang dan buku nikah duplikat sebanyak 40 pasang juga dibawa kabur pencuri. Sutrisno saat ditemui solopos.com di kantornya, Senin (2/12/2019) menyampaikan kasus pencurian di KUA Ngrampal ini kali kedua terjadi.

Pencurian pertama, kata dia, terjadi pada Juni lalu yang berakibat dua unit central processing unit (CPU) komputer raib. Dia mengatakan dua unit CPU itu berisi data sistem informasi manajemen pernikahan (Simkah).

“Setelah enam bulan, KUA Ngrampal kemasukan pencuri lagi pada Minggu (1/12/2019) lalu. Anehnya yang diambil buku-buku nikah yang jumlahnya 79 pasang yang saya simpan di lemari dalam ruangan saya. Biasanya buku-buku itu saya simpan di brankas. Kebetulan yang kami keluarkan ya yang dicuri itu. Sisanya di brankas masih 50 pasang buku nikah,” ujar Sutrisno.

Untuk sementara, kata dia, kalau warga datang akan dijelaskan bila buku nikahnya raib dicuri.

“Kalau mau dikasih buku nikah duplikat yang memiliki keabsahan yang sama dengan aslinya,” ujar Sutrisno.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Sragen Hanif Hanani meninjau Kantor KUA Ngrampal yang kecurian buku nikah. Dia mengecek pintu yang rusak dan berdialog dengan Kepala KUA Ngrampal yang kebetulan juga didatangi Camat Ngrampal Joko Hendang Murdono.

“Menurut informasi dari Kasi Bimas Islam yang sekarang konsultasi di Kanwil Semarang, untuk buku nikah yang sudah jadi tetapi hilang dicuri akan diganti dengan buku yang baru, bukan duplikat,” ujarnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten