Tutup Iklan

1.032 Ha Lahan Padi di Karanganyar Kekeringan, Begini Mengatasinya

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, KARANGANYAR — Lahan pertanian seluas 1.032 hektare di Kabupaten Karanganyar terdampak kekeringan mulai kekeringan ringan hingga puso. Perinciannya kekeringan ringan seluas 95 hektare, kekeringan sedang 24 hektare, kekeringan berat 310 hektare, dan puso 603 hektare.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar yang dihimpun , Senin (5/8/2019), jumlah luas sawah saat ini sekitar 22.000 hektare. 

Kepala Bidang Tanaman Pangan Holtikultura, Riyanto Sujudi, menjelaskan kekeringan maupun gagal panen yang terjadi memengaruhi hasil produksi beras Karanganyar. Namun ia memastikan dampak tersebut tidak signifikan.

“Ada 1.032 hektare yang terdampak kekeringan. Satu hektare rata-rata menghasilkan gabah kering panen lima ton,” katanya kepada solopos.com saat ditemui di kantornya, Senin.

Dia menjelaskan, untuk mengantisipasi dampak kekeringan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menyalurkan program padi gogo di lahan sawah (Gowah) dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. Program tersebut berupa pembagian bibit padi yang tahan kekeringan dan pembagian pompa air.

“Bagi petani yang berminat dapat langsung menghubungi kelompok tani. Nanti ada mantri tani yang membantu pendataan berapa luas lahan yang akan ditanami bibit dan kondisi lahan,” ungkapnya.

Menurut dia, petani belum banyak memanfaatkan program tersebut. Petani yang sudah mengajukan Gowah berasal dari Kecamatan Colomadu dan Tasikmadu.

“Kami tawarkan melalui mantri tani. Tapi kendalanya enggak ada air. Kalau ada sumur dangkal kami bisa upayakan dengan pompa air. Tetapi enggak ada sumber air terdekat tidak bisa jalan. Kalau memakai sumur dalam tidak boleh dari pusat karena akan merusak lingkungan,” ujarnya.

Riyanto mengatakan Pemkab Karanganyar juga menyediakan benih kedelai dan jagung untuk masa tanam tiga. Namun, keduanya kurang diminati petani.

Sementara itu, Kepala Seksi Bidang Sarpras Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar, M. Nasi, menjelaskan, petani dapat untuk menekan kerugian akibat gagal panen dengan mengikuti mengikuti program asuransi usaha tani padi (AUTP). Bekerjasama dengan PT Jasa Asuransi Indonesia para petani dapat perlindungan sebanyak Rp6 juta per hektare.

“Kami mendapatkan kouta dari APBN Provinsi Jateng sebanyak 1.260 hektare. Biaya asuransi bagi petani yang dianggap kurang mampu ditanggung oleh Provinsi. Lahan yang dicover seluas 0,25 hektare,” katanya.

Dia mengatakan, Pemerintah juga memberikan kuota tidak terbatas bagi petani yang ingin menggunakan jasa asuransi tersebut. Pemerintah memberikan subsidi bagi petani sebanyak 80% sehingga cukup membayar premi sebanyak 36.000 per hektare dalam sekali massa tanam.


Berita Terkait

Espos Premium

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Berita Terkini

Kuasa Hukum: Kenapa Jerinx Ditahan, Pak Jaksa?

Jerinx datang dari Bali berusaha kooperatif dan mempertanggungjawabkan apa yang dituduhkan kepadanya.

Saluran Limbah 2 Pabrik Farmasi di Jakut Ditutup DLH DKI Jakarta

Saluran outlet air limbah dua pabrik farmasi di Jakarta Utara ditutup Dinas Lingkungan Hidup atau DLH DKI Jakarta.

Isu Reshuffle: PAN Sodorkan Kader, Partai Gerindra Pasrah

PAN semenjak dinyatakan bergabung dengan koalisi partai politik pemerintah pada 25 Agustus 2021 lalu memang belum terakomodasi dalam kabinet pemerintahan Jokowi-Maruf.

Jelang Reuni 212, Tangerang Batasi Akses Masuk ke Jakarta

Jika ada warga yang terindikasi hendak mengikuti Reuni 212, pihaknya akan langsung menyuruh mereka untuk memutar balik ke arah Kota Tangerang.

Kawal Presidensi G20, Kominfo Luncurkan Website Baru

Kementerian Kominfo luncurkan website baru untuk dukung Presidensi G20 Indonesia.

Asyik! Ikut Tes Acak Covid-19, Siswa di Klaten Dapat Doorprize

Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Wedi menggelar uji petik tes antigen kepada siswa dan guru secara acak.

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Nissan Bakal Mulai Bisnis Baru dan Gelontorkan $17,6 Miliar

Skema Nissan hadapi era elektrifikasi, salah satunya gelontorkan dana untuk bangun infrastruktur.

Waspada Omicron, Pejabat Negara Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Larangan terhadap pejabat negara tersebut berlaku kepada seluruh lapisan jabatan, terkecuali bagi yang melaksanakan tugas penting negara.

Diterjang Lahar, Jaringan Air Bersih di Kali Boyong Sleman Putus

Hujan deras yang turun di puncak Merapi pada Rabu (1/12/2021) menyebabkan putusnya jaringan air bersih di Kali Boyong, Pakem, Sleman.

Reuni 212 bakal Digelar di Plaza Manahan, Kapolresta Solo: Tidak Boleh!

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menegaskan akan membubarkan massa yang nekat menggelar Reuni 212 Soloraya di Plaza Manahan maupun tempat terbuka lainnya.

Alami Gangguan Jiwa, Suami di Kudus Bacok Istri

Seorang ibu di Kudus, Jawa Tengah (Jateng), menjadi korban penganiayaan atau pembacokan suami yang mengalami gangguan jiwa.

Pembuang Bayi dalam Kardus Di Nguter Sukoharjo Diduga Warga Sekitar

Polisi menduga pelaku pembuang bayi yang ditemukan meninggal dalam kardus di Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, adalah warga sekitar.

Tidur Sambil Duduk, Baik atau Buruk untuk Kesehatan?

Jika dilakukan dalam jangka waktu lama, apakah ada risiko jika tidur dalam posisi duduk tersebut?

Indonesia Bertekad Hasilkan Terobosan Besar dari Forum G20

Presidensi G20 Indonesia merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk berkontribusi lebih besar bagi pemulihan ekonomi global, dengan partisipasi aktif membangun tata kelola dunia yang lebih sehat.

Sebut Penetapan UMK 2022 Jateng Inkonstitusional, Buruh Siapkan Gugatan

Buruh di Jateng yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Tengah menyebut penetapan UMK 2022 di Jateng yang diputuskan Gubernur Ganjar Pranowo inkonstitusional.