Kurator produk UKM/IKM dari Pemprov Jawa Timur menilai produk-produk yang diikutkan penilaian di Hotel Sun Kota Madiun, Kamis (24/1/2019). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, SURABAYA -- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan 10.000 industri kecil dan menengah (IKM) di Tanah Air bisa melek digital pada 2020 sejalan dengan program pemerintah menuju industri 4.0.

Kasie Pemberdayaan Industri Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Burhan Mulyono, mengatakan hingga saat ini jumlah IKM yang sudah bergerak menggunakan digital sekitar 10% dari target tersebut.

"Kami yang di pusat terus mendorong industri kecil menengah ini untuk mendigitalisasikan produknya supaya lebih baik dan dikenal konsumen, apalagi ini menuju program 4.0," katanya di sela-sela Buka Bersama dan Edukasi MBiz Untuk Pemberdayaan UMKM, Selasa (14/5/2019).

Dia mengatakan IKM atau UMKM sangat perlu didorong untuk masuk era digital baik dari segi produksi, pengemasan, dan pemasaran. 

"Kita tidak bisa sendiri harus ada sinergi dalam memajukan IKM kita. Dari dinas-dinas perlu ada dukungan pelatihan maupun pendampingan, fasilitas izin dan label termasuk melibatkan perusahan e-commerce dan perusahaan teknologi," ujarnya.

Burhan Mulyono menambahkan tidak dimungkiri bahwa IKM hingga saat ini masih banyak mengalami kendala terutama kemasan produk yang tidak sesuai dengan keinginan pasar masa kini, misalnya produk keripik tempe yang hanya dibungkus plastik dan label dari kertas yang di-print.

"Nah produk keripik tersebut kan kertasnya ada tintanya, ini juga bisa berbahaya. Lalu konsumen sekarang inginnya barang yang berlabel halal, jadi masih banyak tahapan-tahapan yang dilalui para IKM ini," imbuhnya.

Burhan menambahkan Kemenperin sendiri sudah gencar mensosialisasikan program e-smart sejak beberapa tahun terakhir.

Di Jatim sudah ada 1.000 peserta IKM yang turut hadir dalam kegiatan sosialisasi e-smart, di Bogor ada 1.000 IKM dan sejumlah daerah lain seperti Pontianak dan Bali.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten