Tutup Iklan

12 Daerah di Jawa-Bali Naik ke PPKM Level 4, Ini Daftarnya

Sebanyak 12 daerah naik ke PPKM Level 4, sembilan daerah turun ke PPKM Level 3, dan satu daerah turun ke PPKM Level 2.

 Jalan sekitar Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri masih ditutup pada perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM level 4, Senin (26/7/2021). (Solopos/M. Aris Munandar)

SOLOPOS.COM - Jalan sekitar Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri masih ditutup pada perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM level 4, Senin (26/7/2021). (Solopos/M. Aris Munandar)

Solopos.com, JAKARTA – PPKM level 4 diperpanjang dari 3-9 Agustus 2021. Pemerintah menyatakan ada penyesuaian penerapan PPKM di sejumlah daerah.

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 27/2021 yang diterima detikcom, Senin (2/8/2021), sebanyak 12 daerah naik ke level 4. Daerah tersebut tersebar dari Banten hingga Bali.

Berikut daftarnya:

1. Kabupaten Pandeglang, Banten

2. Kabupaten Subang, Jawa Barat

3. Kabupaten Kuningan, Jawa Barat

4. Kabupaten Indramayu, Jawa Barat

5. Kabupaten Garut, Jawa Barat

6. Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah

7. Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

8. Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah

9. Kabupaten Kediri, Jawa Timur

10. Kabupaten Jembrana, Bali

11. Kabupaten Bangli, Bali

12. Kabupaten Karangasem, Bali

Baca Juga: Profil Eng Hian, Pelatih Asal Solo di Balik Rekor dan Medali Emas Greysia/Apriyani di Olimpiade Tokyo 2020

Sementara itu, 9 kabupaten/kota turun dari PPKM level 4 ke level 3. Berikut daftarnya:

1. Kabupaten Serang, Banten

2. Kabupaten Karawang, Jawa Barat

3. Kabupaten Tegal, Jawa Tengah

4. Kabupaten Jepara, Jawa Tengah

5. Kabupaten Pati, Jawa Tengah

6. Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah

7. Kabupaten Kudus, Jawa Tengah

8. Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah

9. Kabupaten Tuban, Jawa Timur

Selain itu, ada satu daerah yang turun dari PPKM level 3 ke level 2 yaitu Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Baca Juga: Emas Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020: Tradisi Cium Tangan hingga Joget TikTok Greysia/Apriyani  

 

PPKM Level 4 Diperpanjang

Pemerintah memutuskan memperpanjang PPKM hingga 9 Agustus 2021. Keputusan ini berlaku bagi daerah yang menerapkan PPKM level 4.

“Pemerintah memutuskan melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal 3 sampai 9 Agustus di beberapa kabupaten/kota tertentu,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) seperti disiarkan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/8).

Jokowi mengatakan PPKM level 4 yang diterapkan pada 26 Juli-2 Agustus telah membawa perbaikan di skala nasional dibanding sebelumnya. Perbaikan itu di antaranya terkait turunnya kasus konfirmasi harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan, hingga persentase tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19.

Baca Juga: Bonus Emas Olimpiade Apriyani Rahayu dari Bupati Konawe, Mulai Tanah, Rumah, hingga Sapi

Jokowi meminta masyarakat tetap waspada terhadap virus Corona dengan menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah juga akan memasifkan kegiatan 3T atau tracing, testing, dan treatment.

“Walaupun sudah mulai ada perbaikan namun perkembangan kasus Covid-19 masih sangat dinamis dan fluktuatif. Sekali lagi, kita harus terus waspada dalam melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan kasus Covid-19 ini,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Bharada Korban KKB Dimakamkan di Aceh

Bhayangkara Dua (Bharada) Muhammad Kurniadi gugur dalam baku tembak dengan KKB di Kiwirok.

Duh, 150 Hakim di Jatim Diadukan karena Melanggar Kode Etik

Sedikitnya 150 hakim di Jawa Timur diadukan ke Komisi Yudisial karena melanggar kode etik.

Epidemiolog Kaget Kasus Corona RI Bisa Turun Cepat

Pandu sendiri mengaku kaget dengan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia bisa turun dengan cepat.

Buronan 12 Tahun Terdeteksi Gara-Gara Menggugat Cerai Istri

Sang buronan terdeteksi setelah namanya muncul di Pengadilan Agama Subang, Jawa Barat sebagai penggugat cerai istrinya.

Kapolda Jateng Janji Beri Pekerjaan Pensiunan Polisi Silver Semarang

Janji itu dilontarkan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi setelah video pensiunan polisi silver itu marak di media sosial.

Eksploitasi Anak, Dulu Bocah Silver kini Bayi Silver

Kasus eksploitasi anak dengan dijadikan objek mengamen tidak hanya terjadi saat ini.

Ijazah Jaksa Agung Simpang Siur, Yang Benar Lulusan Mana?

Versi terbaru Kapuspenkum Kejagung, Burhanuddin lulus S1 di Universitas 17 Agustus Semarang.

Eks Elite FPI Dirikan Perisai Bangsa, Tonton G30S/PKI

Ormas Perisai Bangsa diinisiasi Habib Umar Al Athos yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi FPI Surabaya.

Keterlaluan! Dicat Silver, Bayi 10 Bulan Diekploitasi untuk Mengamen

Seorang bayi berusia 10 bulan dieksploitasi untuk mengamen dengan dilumuri cat silver.

Survei Indikator: Kepercayaan Tertinggi Publik kepada TNI

Kepercayaan tertinggi responden kepada TNI sedangkan kepercayaan terendah kepada DPR dan partai politik.

Kepuasan Kinerja Jokowi Menurun, Ini Kata Direktur Indikator Politik

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menjelaskan faktor yang menyebabkan tren kepuasan terhadap kinerja Presiden Jokowi menurun.

Mahadata Meningkatkan Kualitas Statistik Menuju Satu Data Indonesia

Mahadata memang memiliki potensi yang sangat besar untuk dimanfaatkan sebagai informasi pelengkap statistik resmi.

Video Mengamuk Viral, Ini Klarifikasi Bupati Solok

Bupati Solok akhirnya buka suara tentang alasannya mengamuk di rapat dengan para wakil rakyat pada Jumat (24/9/2021) tersebut.

Kepuasan Publik Atas Kinerja Jokowi Menurun, Ini Angkanya

Tren penurunan kepuasan publik atas kinerja Jokowi terjadi sejak pertengahan 2019.

Ini Pandangan Pemimpin Uni Soviet Khruschev Soal Sepak Terjang PKI

Pemimpin Uni Soviet, Nikita Khruschev, menilai aksi militer oleh PKI dengan G30S/PKI adalah kecerobohan karena tidak memahami situasi politik aktual di Indonesia. Media-media Uni Soviet menyebut PKI beraksi atas arahan pemimpin China, Mao Zedong.

Dua Lembaga Umumkan Kandidat Karya Sastra Terbaik 2021

Karya-karya sastra yang dipapresisasi adalah karya sastra yang bermanfaat dan berpengaruh positif dalam pembangunan karakter bangsa.