10 Warga Afganistan kabur dari tahanan

MALANG: Sebanyak 10 dari 11 warga negara asing (WNA) asal Afganistan yang ditahan di Kantor Imigrasi Kelas I Malang, Selasa dini hari sekitar pukul 02.30 WIB, kabur.

Menurut Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Malang, Subroto, kaburnya ke-10 warga Afganistan itu baru diketahui sekitar pukul 04.30 WIB. Mereka berhasil melarikan diri dengan cara menjebol terali besi jendela ruang karantina di lantai II kantor tersebut.

Ia mengakui, penjagaan terhadap 11 orang tahanan warga Afganistan tersebut cukup ketat, karena setiap satu jam sekali selalu dilakukan patroli oleh penjaga yang berjumlah delapan orang dari kepolisian dan kantor Imigrasi setempat.

"Mereka kabur saat penjagaan longgar, bahkan lengah," katanya.

Saat ini, katanya, pihaknya bersama aparat kepolisian dari Polresta Malang terus melakukan pengejaran terhadap para warga negara Afganistan yang ditangkap di Kraksaan, Probolinggo, Minggu (17/5), ketika akan menuju Australia.

Satu-satunya tahanan Afganistan yang tidak ikut kabur adalah Mohammad Ali, karena kondisi kejiwaan yang bersangkutan tidak stabil. "Pada hari ini juga, Mohammad Ali akan kami kirim ke Jakarta," kata Subroto menegaskan.

Ke-11 WNA asal Afganistan itu ditahan oleh pihak Imigrasi, karena sama sekali tidak mengantongi dokumen. Guna mempercepat dan memudahkan proses pemeriksaan, pihak Imigrasi menahan mereka sebelum diserahkan ke "International Organization of Imigrasi".

Subroto juga mengakui, dirinya dan aparat kepolisian sama sekali tidak mengetahui ke arah mana mereka kabur. Yang jelas, Imigrasi Kelas I Malang dan kepolisian mengerahkan kekuatannya untuk membekuk ke-10 tahanan yang kabur tersebut.

Sebelas warga Afganistan tersebut dikarantina di Kantor Imigrasi Kelas I Malang sejak Minggu. (Antara)

Avatar
Editor:
Budi Cahyono


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom