1 Pasien Sembuh, Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Solo Tinggal 3 Orang
Ilustrasi pengujian vaksin virus corona. (Freepik)

Solopos.com, SOLO -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo mengumumkan satu pasien sembuh sehingga jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Solo tinggal tiga orang.

Total jumlah pasien positif Covid-10 yang sembuh hingga Sabtu (23/5/2020) mencapai 22 orang. Pasien sembuh itu adalah perempuan asal Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres.

Dia merupakan pasien ke-26 yang dinyatakan positif pada Jumat (8/5/2020). Kesembuhan perempuan yang tertular dari suaminya itu menyisakan tiga pasien lain yang seluruhnya dari Klaster Joyotakan.

Hasil Rapid Test Covid-19 di Pasar Dibal Boyolali: 135 Dites Hanya 1 Orang yang Reaktif

Mereka adalah kakek dan dua cucunya yang menjadi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 ke-25, 28, dan 29 di Kota Solo. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, saat dihubungi Solopos.com, Sabtu.

“Semoga tidak ada tambahan lagi. Kami tinggal menunggu hasil uji swab secara polymerase chain reaction [PCR] dari pasar dan pusat perbelanjaan yang hasilnya reaktif. Selain itu juga dari Klaster Joyotakan,” kata dia.

Kendati jumlah pasien terkonfirmasi positif tidak bertambah, dia meminta masyarakat mematuhi anjuran Kementerian Agama untuk salat Idulfitri di rumah bersama keluarga inti.

Mau Lebaran, Boyolali Malah Tambah 2 Kasus Baru Positif Corona

Halal bihalal pada momen Lebaran secara tatap muka juga ditiadakan dan menggantinya lewat daring atau video teleconference. Hal itu supaya tidak ada lagi tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Solo.

Ahyani mengaku sudah mendapat laporan sejumlah masjid akan nekat menggelar salat Idulfitri pada Minggu (24/5/2020) pagi.

Protokol Kesehatan

Mereka beralasan akan menerapkan protokol kesehatan pencegahan persebaran virus SARS CoV-2 dengan menyiapkan tempat cuci tangan dan sabun, pembatasan jarak, dan tidak bersalaman langsung.

Balas PSBB, Polres Sragen Bakal Halau Kendaraan Berpelat Jatim Masuk Jateng

“Ya, sudah dapat laporan ada beberapa masjid yang menggelar [Salat Id]. Sebenarnya bukan soal tempatnya, tapi timbulnya kerumunan. Potensi menularkan ada di kerumunan itu. Masyarakat harap menjaga agar tidak muncul penularan lagi,” jelas Ahyani.

Selain terdapat penambahan kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang sembuh, angka kesembuhan pasien dalam pengawasan atau PDP di Solo juga bertambah.

Lagi! ABK Indonesia di Kapal China Terlantar dan Meninggal Dunia

Jumlah PDP yang menjalani rawat inap tinggal 15 orang. “PDP sembuh naik jadi 149, dari sebelumnya 135. Total PDP kumulatif sampai Sabtu ada 191 orang dengan 27 orang meninggal dunia,” ungkapnya.

Kumulatif orang dalam pemantauan (ODP) jumlahnya 578 orang, di mana 550 orang di antaranya sudah selesai dipantau.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho