Tutup Iklan
Ilustrasi Keluarga (Istimewa)

Solopos.com, JAKARTA -- Sejauh ini tak ada sekolah khusus yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan untuk menjadi orang tua yang baik. Namun menjadi orang tua ideal tentu menjadi keinginan pasangan suami istri yang telah memiliki anak.

Memang tidak akan ada orang yang bisa sempurna, termasuk juga menjadi orang tua. Akan banyak tantangan dan kekurangan yang mengadang Anda untuk menjadi -suka-pilih-pilih-makanan-salah-orang-tua" title="Anak Suka Pilih-Pilih Makanan, Salah Orang Tua?">orang tua terbaik bagi anak Anda.

Bahkan kadangkala kita tak menyadari sikap dan tindakan yang dilakukan bisa merusak nilai ideal sebagai orang tua. Tapi tidak ada salahnya mencoba menjadi lebih baik bukan?

Berikut ini ada beberapa tips menjadi orang tua yang baik dan ideal seperti dikutip dari www.parentingforbrain.com:

1. Jadilah Model Peran yang Baik

Jangan hanya memberi tahu anak Anda apa yang Anda ingin mereka lakukan. Tunjukkan pada mereka bagaimana bersikap dan berperilaku baik. Jadilah orang yang Anda inginkan sebagai anak Anda, hargai anak Anda, tunjukkan perilaku dan sikap positif, berempati terhadap emosi anak Anda sehingga anak Anda akan mengikuti.

2. Cintai Anak Anda dan Perlihatkan Melalui Tindakan

Mencintai anak bisa sesederhana memberi mereka pelukan, menghabiskan waktu bersama mereka, dan mendengarkan masalah mereka dengan serius. Menunjukkan tindakan cinta ini dapat memicu pelepasan hormon -jitu-menemukan-minat-dan-bakat-si-kecil" title="Cara Jitu Menemukan Minat dan Bakat Si Kecil">perasaan baik seperti oksitosin, opioid, dan prolaktin. Neurokimia ini dapat memberi rasa tenang, kehangatan dan kepuasan emosional yang mendalam, dari sini anak akan mengembangkan ketahanan dan hubungan erat dengan Anda.

3. Praktik Baik dan Mengasuh Anak dengan Positif

Berikan anak Anda pengalaman positif. Mereka akan memiliki kemampuan untuk mengalami pengalaman positif sendiri dan menawarkannya kepada orang lain. Berikan anak Anda pengalaman negatif. Mereka tidak akan memiliki jenis pengembangan yang diperlukan bagi mereka untuk berkembang.

Nyanyikan lagu konyol, gelitik anak Anda, pergi ke taman. Tertawalah dengan anak Anda. Selesaikan masalah bersama dengan sikap positif. Pengalaman ini tak hanya menciptakan koneksi yang baik di otak anak Anda, tetapi mereka juga membentuk kenangan Anda bahwa anak Anda jaga seumur hidup.

Untuk masalah disiplin, tampaknya sulit untuk tetap positif. Tetapi hindari tindakan-tindakan hukuman untuk menerapkan disiplin pada anak Anda. Menjadi orang tua yang baik berarti Anda perlu mengajarkan moral kepada -balita-boleh-main-gadget-begini-aturannya" title="Anak Balita Boleh Main Gadget, Begini Aturannya">anak Anda tentang apa yang benar dan apa yang salah.

4. Jadilah Tempat yang Aman untuk Anak Anda

Biarkan anak Anda tahu bahwa Anda akan selalu ada untuk mereka dengan menjadi responsif terhadap sinyal anak dan peka terhadap kebutuhan mereka. Dukung dan terima anak Anda sebagai individu. Jadilah tempat yang hangat dan aman bagi anak Anda untuk menjelajah.

5. Bicara dengan Anak Anda dan Bantu Otak Mereka Mengintegrasikan

Sebagian besar dari kita sudah tahu pentingnya komunikasi. Bicaralah dengan anak Anda dan dengarkan mereka dengan cermat. Dengan menjaga jalur komunikasi terbuka, Anda akan memiliki hubungan yang lebih baik dengan anak Anda dan anak Anda akan mendatangi Anda ketika ada masalah.

6. Renungkan Masa Kecilmu Sendiri

Merefleksikan masa kecil kita sendiri adalah langkah menuju pemahaman mengapa kita menjadi orang tua seperti kita. Catat hal-hal yang ingin Anda ubah dan pikirkan bagaimana Anda melakukannya secara berbeda dalam skenario nyata. Cobalah untuk berhati-hati dan ubah perilaku Anda.

7. Perhatikan Kesejahteraan Anda Sendiri

Jaga diri Anda baik secara fisik dan mental. Luangkan waktu untuk memperkuat hubungan dengan pasangan Anda. Jika kedua bidang ini gagal, anak Anda juga akan menderita.

8. Jangan Memukul, Apa Pun yang Terjadi

Memukul anak Anda menjadi model bagi anak Anda bahwa ia dapat menyelesaikan masalah dengan kekerasan. Anak-anak yang dipukul, dipukul atau dipukul lebih rentan berkelahi dengan anak-anak lain. Cobalah cara lain seperti disiplin positif dan penguatan positif.

9. Pertahankan Segala Sesuatu dalam Perspektif dan Ingatlah Tujuan Parenting Anda

Jika Anda seperti kebanyakan orang tua, Anda ingin anak Anda berprestasi di sekolah, menjadi produktif, bertanggung jawab dan mandiri, menikmati hubungan yang bermakna dengan Anda dan orang lain, peduli dan berbelas kasih, dan memiliki kehidupan yang bahagia, sehat, dan memuaskan. Tetapi berapa banyak waktu yang Anda habiskan untuk bekerja menuju tujuan itu? 

10. Ambil Jalan Pintas dengan Memanfaatkan Temuan Dalam Penelitian Psikologi dan Saraf Terbaru

Parenting adalah salah satu bidang psikologi yang paling banyak diteliti. Banyak praktik atau tradisi pengasuhan anak telah diteliti, diverifikasi, disempurnakan, atau disangkal secara ilmiah.

Menggunakan pengetahuan ilmiah sama sekali bukan strategi satu ukuran yang cocok untuk semua. Setiap anak berbeda. Anda dapat dan harus menyesuaikan strategi pengasuhan Anda.

 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten