Tutup Iklan

13 Motor Berknalpot Brong Disikat Tim Pandawa Polres Sukoharjo

Tim Pandawa Polres Sukoharjo merazia 13 pengendara sepeda motor berknalpor brong di wilayah Kartasura.

 Polisi menertibkan sejumlah pemuda yang berkendara menggunakan knalpot brong di Kartasura Minggu (17/10/2021) dini hari. (Istimewa/Tim Pandawa Polres Sukoharjo)

SOLOPOS.COM - Polisi menertibkan sejumlah pemuda yang berkendara menggunakan knalpot brong di Kartasura Minggu (17/10/2021) dini hari. (Istimewa/Tim Pandawa Polres Sukoharjo)

Solopos.com, SUKOHARJO — Tim Pandawa Polres Sukoharjo merazia 13 sepeda motor berknalpot brong yang berkeliaran di wilayah Kartasura saat patroli Sabtu (16/10/2021) malam hingga Minggu (17/10/2021) dinihari. Razia itu digelar untuk menciptakan kondisi Sukoharjo yang nyaman dan aman dari polusi suara knalpot brong.

Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Heldan Pramoda, melalui Katim Pandawa, Ipda Guntur Setiawan, mengatakan operasi ini dilakukan setiap malam khususnya pada akhir pekan. Kegiatan dilakukan oleh dua tim yang fokus beroperasi di kawasan Kartasura dan Sukoharjo Kota.

Pada operasi yang dilakukan pada Sabtu hingga Minggu dini hari kemarin, polisi berhasil menangkap 13 pemuda yang berkendara menggunakan knalpot brong.

Baca Juga: Silver Show Idola Greget 2021 Cari Bibit Penyanyi Soloraya

“Untuk akhir pekan kami memang lebih gencar menyisir wilayah. Tak hanya terkait knalpot brong, tapi juga antisipasi gangguan ketertiban lainnya dan tindakan kriminal lainnya. Pada akhir pekan ini kami berhasil menertibkan sepeda motor berknalpot brong yang berkeliaran di Kartasura,” jelas dia kepada Solopos.com, Senin (18/10/2021).

Guntur juga menambahkan 13 pemuda yang berkendara menggunakan motor berknalpot brong itu langsung dibawa di Mapolsek Kartasura. Mereka diedukasi terkait aturan berkendara dan diminta untuk langsung mengganti knalpot brong dengan knalpot standar sebelum dibawa pulang.

“Benar langsung ada tindakan. Untuk sementara agar ada efek jera kami hanya meminta untuk mengganti knalpot brong dengan yang standar. Untuk aturan didampingi wali atau orang tua sementara ini belum. Baru sebatas kami edukasi,” imbuh dia.

Baca Juga: Tak Hanya Arca, Tim Arkeolog Juga Temukan Pagar Candi di Weru Sukoharjo

Sementara terkait aksi balap liar, Tim Pandawa belum menemukannya. Meski begitu mereka terus memantau sejumlah wilayah favorit para pebalap liar beraksi.

“Untuk balap liar belum kami temukan sejauh ini. Tapi memang agak susah karena kami [tim Pandawa] beroperasi menggunakan seragam. Tapi tetap kami tegaskan kami akan menindak kalau menemukannya,” beber dia.

Polisi mengimbau agar masyarakat bisa mematuhi aturan lalu lintas. Selain mematuhi rambu, masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan aksi balap liar dan menggunakan knalpot brong.


Berita Terkait

Berita Terkini

Roemah Tiga, Alumni SMAN 3 Solo Bantu Digitalisasi Sekolah

Roemah Tiga tahun ini menggulirkan program 7 PPKP yang diinisiasi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, sekaligus Ketua Dewan Penasihat Roemah Tiga.

Bisnis Menggiurkan Madu Klanceng Petani Milenial Jatinom Klaten

Selain memiliki banyak khasiat dan sangat menguntungkan secara ekonomi, budidaya lebah klanceng ditujukan menjaga ekosistem alami.

