Tutup Iklan
Pekerja membongkar makam Bong Mojo sisi timur, Mipitan, Jebres, Solo, Rabu (23/10/2019). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Relokasi Makam Bong Mojo sisi timur, Jebres, Solo, dimulai Rabu (23/10/2019). Sepuluh makam dibongkar pada hari pertama.

Pemkot Solo mengerahkan 20 pekerja untuk membongkar makam pada hari pertama itu. Sebelum membongkar makam yang rata-rata bernisan besar dan kuat tersebut, para pekerja dan Pemkot Solo menggelar doa.

Doa dilakukan menurut tiga keyakinan dari Islam, Kristen, dan Konghucu. Doa dimaksudkan agar proses pengangkatan jenazah di Makam Mojo sisi timur berjalan lancar.

Kasi Pemakaman Umum Bidang Kawasan Permukiman (Disperum KPP) Solo, Sawaras Budi Kusumo, mengatakan pengangkatan jenazah untuk dipindahkan pada hari pertama juga melibatkan belasan ahli waris sebagai saksi.

Sah! Ini Daftar Lengkap Menteri Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma'ruf

Meskipun begitu, tidak semua ahli waris yang diundang datang dan sebagian tidak memberikan kabar.

“Makam orang Tionghoa ini kan berbeda dibandingkan dengan makam pada umumnya. Kemungkinan ada barang berharga di dalamnya. Makanya kami mengajak saksi agar tidak ada perdebatan barang hilang atau apa pun. Tapi dari 15 ahli waris yang kami undang baru ada lima yang datang untuk menyaksikan,” bebernya kepada Solopos.com di sela-sela pembongkaran.

Sawaras menambahkan pembongkaran dan pemindahan makam akan dilakukan hingga pukul 16.00 WIB setiap harinya dengan target 10 jenazah per hari.

“Kami menargetkan pembongkaran selesai 30 November nanti. Setiap hari minimal lima makam harus dibongkar dan targetnya 10 makam sehari. Menurut hitungan kami dengan jumlah segitu akan selesai tepat waktu,” imbuh dia.

Beredar Video Syur Mirip Dirinya, Gisel Membantah

Sementara itu, salah satu ahli waris makam, Yonathan Kusliyanto, mengatakan dia menjadi ahli waris dari lima jenazah di Makam Mojo sisi timur. Masing-masing jenazah dia perlakukan berbeda.

“Nanti yang dua akan dikremasi, dua lagi dimakamkan di TPU Untoroloyo, dan satu lagi itu cucu saya akan dipindahkan makamnya ke Delingan. Yang dimakamkan di sini itu dari generasi cucu saya hingga mbahnya mbah saya,” ucap dia.

Sebagaimana diinformasikan, makam Bong Mojo harus dibongkar karena lahannya akan digunakan Pemkot Solo untuk membangun rumah sakit umum daerah (RSUD).

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten