10 Keterampilan Kerja Ini Mungkin Dibutuhkan di Masa Depan

Disrupsi ganda dari dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan peningkatan otomatisasi mengubah iklim keterampilan kerja di masa depan.

SOLOPOS.COM - Sistem manajemen data basis analisis bisnis. (Freepik.com)

Solopos.com, JAKARTA — Separuh dari kita perlu melatih keterampilan yang dimiliki untuk bertahan di persaingan karier yang ketat dalam lima tahun ke depan. Harus disadari bahwa disrupsi ganda dari dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan peningkatan otomatisasi yang mengubah iklim pekerjaan bakal terjadi.

Klaim tersebut disampaikan pada edisi ketiga Laporan Pekerjaan Masa Depan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) yang dirilis bulan lalu. Laporan itu memetakan tren serta kebutuhan pekerjaan dan keterampilan pada masa depan, melacak laju perubahan, dan arah perjalanan.

Namun gangguan teknologi yang mengubah pekerjaan juga dapat memberikan kunci untuk menciptakan lapangan pekerjaa - dan membantu kita mempelajari keterampilan baru. "Kita memiliki alat yang diperlukan. Karunia inovasi teknologi yang menentukan era kita saat ini dapat dimanfaatkan untuk merilis potensi manusia," kata Pendiri dan Ketua Eksekutif WEF, Klaus Schwab.

Kiat Pilih Kantor atau Lokasi Bisnis Sesuai Fengsui

Dia menambahkan bahwa manusia memiliki sarana untuk melatih kembali dan meningkatkan keterampilan individu pada skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Langkah itu dilakukan untuk menyebarkan jaring pengaman presisi yang melindungi pekerja yang terlantar dari kemelaratan, dan untuk membuat peta khusus yang mengarahkan pekerja yang dipindahkan ke pekerjaan yang dibutuhkan pada masa depan seiring perkemangan manusia.

WEF memperkirakan bahwa pada tahun 2025, 85 juta pekerjaan dapat digantikan oleh pergeseran pembagian kerja antara manusia dan mesin. Tetapi pada saat yang sama ada sekitar 97 juta pekerjaan baru yang mungkin muncul dan lebih disesuaikan dengan pembagian kerja baru antara manusia, mesin, dan algoritma.

Dengan adopsi teknologi yang lebih besar, berarti keterampilan yang dibutuhkan untuk seluruh pekerjaan akan turut mengalami perubahan selama lima tahun ke depan, dan kesenjangan keterampilan akan terus tinggi

Tesla Makin Dekat Indonesia, Apa Untungnya?

Keterampilan pemikiran kritis dan pemecahan masalah menjadi yang teratas dalam daftar keterampilan yang diyakini pemberi kerja akan semakin menonjol dalam lima tahun ke depan. Keterampilan ini telah konsisten berada di posisi paling atas sejak laporan pertama dirilis pada tahun 2016.

Tetapi ada juga keterampilan baru yang muncul tahun ini, yakni keterampilan dalam manajemen diri, seperti pembelajaran aktif, ketahanan, toleransi stres, dan fleksibilitas. Berikut ini sepuluh keterampilan yang mungkin dibutuhkan manusia pada 2025:

- Pemikiran analitis dan inovasi

- Pembelajaran aktif dan strategi pembelajaran

- Pemecahan masalah yang kompleks

- Pemikiran kritis dan analisis

- Kreativitas, orisinalitas, dan inisiatif

- Kepemimpinan dan pengaruh sosial

- Penggunaan teknologi, pemantauan, dan pengendalian

- Desain teknologi dan pemrograman

- Ketahanan, toleransi stres, dan fleksibilitas

- Penalaran, pemecahan masalah, dan penciptaan ide

Benda Ini Kata Fengsui Buka Keberuntungan

Sebagian besar pemimpin bisnis (94%) sekarang mengharapkan karyawan dapat memiliki keterampilan baru saat bekerja - peningkatan tajam dari 65% pada 2018. Responden Survei Pekerjaan Masa Depan memperkirakan bahwa sekitar 40% pekerja akan memerlukan pengayaan keterampilan selama enam bulan atau kurang, tetapi angka itu lebih tinggi untuk mereka yang berada di industri konsumen dan di industri kesehatan dan perawatan kesehatan.

Di sektor jasa keuangan dan energi, butuh waktu lebih lama untuk pelatihan karena mereka membutuhkan informasi terkait program yang lebih intensif waktu. Pandemi telah mempercepat tren pengayaan keterampilan secara online. Antara April dan Juni tahun ini, Coursera melihat peningkatan empat kali lipat dalam jumlah orang yang mencari peluang untuk menambah keterampilan.

Pemberi kerja yang memberikan kesempatan belajar online untuk pekerjanya meningkat lima kali lipat dan ada peningkatan pendaftaran sembilan kali lipat bagi pelajar yang mengakses sumber daya online melalui program pemerintah.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terbaru

Sudah Vaksinasi Masih Bisa Tertular Covid-19? Ini Penjelasannya

Solopos.com, BANDUNG -- Orang yang telah melakukan vaksinasi masih berpotensi tertular Covid-19. Sebagai informasi, vaksinasi merupakan metode meningkatkan kekebalan...

17 Kelompok yang Tidak Bisa Terima Vaksin Covid-19 Sinovac

Solopos.com, SOLO – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah dimulai pada 13 Januari 2021. Presiden Joko Widodo menjadi orang...

Cegah Klaster Keluarga, Tetap 3M di Rumah!

Solopos.com, SOLO — Klaster penularan virus corona meningkat seusai libur panjang Hari Natal dan Tahun Baru. Jaringan Informasi Bisnis...

Tak Ditangkap Polisi, Raffi Ahmad dan Ahok Trending Topic Twitter

Solopos.com, JAKARTA — Nama Raffi Ahmad dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi perbincangan netizen atau warganet, bahkan menjadi...

Kapan Mulai dan Selesai Isolasi Mandiri Bagi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala?

Solopos.com, SOLO--Karantina dan isolasi mandiri dalam penanganan pandemi Covid-19 penting untuk mencegah persebaran penyakit. Isolasi mandiri dianjurkan bagi pasien...

Ingat! Jika Sudah Sembuh dari Covid, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Solopos.com, SOLO -- Jika pasien sudah sembuh dari Covid -19, mereka harus tetap untuk menegakkan protokol kesehatan secara disiplin....

Pandemi Covid-19, Ini Kiat Berobat Aman di Rumah Sakit

Solopos.com, JAKARTA — Pandemi virus corona jenis baru belum berakhir dan memicu kekhawatiran pasien yang tidak terinfeksi Covid-19. Bahkan...

Covid-19 Gejala Ringan, Begini Tips Tetap Aman Isolasi Mandiri di Rumah

Solopos.com, SOLO--Hampir 2.000 orang menjalani isolasi mandiri setelah terkonfirmasi positif Covid-19 per 2 Januari 2020. Mereka umumnya memiliki gejala...

Ingin Jual Properti di Masa Pandemi, Perhatikan Tips Berikut Ini

Solopos.com, SOLO-- Pandemi Covid-19 merubah kehidupan dengan sangat cepat. Bahkan, hampir seluruh industri harus mengikuti perubahan tersebut, tak terkecuali...

Cegah Penularan Covid-19, Begini Siasat Hadapi Libur Panjang

Solopos.com, SOLO--Libur panjang akhir tahun ini perlu disikapi serius guna mencegah peningkatan penularan Covid-19. Satgas Penanganan Covid-19 mengerahkan duta...