115 Desa di Boyolali Gelar Vaksinasi Covid-19, Sasar 15.000 orang

Melalui pengoptimalan tim vaksinasi desa, diperkirakan vaksinasi Covid-19 di Boyolali akan selesai di tahun ini.

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, BOYOLALI– Sebanyak 115 desa di Boyolali menggelar vaksinasi pada Kamis (16/9/2021). Diperkirakan kegiatan tersebut menyasar lebih dari 15.000 sasaran. Melalui pengoptimalan tim vaksinasi desa, diperkirakan vaksinasi Covid-19 di Boyolali akan selesai di tahun ini.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Insan Adi Asmono, mengatakan pada pekan ini pihaknya telah mengarahkan semua desa atau kelurahan di Kabupaten Boyolali memiliki tim vaksinasi.

Tujuannya agar masing-masing desa mampu mendorong percepatan vaksinasi dengan menggelar vaksinasi di masing-masing wilayahnya. Dia mengatakan tim tersebut saat ini sudah mulai berjalan. Bahkan pada Kamis (16/9/2021), ada 115 desa yang menggelar vaksinasi Covid-19 secara serentak.

“Untuk masing-masing desa ini sudah berjalan. Hari ini terpantau ada 115 desa yang menjalankan vaksinasi,” kata dia, Kamis.

Baca juga: Harga Pakan Naik Tapi Harga Telur Turun, Ini Dampaknya untuk Peternak Ayam Boyolali

Jika masing-masing desa menyalurkan 150 dosis, maka pada hari tersebut ada sekitar 17.250 dosis yang tersalurkan. “Tapi sepertinya desa mintanya lebih, antara 250 sampai sekitar 300 dosis. Nanti akan kami evaluasi,” lanjut dia.

Dia berharap dengan berjalannya tim vaksinasi tingkat desa, setidaknya akan menambah ketercapaian vaksinasi di Boyolali. Dia menyebutkan di Boyolali ada 267 desa/kelurahan. Jika satu desa bisa menyalurkan 100 dosis dalam sehari, maka total bisa menyalurkan lebih dari 26.000 dosis.

Saat ini capaian vaksinasi di Boyolali sekitar 39,74%. Dia menargetkan pada akhir September capaiannya bisa mencapai sekitar 50%. Dia menyebutkan untuk sementara ini kemampuan vaksinasi di Boyolali sekitar 20.000 dosis per hari. Jika distribusi vaksin dari pemerintah pusat dan provinsi lancar, diperkirakan vaksinasi di Boyolali akan selesai di tahun ini.

“Desember selesai sangat memungkinkan jika kelancaran vaksin tetap terjaga,” kata dia.

Baca juga: Angka Kesembuhan di Klaten Lebih Tinggi dari Kasus Terkonfirmasi Covid-19, Tapi…

Vaksinasi Boyolali Optimalkan Tim Desa

Mengoptimalkan tim vaksinasi desa. Sebelumnya sudah menjalankan vaksinasi. Namun yang paling maksimal ditangani vaksinator desa adalah saat ini. Bidan desa, perangkat desa dan relawan. Ada 200 sasaran, vaksin dari Dinkes melalui Puskesmas Nogosari.

Salah satu desa yang menggelar vaksinasi pada Kamis pagi adalah Desa Bendo, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali. Kepala Desa Bendo, Samsidi, mengatakan pada hari tersebut ada 200 dosis yang disalurkan. Vaksinasi tersebut dijalankan oleh tim vaksinasi desa yang sebelumnya sudah dibentuk.

“Sebelumnya sudah berjalan vaksinasi. Namun untuk kegiatan yang ditangani tim vaksinasi dari desa secara maksimal, hari ini. Tim itu ada dari bidan desa, perangkat desa dan sukarelawan,” kata dia.

Total sasaran vaksinasi di desa tersebut ada 1.733 sasaran usia 18 tahun ke atas. Sekarang sudah ada 751 sasaran yang tervaksin atau sekitar 43,3%. Direncanakan pada Sabtu [18/9/2021] juga akan kembali digelar vaksinasi di desa tersebut untuk sekitar 200 sasaran.

