Ilustrasi sapi untuk kurban (Antarafoto-Muhammad Adimaja)

Madiunpos.com, MADIUN -- Sekitar 100 takmir masjid mengikuti pelatihan menyembelih hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1440 Hijriah yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta) Kota Madiun, Jawa Timur.

Kepala Disperta Kota Madiun Muntoro Danardono mengatakan pelatihan menyembelih hewan kurban melibatkan lembaga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun dan perwakilan para takmir masjid di Kota Madiun.

"Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman terkait cara-cara penyembelihan hewan kurbann yang baik dan benar. Terutama yang sesuai dengan syariat Islam," ujar Muntoro Danardono di Madiun, Senin (22/7/2019).

Pada pelatihan tersebut, dia menjelaskan, peserta lebih dulu mendapatkan paparan teori dan kemudian dilanjutkan materi praktik.

Terdapat beberapa hal yang perlu perhatian dalam paparan materi penyembelihan hewan kurban. Antara lain, ungkap Muntoro, cara memperlakukan hewan, proses penyembelihan, pemotongan daging, hingga pembagiannya kepada masyarakat yang berhak.

Muntoro menekankan proses penyembelihan hewan kurban tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena dapat mengakibatkan berkurangnya nilai ibadah, sehingga daging kurban dapat haram dikonsumsi.

Tak hanya itu, proses penyembelihan yang kurang tepat juga dapat menyebabkan daging hewan tersebut tidak higienis. Akibatnya, daging kurban mudah busuk hingga menyebabkan penyakit bagi orang yang mengonsumsinya.

Selain menyediakan pelatihan menyembelih hewan kurban, Disperta juga terus memantau kesehatan hewan ternak yang akan dikurbankan.

Pihaknya berharap dengan adanya pelatihan, proses penyembelihan hewan kurban di Kota Madiun dapat berjalan sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Selain itu juga memerhatikan dari sisi kesehatan daging hewan kurban.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten