12 Hal Baru Ini Wajib Ada di TPS Pilkada 2020!

Protokol kesehatan akan diterapkan secara ketat di lingkungan tempat pemungutan suara alais TPS selama Pilkada 2020.

SOLOPOS.COM - Sukarelawan menunjukkan surat suara pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar di kantor KPU Makassar, Sulawesi Selatan. (Antara)

Solopos.com, JAKARTA —  Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyampaikan bahwa terdapat 12 hal baru yang harus ada di tempat pemungutan suara alias TPS pada Pilkada 2020. "Pertama kami membatasi jumlah pemilih per TPS paling banyak 500 pemilih," katanya dalam dalam RDP Komisi II DPR, Kamis (10/9/2020).

Selanjutnya, akan dilakukan pengaturan kedatangan para pemilih, yakni setiap satu jam guna menghindari penumpukan pada jam yang sama di TPS. Lalu, beberapa protokol kesehatan juga akan diterapkan dengan ketat di lingkungan TPS, yakni penggunaan sarung tangan, masker, dan disinfeksi area TPS.

Bakal Calon Pilkada 2020 Positif Covid-19

Kemudian, semua pemilih wajib mencuci tangan, melakukan pengecekan suhu tubuh, dilarang berdekatan dan bersalaman, serta menggunakan tinta tetes. Terakhir, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS di TPS Pilkada 2020 dipastikan dalam kondisi sehat saat bertugas.

"KPPS yang sehat kami terapkan dengan cara melakukan rapid tes kepada KPPS yang akan bertugas pada hari pemungutan suara," kata Arief.

735 Pasangan Lolos

Arief juga mengatakan bahwa hingga hari ini ada 735 bakal pasangan calon (paslon) pimpinan daerah dinyatakan lolos dalam proses pendaftaran Pilkada 2020. "Sebanyak 25 paslon merupakan bakal paslon gubernur dan wakil gubernur, kemudian 610 bakal calon bupati dan wakil bupati, dan 100 bakal wali kota dan wakil walikota," jelas dia.

Lebih lanjut, sebanyak 644 bakal paslon diusung oleh partai politik, dan 67 merupakan paslon yang maju melalui jalur perseorangan Pilkada 2020. Kemudian, komposisi jenis kelamin dari seluruh bakal paslon adalah laki-laki sebayak 1.315 orang dan perempuan 155 orang.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terbaru

Tidak Netral di Pilkada 2020, 84 ASN di Jateng Kena Sanksi

Solopos.com, SEMARANG -- Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah atau Bawaslu Jateng mencatat setidaknya ada 95 aparatur sipil negara atau...

Ombudsman Jateng Tuding KPU Kota Semarang Maladministrasi

Solopos.com, SEMARANG -- Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah atau ORI Jateng menuding KPU Kota Semarang telah melakukan maladministrasi....

Setelah Dinyatakan Positif Covid-19, 10 Anggota KPPS di Klaten Mengundurkan Diri

Solopos.com, KLATEN — Sejumlah anggota penyelenggara pemilu memilih mengundurkan diri setelah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu mereka lakukan...

Waduh Biyung! 40-an Anggota Penyelenggara Pilkada Klaten Positif Covid-19

Solopos.com, KLATEN — Puluhan anggota penyelenggara Pilkada Klaten 2020 dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka terkonfirmasi dari hasil rapid test...

Kampanye di Tengah Pandemi, Sri Mulyani Ajak Warga Jaga Kebugaran dengan Senam

Solopos.com, KLATEN — Calon bupati (cabup) Klaten nomor urut 1, Sri Mulyani, yang tengah sibuk kampanye di tengah pandemi...

Gubernur Minta Saksi di TPS Ikut Rapid Test, Pemkab Sragen Manut

Solopos.com, SRAGEN — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta seluruh saksi di tempat pemungutan suara (TPS) dalam Pilkada 2020...

Rapid Test Anggota KPPS Sragen: 353 Reaktif, 442 Tak Ikut Karena Takut

Solopos.com, SRAGEN — Sebanyak 353 orang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah dinyatakan reaktif...

Debat Publik Pilkada 2020, Ini 5 Panelis Yang Disiapkan KPU Grobogan

Solopos.com, PURWODADI – Debat Publik Pilkada Grobogan 2020 bakal digelar di sebuah hotel di Kota Purwodadi dan disiarkan secara...

Debat Pilkada Sukoharjo : Wiwaha Soroti Sukoharjo Belum Punya GOR, Ini Faktanya

Solopos.com, SUKOHARJO -- Debat publik putaran kedua Pilkada Sukoharjo 2020 telah berlangsung di Hotel Brothers Solo Baru, Kamis (21/11/2020),...

Debat Pilkada Sukoharjo : Etik Sebut Angka Kemiskinan di Sukoharjo Turun, Benarkah?

Solopos.com, SUKOHARJO -- Dua pasangan calon peserta Pilkada Sukoharjo, Etik Suryani-Agus Santosa (EA) dan Joko "Paloma" Santosa-Wiwaha Aji Santosa...