11 Bangkai Hiu Tanpa Sirip Mengambang di Perairan Raja Ampat
Ilustrasi hiu (Reuters-Antonio Bronic)

Solopos.com, RAJA AMPAT - Pemandu wisata, anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, menemukan 11 bangkai hiu terapung di atas sebuah rakit di perairan Kepulauan Pam Waigeo Barat.

Bangkai hiu yang sudah membusuk dan tidak ada lagi kulit dan siripnya itu ditemukan seorang pramuwisata bernama Mecu Saleo.

"Saya melakukan aktivitas di perairan Kepulauan Pam dan beritahu kepada teman-teman guide yang lainnya agar disampaikan kepada pihak terkait," katanya, di Waisai, Jumat (23/11/2018).

Mecu Saleo mengatakan penemuan bangkai hiu pada Kamis (22/11/2018) sore saat melintas dengan kapal kecil di perairan Kepulauan Pam, tepatnya di Tanjung Piaynemo. Ia melihat ada dua rakit kecil terapung tanpa ada orang.

Dia mengatakan, penasaran dengan rakit tanpa tuan tersebut dia langsung menghampiri dan kaget melihat 11 bangkai hiu sudah membusuk.

"Saya langsung foto bangkai hiu tersebut untuk dilaporkan kepada pihak terkait serta viralkan. Setelah foto bangkai tersebut langsung dibuang karena sudah membusuk dan rakitnya dibawa ke daratan," ujarnya.

Menurut dia, bangkai hiu tersebut hanya tinggal daging, kulit dan siripnya sudah diambil. Bangkai tersebut sudah mengeluarkan bau tak sedap yang diperkirakan ditangkap tiga hari yang lalu.

"Kami berharap ada pengawasan yang ketat oleh pemerintah di kawasan perairan Kepulauan Pam karena banyak anak hiu yang disenangi wisatawan saat berkunjung ke Raja Ampat," tambah dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom