14 Agenda Wisata 2014 Mulai Dirilis
Ilustrasi (Dwi Prasetya/JIBI/SOLOPOS)
Ilustrasi (Dwi Prasetya/JIBI/SOLOPOS)

SOLO--Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai merilis agenda pariwisata tahun 2014 yang tercantum dalam kalender wisata tahun 2013.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo, Widdie Srihanto, menyampaikan agenda wisata tahun 2013 ada 52 event, sementara agenda wisata tahun 2014 ada 14 agenda.

Pencantuman agenda wisata tahun 2014 ini, kata Widdie, merupakan salah satu bentuk perbaikan manajemen promosi pariwisata Kota Solo. Widdie mengatakan agenda pariwisata itu ditujukan untuk menarik wisatawan sebanyak mungkin terutama wisatawan asing.

“Berdasar masukan dari para penggiat pariwisata, maka agenda wisata terutama yang layak dijual ke wisatawan asing sebisa mungkin terbit tahun ini. Karena, ini ada kaitannya dengan pola perjalanan wisatawan asing yang selalu merencanakan sejak jauh-jauh hari,” kata Widdie, Rabu (26/12/2012).

Agenda wisata 2014 yang sudah dirilis di antaranya Solo Batik Carnival (SBC), Solo International Performing Art (SIPA) dan Solo International Ethnic Music (SIEM). Tidak sekadar mencantumkan nama acara, pada kalender tersebut juga disampaikan pula rencana waktu penyelenggaraan. Seperti, SBC pada Juni 2014, SIEM Juli 2014 dan SIPA September 2014.

Selama ini, pelaku pariwisata mengkritisi penerbitan kalender wisata itu selalu mepet dengan pelaksanaannya. Pihaknya pun mengakui, dengan kondisi ini kalender wisata akan sulit dijual. Widdi mengatakan ke depan Pemkot Solo akan melakukan pola yang sama. Yaitu, untuk kalender wisata tahun 2014 akan menampilkan agenda wisata tahun 2015, dan seterusnya.

“Memang idealnya agenda wisata itu sudah diinformasikan satu tahun sebelumnya. Dan paling tidak kami menampilkan dulu agenda-agenda yang sudah menjadi ikon kota dan menarik minat wisatawan asing.”

Dia menyampaikan, dalam pekan ini kalender wisata itu siap dicetak dan segera didistribusikan.  Sementara Wakil Ketua Association of Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) Solo, Daryono, menyampaikan apresiasinya terkait penerbitan agenda wisata tahun 2014. Sementara untuk agenda wisata tahun 2013 diperkirakan hanya bisa menarik wisatawan domestik.

“Karakter wisatawan asing itu biasanya merencanakan perjalanannya sejak jauh-jauh hari. Jika dirilis lebih awal, kami pun mudah menawarkannya kepada wisatawan.”

Pihaknya hanya menuntut pemerintah dan penyelenggara event konsisten dengan jadwal dan agenda yang disusun. “Jangan ada yang batal ataupun molor. Bagi industri pariwisata, konsistensi agenda wisata ini menjadi tuntutan utama.”



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom