Kepala Dishub Klaten, Joko Wiyono. (Solopos/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN — Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Joko Wiyono, meninggal dunia Sabtu (11/1/2020). Kepergian Joko bertepatan dengan tanggal lahirnya 11 Januari 1965.

Serentak pegawai Dishub Klaten yang berjajar di jalan kampung Dukuh Kasaran, RT 001/RW 001, Desa Pasungan, Ceper, Klaten, hormat ketika peti jenazah Joko Wiyono, Kadishub Klaten, perlahan diberangkatkan, Minggu (12/1/2020) sekitar pukul 13.00 WIB.

Suara tangis serta tahlil mengiringi pemberangkatan jenazah yang diusung menuju permakaman Dukuh Kasaran. Di antara para pelayat yang berkerumun di dalam rumah hingga jalan kampung, Nurmalita Ika Rahmawati menangis dan terus mengatupkan kedua telapak tangannya.

Sopir Truk Bertuliskan Kutunggu Jandamu Tak Sadar Lindas Orang di Jalan Solo-Tawangmangu

Sejumlah kerabat memapah putri semata wayang Joko Wiyono itu yang berusaha menghampiri para pelayat seraya mengucapkan terima kasih dan meminta maaf. “Maafkan papa ya kalau ada salah. Maafkan,” kata Nurmalita.

Suasana duka itu mewarnai prosesi pemakaman Kepala Dishub Klaten, Joko Wiyono. Para pelayat dari berbagai kalangan memadati jalan-jalan kampung Dukuh Kasaran melepas kepergian pria yang juga akrab disapa Joko Cipta Ria itu. Karangan bunga juga memenuhi jalan kampung di sekitar rumah duka.

Bersepeda Downhill

Kadishub Klaten meninggal
Pegawai Dishub Klaten mengusung peti jenazah Joko Wiyono menuju ke permakaman Dukuh, Desa Pasungan, Ceper, Klaten, Minggu (12/1/2020). (Solopos-Taufiq Sidik)

Joko Wiyono meninggal dunia pada Sabtu (11/1/2020) sekitar pukul 12.12 WIB. Pejabat yang juga pemilik usaha wahana hiburan Cipta Ria itu meninggal setelah terjatuh saat bersepeda downhill di lereng Gunung Merapi, Dukuh Klangon, Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman, DIY.

Peristiwa itu terjadi bertepatan dengan tanggal lahir Joko Wiyono pada 11 Januari 1965.

Kepala Dishub Klaten yang Meninggal Saat Bersepeda Pencinta Downhill

Pria yang menjadi PNS sejak 1986 itu pernah menduduki sejumlah jabatan di lingkungan Pemkab Klaten.

Hal itu seperti riwayat hidup yang dibacakan Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten, Slamet. Joko mengawali karirnya sebagai PNS menjadi staf di Bagian Sosial.

Dia lantas menduduki jabatan sekretaris kecamatan (Sekcam) di sejumlah wilayah sebelum menjabat sebagai Camat Klaten Utara, Kepala Kantor Pariwisata, Kabag Organisasi, dan Kabag Humas.

Pada posisi jabatan eselon II, Joko pernah menjabat sebagai Kepala Disdukcapil, Kepala Disparbudpora, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, dan kali terakhir menjabat sebagai Kepala Dishub. Jabatan Kepala Dishub baru diemban Joko sejak Kamis (26/12/2019).

Kisah Pahit Jekek: Diasuh Eyang, Bupati Wonogiri Nangis

Slamet mengungkapkan Joko selama ini dikenal disiplin dan memiliki loyalitas tinggi. Selain itu, dia dikenal ramah. “Tidak banyak bicara, sembada ing karya. Sepi ing pamrih, ramai ing gawe,” kata Slamet.

Olahraga Ekstrem

Selain dikenal sebagai pejabat di lingkungan pemkab, Joko memiliki sejumlah hobi terutama di bidang olahraga yakni bela diri serta olahraga ekstrem seperti motor trail serta sepeda downhill.

Sekretaris Dishub Klaten, Sudiyarsono, mengatakan kecintaan Joko pada bidang olahraga sempat ditularkan kepada pegawai di lingkungan Dishub Klaten.

“Sebelumnya itu sempat mengajak teman-teman di Dishub. Siapa yang suka bersepeda silakan ikut. Tidak harus downhill, gowes biasa saja bisa yang penting untuk kesehatan,” jelas Sudiyarsono.

Gadis 14 Tahun Meninggal Dalam Kecelakaan di Karanganyar, 2 Sopir Mobil Diperiksa Polisi

Sudiyarsono menjelaskan Joko baru sepekan terakhir mengenakan seragam dinas di Dishub Klaten. Pria itu juga sudah memiliki sejumlah program kerja sejak mendapatkan tugas sebagai kepala Dishub.

“Kali pertama yang dilakukan yakni pembersihan kereta mini di alun-alun. Kemudian ada rencana penertiban truk galian C. Sudah dibikinkan jadwal penertiban,” jelas Sudiyarsono.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten