12.495 Personel Linmas Dapat Tugas Tambahan Saat Pilkada Klaten
Ilustrasi anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas).(JIBI/Solopos/Dok.)

Solopos.com, KLATEN – Sebanyak 12.495 personel perlindungan masyarakat atau Linmas bertugas mengamankan pelaksanaan Pilkada Klaten 2020.

Selain mengamankan proses Pilkada Klaten, para personel Linmas juga memiliki tambahan tugas untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Belasan ribu personel linmas itu terdiri dari Linmas inti, Linmas kecamatan, Linmas desa, hingga Linmas yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Masa tugas mereka beragam.

Peserta Pilkada Klaten Dilarang Kampanye di Kandang Lawan

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Klaten, Rabiman, mengatakan personel Linmas inti atau di tingkat kabupaten sudah mulai bertugas mengamankan proses pesta demokrasi sejak masa pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati pada 4 September lalu.

“Setiap personel kami dari Satpol PP mengamankan proses pilkada, Linmas inti sudah kami libatkan ke lapangan,” kata Rabiman saat berbincang dengan Solopos.com, Kamis (24/9/2020).

Sementara, Linmas tingkat kecamatan mulai bertugas pada H-3 hingga H+3 Pilkada yang digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.

Pilkada Klaten: Mulyo Nomor Urut 1, ORI 2, ABY-HJT 3

Salah satu tugas mereka yakni mengamankan rapat pleno tingkat kecamatan. Linmas tingkat desa mulai aktif mengamankan pilkada pada H-1 Pilkada hingga H+1.

Perlengkapan Berupa Pentungan

Rabiman menegaskan para personel Linmas tersebut tetap dibekali alat pelindung diri (APD) seperti masker dan sarung tangan. Sementara, perlengkapan pengamanan yang dibawa masing-masing personel Linmas berupa pentungan.

Soal perlengkapan APD guna mencegah Covid-19, Rabiman mengatakan Satpol PP memfasilitasi perlengkapan APD bagi personel Linmas inti dan kecamatan.

“Untuk Linmas yang di tingkat desa nanti APD disiapkan dari desa. Sementara, perlengkapan Linmas yang ada di TPS akan disiapkan dari KPU,” jelas dia.

ITB Ungkap Potensi Tsunami 20 Meter di Pantai Selatan Jawa, Begini Respons BMKG

Honor Linmas inti atau tingkat kabupaten dan kecamatan menjadi tanggungan Satpol PP senilai Rp75.000/hari tugas.

Sementara, honor Linmas tingkat desa menjadi tanggungan pemerintah desa. Sedangkan personel Linmas yang bertugas di dalam TPS mendapatkan honor dari anggaran KPU.

“Untuk honor Linmas desa kami harapkan bisa disiapkan dari desa sesuai kemampuan desa masing-masing,” kata dia.

Memastikan Warga Mengenakan Masker

Rabiman mengatakan jika pada pesta demokrasi sebelumnya hanya bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, pada Pilkada 2020 mereka juga memantau penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Hal itu seperti mengatur jarak calon pemilih ketika di TPS agar tak berkerumun hingga memastikan warga yang mencoblos datang ke TPS mengenakan masker.

Resmi, Pemerintah Beri Kuota Internet Gratis hingga Desember 2020

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekmito, mengatakan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan menjadi prioritas dalam kontestasi Pilkada tahun ini.

“Kami sangat berharap keluarganya Maklumat Kapolri yang baru menjadi tekanan untuk semakin menaati protokol kesehatan terutama dari para pendukung pasangan calon. Jangan sampai muncul klaster baru dari perhelatan Pilkada kali ini,” jelas dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom