Tutup Iklan

12 Sekolah di Semarang Ini Belum Gelar PTM, Ini Alasannya

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka atau PTM di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) sudah berlangsung hampir dua bulan.

 Ilustrasi PTM. (Solopos.com/Rudi Hartono)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi PTM. (Solopos.com/Rudi Hartono)

Solopos.com, SEMARANG — Sebagian besar sekolah di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), telah menggelar pembelajaran tatap muka atau PTM. Meski demikian, dari ribuan sekolah di Kota Semarang itu ada belasan sekolah yang hingga kini masih belum menerapkan PTM bagi siswanya.

Penerapan PPKM level 1 di Kota Semarang memang membuat sejumlah aktivitas mengalami pelonggaran, termasuk kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, hingga saat ini sudah 1.256 sekolah di ibu kota Jateng itu yang menggelar PTM. Meski demikian, jumlah itu belum seluruhnya atau baru berada di angka 99%.

Baca juga: 148 Sekolah di Semarang Deklarasikan Ramah Anak

“Di Kota Semarang sudah ada 1.256 sekolah, mulai jenjang TK, SD, dan SMP yang menggelar pembelajaran tatap muka. Sudah sekitar 99%,” ujar Kepala Disdik Kota Semarang, Gunawan Saptogiri, dikutip dari Antara, Rabu (27/10/2021).

Gunawan mengatakan hingga kini masih ada 12 sekolah di Kota Semarang yang masih belum mau menggelar pembelajaran tatap muka atau PTM. Alasannya cukup sederhana, sekolah itu tidak mendapat izin dari orang tua siswa untuk menggelar PTM.

“Masih banyak orang tua yang belum mengizinkan anaknya mengikuti pembelajaran tatan muka,” imbuh Gunawan.

Gunawan mengatakan izin orang tua sangat mutlak dibutuhkan sebelum siswa mengikuti pembelajaran tatap muka atau PTM.

Baca juga: Duh! Baru 4 Hari PTM Berjalan, Pelajar SMK di Semarang Malah Tawuran

Di Kota Semarang, PTM sudah digelar sejak 30 Agustus lalu. Selama hampir dua bulan itu, PTM di Kota Semarang pun berjalan aman dan lancar.

Gunawan juga memastikan tidak menemukan adanya kasus penularan atau klaster Covid-19 di sekolah saat pelaksanaan PTM. Ia berharap kondisi itu bisa dipertahankan sehingga tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kota Semarang.

 


Berita Terkait

Espos Plus

Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.

Berita Terkini

Angkut 30 Penumpang, Bus Sudiro Tunggal Kebakaran di Tol Semarang-Solo

Gangguan mesin menyebabkan bus PO Sudiro Tunggal mengalami kebakaran saat melintasi tol Semarang-Solo, tepatnya di Kabupaten Semarang.

PLN Bagikan Gerobak Molis kepada UKM Jateng, Dorong Produktivitas Usaha

PLN memberikan bantuan gerobak motor listrik (molis) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada pelaku UKM di Jateng untuk meningkatkan produktivitas usaha.

Polres Kudus Gerebek Tempat Produksi Minuman Keras Jenis Arak

Jajaran Polres Kudus menggerebek tempat produksi minuman keras atau miras di sebuah gudang, di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Sidak Wali Kota Semarang Viral, Warganet Ramai Ikutan Usul Ini

Unggahan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melakukan sidak di Kantor Kelurahan Bulusan, di akun instagram pribadinya mendadak viral.

Sejarah Vihara Buddhagaya Semarang

Vihara Buddhagaya di Semarang, Jawa Tengah, memiliki sejarah panjang karena didirikan sejak 500 tahun lalu, tepatnya saat keruntuhan Majapahit.

Indahnya Sunrise di Taman Posong Lereng Sindoro Temanggung

Wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, memiliki pesona wisata alam yang indah dan masih baru seperti Taman Posong.

Wisata Makam Apung di Pantai Sayung, Tak Tersentuh Air Laut

Demak memiliki objek wisata religi berupa makam apung milik Mbah Mudzakir yang konon tidak pernah terendam air laut meski terjadi gelombang tinggi.

Tragedi Berdarah! 5 Warga Slawi Tewas Diracun Dukun Pengganda Uang

Kisah tragis kali ini tentang tragedi berdarah yang merenggut lima nyawa warga Slawi akibat ulah dukun pengganda uang.

Banyak Tambang Ilegal di Merapi Rusak Lingkungan, Ganjar Pranowo Pusing

Gubernur Ganjar Pranowo meminta pemerintah pusat tidak sembarangan menerbitkan izin usaha penambangan karena banyak yang merusak lingkungan dan membuatnya pusing.

Kontroversi Gelar Kartini, Mestinya R. Ay Bukan RA, Begini Ceritanya

Gelar RA yang disematkan kepada Kartini sebagai tokoh emansipasi wanita di Indonesia kurang tepat, karena dalam budaya Jawa gelar Kartini mestinya R.Ay.

Wisata Seru ke Wonosobo: Romantis, Eksotis & Magis

Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, memiliki sederet objek wisata alam yang romantis, eksotis, dan magis.

Daun Talas asal Jateng Diminati Pasar Luar Negeri, Ini Manfaatnya

Komoditas pertanian dan perkebunan asal Jawa Tengah atau Jateng, daun talas beneng, mulai diminati pasar luar negeri salah satunya Australia.

Angin Kencang Terjang Parakan Temanggung, Belasan Rumah Rusak

Bencana angin kencang atau puting beliung menerjang belasan rumah warga di Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (Jateng).

Bupati Grobogan Resmikan Proyek Program PISEW dan Kotaku 2021

Program PISEW dan Kotaku di Grobogan ini anggarannya berasal dari Kementerian PUPR dengan total anggaran Rp17,8 miliar.

Angin Puting Beliung Terjang Parakan Temanggung, Ini Videonya

Angin puting beliung yang menerjang sejumlah rumah warga di Parakan Temanggung, Jawa Tengah (Jateng), terekam video dan viral di media sosial Instagram.