 

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Kenapa Solo Tidak Jadi Daerah Istimewa Seperti Yogyakarta?

Kenapa Solo Tidak Jadi Daerah Istimewa Seperti Yogyakarta? Begini jawaban dan penjelasan dari sejarawan dari UGM.

Partai Gerindra Jateng Deklarasikan Prabowo Capres 2024

Acara deklarasi dipimpin Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Abdul Wahid, diikuti para pengurus DPC Partai Gerindra se Jateng.

Pengusaha Warung Apung Rawa Jombor Klaten Usul Dapat Ruang 1,5 Hektare

Usulan itu disampaikan setelah mereka mendapatkan sinyal jika warung apung dan pemancingan masih bisa beraktivitas di badan waduk waktu penataan dan revitalisasi Rawa Jombor yang mulai bergulir.

Dari Ponpes Al Qohar Klaten, Tas Kanvas Melalang Buana hingga Eropa

Khusnul mulai serius menjadikan hobi menjahitnya menjadi ladang usaha membikin tas pada 2011 lalu sembari membantu mengelola ponpes.

Bu Bupati, Car Free Day Sukoharjo Kapan Dibuka?

Penyelenggaraan CFD masih menunggu rekomendasi atau izin dari Ketua Satgas Covid-19 Sukoharjo atau Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.

Vaksinasi Pelajar Usia di Atas 12 Tahun di Solo Selesai

Pemkot Solo belum mendapatkan petunjuk soal vaksinasi untuk pelajar di bawah usia 12 tahun.

Kadisdik Solo: Pulang Sekolah Siswa Harus Langsung Pulang

Kepala Disdik Solo Etty Retnowati mengatakan temuan siswa yang terpapar Covid-19 tak selamanya bernilai negatif.

Jumlah Ponpes di Klaten Terus Meningkat, Kini Mencapai 100-an

Pengembangan sistem pendidikan di ponpes membuat banyak warga memilih memondokkan anak mereka.

Selvi Ananda Saat Ditanya Soal Penata Busana Pribadi: Emang Saya Artis?

Selvi mengatakan selama ini menata sendiri semua kebutuhan busananya, dan ia menyiapkannya sehari sebelum acara.

2 Wanita Solo Ngaku Tertipu Lelang Arisan Online Ratusan Juta Rupiah

Stelah mengikuti lelang arisan online tersebut selama 10 bulan, mereka tidak menerima uang hasil lelang arisan seperti yang sudah dijanjikan.

Lega, Hasil Tracing Belasan Murid dan Guru SMPN 4 Solo Negatif Covid-19

Disinggung kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang akan diambil usai hasil tracing tersebut, pihak SMPN 4 Solo masih menanti arahan Disdik.

Khawatir Klaster Baru, Bupati Cabut Izin Acara Konferwil IPPAT Jateng

Pemkab Sukoharjo mencabut izin penyelenggaraan Konferwil IPPAT Jateng karena dinilai melanggar aturan terkait jumlah peserta acara dan khawatir menimbulkan klaster baru Covid-19.

Lacak Kontak Erat, Guru dan Murid SMPN 8 dan SMPN 4 Solo Di-Swab PCR

Pada Jumat (22/10/2021), sekitar 310 siswa plus guru di SMPN 8 Solo menjalani tes swab PCR sebagai tindak lanjut munculnya 11 kasus positif dalam tes acak di sekolah tersebut,

Baru 2 Hari Polres Karanganyar Gelar Doa Bersama, Ada Kecelakaan Lagi

Satlantas Polres Karaganyar pada Rabu (22/10/2021) menggelar doa bersama memohon agar tidak ada lagi kecelakaan. Hanya dua hari berselang, terjadi lagi kecelakaan.

Boyolali Kirim 5 Atlet ke Peparnas Papua XVI

 Para atlet dari Boyolali ini akan bertanding untuk cabang olahraga tenis meja, bulu tangkis, menembak, dan atletik.