109 Objek Wisata Banyumas Buka Lagi, Pemerintah Wajibkan Ini

Sebanyak 109 objek wisata di Kabupaten Banyumas mulai buka kembali di tengah PPKM level dua, tetapi wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi.

 Desa Wisata Ketenger (Instagram/@banyumas24jam)

SOLOPOS.COM - Desa Wisata Ketenger (Instagram/@banyumas24jam)

Solopos.com, BANYUMAS — Sebanyak 109 objek wisata di Kabupaten Banyumas mulai buka kembali di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Kabupaten Banyumas berada pada kategori PPKM level dua.

Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabud) Kabupaten Banyumas, Wakhyono Ghozali, menyampaikan pemerintah sudah mengizinkan pelaku usaha pariwisata membuka kembali objek wisata di masa PPKM level 2. Tetapi, pemerintah mensyaratkan hal tertentu.

Baca Juga : Aktivitas Gunung Berapi Jadi Pemicu Rentetan Gempa Salatiga-Ambarawa?

“Untuk jumlah objek [wisata] yang ada di Banyumas 109 objek. Sekarang mereka rata rata sudah pada buka. Sebenarnya boleh buka, tapi wajib aplikasi PeduliLindungi,” kata Wakhyono dilansir Detikcom, Sabtu (23/10/2021).

Wakhyono menyampaikan pemerintah memfasilitasi pemilik objek wisata agar bisa mendapatkan aplikasi PeduliLindungi. Pertimbangannya animo masyarakat berkunjung ke objek wisata dan pengelola wisata membuka kembali usaha tinggi.

Pembukaan objek wisata di Kabupaten Banyumas merujuk Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) tentang Pelaksanaan PPKM Jawa-Bali. Pengunjung objek wisata pada masa PPKM level dua wajib mengunakan aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga : Aksi Mantan Kapolsek Parigi Terungkap dari Chat Mesra Lewat WA

Selain itu, setiap objek wisata harus membatasi pengunjung maksimal 25 persen dari kapasitas. “Kami tengah memfasilitasi permohonan aplikasi kepada Kementerian Kesehatan. Surat sudah kami layangkan kepada pemilik objek untuk mendaftar dan memberikan data. Untuk selanjutnya kami teruskan ke sana [Kementerian Kesehatan]. Karena mekanismenya seperti itu,” ujarnya.

Dia mengungkapkan objek wisata pemerintah daerah telah memiliki Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE). Hal itu sebagai syarat mudah memiliki aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga : Anggotanya Diduga Perkosa Anak Tersangka, Kapolda Sulteng Minta Maaf

Namun kenyataannya, kata dia, pengelola yang akan mendaftar diminta berkoordinasi dengan pemerintah daerah. “Iya kami sudah CHSE dan sudah diberi fasilitas untuk PeduliLindungi. Tapi ternyata saat mereka akan mendaftar harus dikordinasi oleh pemerintah daerah. Kami sedang memfasilitasi mereka [pengelola objek wisata di Banyumas].”

Berita Terkait

Berita Terkini

Savana Dieng, Padang Rumput Khas Afrika dengan Kearifan Lokal

Padang Savana Dieng merupakan tempat perkemahan di pendakian Gunung Pangonan, Desa Karangsari, Kelurahan Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.

Sempat Hilang Dicuri, Alat Pemantau Gunung Sumbing Dikembalikan

Komponen alat pemantau Gunung Api Sumbing yang sebelumnya dilaporkan hilang karena dicuri, akhirnya dikembalikan.

+ PLUS Jepara Pernah Jadi Kota Pelabuhan Terbesar Berkat Ratu Kalinyamat

Ratu Kalinyamat pernah menjadikan Jepara sebagai kota pelabuhan terbesar di Pantai Utara (Pantura) pada abad ke-16.

Yayasan BSM Umat Latih Emak-Emak di Semarang Kemas Produk UMKM

Yayasan BSM Umat Jakarta memberikan pelatihan kepada ibu-ibu pelaku UMKM tentang cara mengemas produknya agar marketable.

Ki Semar, Punakawan Bijaksana Penasihat Para Ksatria Jawa

Semar adalah figur yang waskitha ngerti sadurunge winarah (tahu sebelum sesuatu terjadi). Oleh karena itu, sosoknya dinilai berperan besar bagi para ksatria.

Apakah Semar dan Sabdo Palon Orang yang Sama?

Sosok Sabdo Palon sering dikaitkan dengan tokoh Semar dalam pewayangan. Apakah keduanya adalah orang yang sama?

Inilah Sosok Sabdo Palon, Peramal Ulung & Penguasa Tanah Jawa

Sabdo Palon yang dikenal sebagai penguasa Tanah Jawa dan peramal ulung sering dikaitkan dengan sosok Semar.

Arti Nama Ki Semar, Leluhur Orang Jawa

Inilah makna spiritual Ki Semar yang disebut sebagai leluhurnya orang Jawa.

Waduh! Remaja Perempuan di Grobogan Dianiaya Tetangganya Diduga ODGJ

Remaja perempuan, Maharani Az Zahra Khairunnisa, 11, warga Jengglong Barat, Purwodadi, Kabupaten Grobogan, menjadi korban penganiayaan tetangganya diduga ODGJ, Selasa (18/1/2022).

Bupati Jepara Setuju Ratu Kalinyamat Jadi Pahlawan Nasional

Bupati Jepara menyetujui usulan Ratu Kalinyamat menjadi pahlawan nasional.

Catat! Ini Komponen Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen

Warga diminta tidak mudah percaya iming-iming oknum terkait pembayaran ganti rugi proyek Tol Jogja-Bawen.

Goa Semar, Pertapaan Pejabat Indonesia

Goa Semar di Dataran Tinggi Dieng merupakan pertapaan sederet pejabat Indonesia, termasuk para almarhum presiden.

Asal-Usul Semar, Nenek Moyang Orang Jawa

Menyingkap asal-usul Semar sebagai tokoh mitologi yang disebut nenek moyang orang Jawa adalah hal misterius.

Terkuak! Sebelum Meninggal, Pria Kudus Check In di Hotel dengan Wanita

Warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), digegerkan dengan penemuan mayat pria lanjut usia tanpa busana di sebuah kamar hotel.

Hina Pelapor, 5 Anggota Satreskrim Polres Boyolali Diperiksa

Sebanyak lima anggota Satreskrim Polres Boyolali menjalani pemeriksaan kode etik atas kasus dugaan pelecehan atau penghinaan terhadap pelapor korban pemerkosaan.