Berpikir Positif Berlebihan Ternyata Bisa Berakibat Fatal

Pemkab Wonogiri meminta warga tak berpikir positif secara berlebihan lantaran kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sudah landai.

Mahasiswa UNS Solo Bikin Teh Celup dari Benalu, Kok Bisa?

Mahasiswa UNS Solo membuat penemuan unik yakni teh celup dari benalu yang kemudian diberdayakan di kalangan petani di Kemuning, Karanganyar.

Segera Dibentuk, Perbakin di Tiap Daerah di Soloraya

Sejumlah klub menembak seperti Senopati dan Mega Bintang yang hadir dalam Rakerkot itu mengusulkan perlu segera dibentuk pengurus Perbakin tingkat daerah

Pemkot Solo Belum Punya Regulasi Larangan Jualan Daging Anjing, Tapi...

Pemkot Solo hingga kini belum memiliki aturan yang melarang jual beli daging anjing dan hanya fokus pada upaya mencegah penyakit menularnya.

Libur Akhir Tahun, Pengelola TSTJ Solo Pasrah Ikuti Aturan Pemerintah

Pengelola objek wisata TSTJ Solo sudah bersiap menghadapi berbagai kemungkinan menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Sragen Waspadai Varian Omicron, Ini Antisipasinya

Sragen masuk wilayah algomerasi Soloraya sehingga semua daerah di Soloraya harus bareng-bareng dalam menentukan status PPKM dan yang menjadi dasar daerah terendah.

Yamaha Gear 125, Si Jago Tanjakan yang Irit BBM

Yamaha Gear 125 menaklukkan tanjakan dan kelokan di Selo, Boyolali, hingga Ketep Pass, Magelang, dalam city tour bersama vlogger, blogger, dan para jurnalis yang digelar Yamaha Putra Utama Motor Boyolali.

Waduh! Banyak Anjing di Soloraya Ditelantarkan dan Dibuang, ke Mana Ya?

Sahabat Anjing Surakarta (SAS) menemukan banyak anjing peliharaan di wilayah Soloraya yang dibuang dan ditelantarkan karena berbagai sebab.

Anak Gugat Ibu di Boyolali, Sertifikat Tanah Sengketa Dipastikan Sah

BPN Boyolali memastikan sertifikat tanah yang menjadi objek sengketa dalam kasus anak menggugat orang ibu kandung di Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, sah.

Bangunan Pasar Legi Selesai 100%, Pedagang Siap Boyongan?

Pembangunan Pasar Legi Solo sudah selesai 100%. Bangunan pasar rencananya diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo pada akhir November 2021.

Lomba Menembak Internasional Meriahkan HUT ke-76 Brimob di Boyolali

Lomba menembak bertaraf internasional memperingati HUT ke-76 Brimob di Mako Brimob Boyolali di Gunung Kendil, Kecamatan Mojosongo, tak bisa dihadiri atlet luar negeri.

Rendengan, Atraksi Wisata Inisiatif Pokdarwis Pilangsari Sragen

Para pemuda yang tergabung dalam Pokdarwis Siwur Emas Desa Pilangsari, Gesi, Sragen, membuat event wisata dengan nama Rendengan di hutan jati seluas hampir 1 hektare.

1.200 Santri Ikuti Ujian Munaqosah Wisuda Akbar Klaten Menghafal #5

Ketua Panitia Ujian Munaqosah Klaten Menghafal, Dhohir Subagyo, menjelaskan kegiatan itu dimaksudkan untuk membumikan Al-Qur’an.

Minyak Goreng Curah Disetop pada 2022, Pemkab Sukoharjo Tunggu Regulasi

emerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo sudah mendapatkan informasi penyetopan peredaran minyak goreng curah pada 2022 dari pemerintah pusat.