Timnas Italia (Reuters/Ciro De Luca)

Solopos.com, PALERMOTimnas Italia rasa Tim Samba. Ungkapan itu dilontarkan Jorginho seusai membawa timnya membabat Armenia dengan skor 9-1 dalam laga pamungkas Kualifikasi Piala Eropa 2022 Grup J di Renzo Barbera, Selasa (19/11/2019) dini hari WIB.

Bermain tanpa beban dan “bersenang-senang” di lapangan hijau, Gli Azzurri justru hampir saja menyamai rekor kemenangan terbesar mereka saat menggasak Amerika Serikat 9-0 di Olimpiade 1948. “Mungkin ada sedikit rasa Brasil di Italia kali ini,” ujar Jorginho seperti dilansir Football Italia, Selasa.

Meski telah memastikan diri lolos ke putaran final Piala Eropa 2020, Italia tetap tampil dengan pendekatan all out attack. Tujuh pemain berbeda bergiliran “berpesta” dengan menjebol gawang tim tamu.

Kemenangan atas Armenia pun sukses membawa Gli Azzzurri melalui Kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan sempurna yakni 10 kemenangan dari 10 laga. Tak hanya itu, gelontoran sembilan gol ke gawang Armenia membuat Italia menjadi tim dengan selisih gol terbaik di kualifikasi yakni +33. Angka itu melampaui torehan Belgia (+32) dan Inggris (+27).

“Kami bisa saja tanpa ambisi [di laga melawan Armenia]. Namun dengan respek kami pada lawan, kami tetap menikmati sepak bola kami dan menghibur semua yang hadir di stadion,” tutur Jorginho.

Performa menggila Italia di kualifikasi tentu menjadi alarm peringatan bagi para pesaing di Piala Eropa 2020 seperti Jerman, Inggris, Prancis maupun juara bertahan Portugal. Gli Azzurri saat ini memiliki pemain muda macam Nicolo Zaniolo (20), Nicolo Barella (22), Federico Chiesa (22), hingga Sandro Tonali (19) yang terbukti memberi dimensi tersendiri bagi permainan tim.

Penampilan Italia kian moncer karena masih ditopang para pemain berpengalaman macam Leonardo Bonucci, Ciro Immobile, dan Jorginho. Namun Pelatih Italia, Roberto Mancini, memilih merendah dengan pencapaian tim di kualifikasi.

“Saya tidak tahu apakah mereka [rival] akan khawatir atau tidak. Mungkin mereka tidak takut, tapi jika bisa mereka akan mencari lawan selain Italia,” ujar Mancini.

Sang pelatih menilai tim seperti Prancis, Spanyol, Belgia dan Inggris memiliki kesempatan besar memenangi Piala Eropa 2020 yang digelar Juni-Juli. Namun eks Pelatih Inter Milan itu menegaskan Italia memiliki sejarah hebat sehingga tak layak inferior dengan tim pesaing.

“Mari kita lihat apa yang akan terjadi di Piala Eropa 2020. Kami punya waktu enam bulan untuk mempersiapkan diri. Jika kami bisa terus tampil seperti ini, pasti akan luar biasa,” imbuh Mancini.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten