Kapolres Kudus AKBP Saptono didampingi Kasat Narkoba AKP Sukadi menunjukkan barang bukti penyalahgunaan narkotika di Mapolres Kudus, Senin (26/8/2019). (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)

Solopos.com, KUDUS — Aparat Poles Kudus mengamankan 11 warga yang dituduh terlibat penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya lainnya (narkoba). Lima di antara mereka mengemban konsekuensi cukup berat karena ditudih sebagai pengedar barang haram tersebut.

Ke-11 orang itu terjerat sejumlah kasus yang berhasil diungkap polisi Kudus selama Operasi Anti Narkotika (Antik) yang digelar Juli-Agustus 2019. "Dari 11 pelaku, lima orang di antara mereka berstatus pengedar, sedang enam orang lainnya berstatus pengguna," ungkap Kapolres Kudus AKBP Saptono yang didampingi Kasat Narkoba AKP Sukadi tampil mengadapi wartawan di Kudus, Jawa Tengah, Senin (26/8/2019).

Sementara itu, barang bukti yang berhasil diamankan polisi Kudus antara lain 37 batang rokok yang berisi tembakau gorila seberat 5,3 gram serta sabu-sabu dengan berat total 7,8 gram. Pengungkapan kasus narkotika dan obat-obatan terlarang tersebut merupakan hasil pengembangan atas laporan masyarakat serta razia rutin yang dilakukan pihak Polres Kudus.

Ia mencatat dari belasan tersangka, terdapat warga luar Kudus sebanyak enam orang, meliputi dari Kabupaten Jepara, Blora, dan Pati. Sedangkan warga Kudus ada lima orang.

Kasat Narkoba Polres Kudus AKP Sukadi menambahkan selama Januari-Agustus 2019 pihaknya berhasil mengungkap 21 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 25 orang. Mayoritas kasus yang diungkap merupakan penyalahgunaan sabu-sabu, disusul pil kuning atau obat-obatan daftar G, serta narkotika golongan satu jenis baru, yakni tembakau gorila.

Para pelaku penyalahgunaan obat-obatan terlarang tersebut bakal dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) UU No. 35/2009 tentang Narkotika dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 58/2017 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika dengan ancaman hukuman minimal empat tahun untuk pengguna dan minimal lima tahun untuk pengedar.

">KLIK dan ">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten