Para pekerja menurunkan logistik Pemilu 2019 berupa bilik suara dan kotak suara dari PPK Karangmalang, Sragen, di Gudang Logistik KPU Krapyak, Sragen Kota, Sragen, Selasa (23/4/2019). (Solopos/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN -- Proses rekapitulasi hasil Pemilu 2019 oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Sragen terus berjalan di 20 kecamatan. Hingga Selasa (23/4/2019) sudah ada 13 dari total 20 PPK yang sudah selesai merekap hasil pencoblosan Rabu (17/4/2019) lalu itu.

Logistik dari PPK yang sudah selesai merekap sudah dikirim ke gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen di Nguwer Sidoharjo dan Krapyak Sragen Kota. Seluruh logistik Pemilu itu ditargetkan bisa masuk gudang paling lambat Kamis (25/4/2019).

Kasubag Umum Keuangan dan Logistik KPU Sragen, Suprapto, mencatat hingga Senin (22/4/2019) malam ada 10 PPK yang sudah selesai merekap hasil pemilu, yakni Jenar, Gesi, Mondokan, Plupuh, Kalijambe, Miri, Gondang, Sambirejo, Tangen, dan Tanon.

Kemudian pada Selasa, berdasarkan konfirmasi yang diterima Suprapto ada tambahan tiga PPK yang menyelesaikan rekap yakni Karangmalang, Gemolong, dan Sambungmacan.

“Ya, jadi total ada 13 kecamatan yang sudah masuk. Tujuh kecamatan lain menyusul dan targetnya Kamis sudah selesai. Mulai Senin [29/4/2019] pekan depan sudah dimulai pleno di KPU,” ujarnya saat ditemui Solopos.com, Selasa, di Gudang KPU Krapyak, Sragen Kota.

Logistik pemilu dari PPK Karangmalang, Sragen, baru tiba sekitar pukul 10.00 WIB. Setidaknya ada tiga kali pengiriman logistik dari PPK ke gudang KPU.

Anggota PPK Karangmalang, Apriyanto Rusdi Effendi, mengatakan setiap pengiriman ada tiga truk. Dia menyebut proses rekapitulasi dari tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) sampai pleno PPK membutuhkan waktu tiga hari.

Rekapitulasi PPS dilakukan pada Sabtu-Minggu (20-21/4/2019) dan Pleno PPK berlangsung Senin pagi hingga pukul 21.00 WIB.

“Selama pleno sempat ada yang protes dari partai politik karena merasa ada perbedaan data dari C1. Setelah dicek ternyata data dari PPS yang benar. Di Karangmalang ada 10 desa dan 235 TPS [tempat pemungutan suara] sehingga membutuhkan waktu agak lama,” ujarnya.

Apri mengatakan dari hasil pleno untuk DPRD kabupaten ada satu calon anggota legislatif (caleg) DPRD Sragen yang suaranya paling banyak, yakni dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) atas nama Wulan Purnamasari. Kemungkinan suara Wulan menduduki peringkat tertinggi se-Kabupaten Sragen.



Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten