13 Provinsi Laporkan Penurunan Kasus Baru Positif Covid-19
Ilustrasi penanganan virus corona (Covid-19). (Freepik)

Solopos.com, JAKARTA — Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melaporkan terdapat 13 provinsi yang mengalami penurunan kasus baru positif corona pada hari ini, Rabu (3/6/2020).

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, 13 provinsi itu meliputi Jawa Timur, Papua, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Sumatra Selatan. Lalu Gorontalo, Jawa Barat, Bali, Maluku Utara, Bengkulu, Kepulauan Riau, Lampung, dan Papua Barat.

Warga Ngerangan Klaten Kecolongan, Pemakaman Pasien Covid-19 Langgar Prosedur

Kendati demikian, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menuturkan Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Meski ada penurunan kasus baru, Jawa Timur mencatatkan kenaikan kasus positif Covid-19 tertinggi secara nasional hari ini.

“Jika di-breakdown lebih lanjut maka sekarang ini jumlah tertinggi kita dapatkan dari hasil pemeriksaan di Jawa Timur sebanyak 183 kasus. Meskipun jika dibandingkan dengan kemarin ini ada penurunan,” kata Yuri saat memberi keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Istana Bantah Dukung Teror Terhadap Diskusi CLS FH UGM

Selain mengalami penurunan kasus baru positif Covid-19, Yuri mengatakan jumlah pasien yang sembuh di Jawa Timur juga mengalami peningkatan. Hari ini, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh di Jawa Timur bertambah 100 orang sehingga total pasien yang sembuh di sama mencapai 799 orang.

Surabaya Zona Hitam

Sebelumnya, Kota Surabaya berubah warna dari zona merah menjadi zona hitam di peta sebaran kasus Covid-19 Jawa Tiimur. Dilansir Pemprov Jatim melalui akun Twitter @Jatim_Pemprov, Rabu (3/6/2020), Surabaya masuk zona hitam karena memiliki kasus tertinggi di Jawa Timur.

New Normal, SMPN 1 Jogonalan Klaten Berlakukan Ganjil-Genap

Dikutip dari laman infocovid19.jatimprov.go.id, kasus Covid-19 di Provinsi Jawa Timur tersebar di 12 kota dan kabupaten. Pada Selasa (2/6/2020), jumlah kasus positif Covid-19 di Surabaya 2.748 orang atau mengalami penurunan.

Adapun, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) 3.771 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 3.083 orang, jumlah orang tanpa gejala (OTG) 3.334 orang, dan jumlah orang dengan risiko (ODR) 5.414 orang.

Hasil Autopsi Pastikan George Floyd Mati karena Dibunuh


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho