Tutup Iklan

1 Pasien Covid-19 Klaster Masjid Paulan Karanganyar Meninggal

Satu pasien positif Covid-19 dari klaster masjid di Paulan, Colomadu, Karanganyar, meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.

 Petugas menyemprot wilayah Desa Paulan, Colomadu, Karanganyar, yang menjadi lokasi persebaran Covid-19 klaster masjid Minggu (13/6/2021). (Istimewa/Pemerintah Kecamatan Colomadu)

SOLOPOS.COM - Petugas menyemprot wilayah Desa Paulan, Colomadu, Karanganyar, yang menjadi lokasi persebaran Covid-19 klaster masjid Minggu (13/6/2021). (Istimewa/Pemerintah Kecamatan Colomadu)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Satu pasien positif Covid-19 dari klaster masjid di Paulan, Colomadu, Karanganyar, meninggal dunia pada Minggu (13/6/2021). Pasien tersebut diperkirakan memiliki penyakit penyerta atau komorbid dan sudah berusia lanjut.

Informasi terkait meninggalnya salah satu pasien Covid-19 klaster masjid itu diungkapkan Kasi Kesejahteraan Sosial Colomadu, Dwi Adi Susilo, kepada Solopos.com, Minggu pukul 16.40 WIB.

Baca Juga: Waduh! Hampir 100 Orang Positif Covid-19 Dari Klaster Masjid Di Paulan Karanganyar

Ia mengatakan sebelum meninggal dunia, pasien tersebut diketahui menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Panti Waluyo, Solo. Pasien tersebut berinisial SN, 66, warga Paulan Timur, Paulan, Colomadu, Karanganyar.

“Kami baru mendapatkan kabarnya, ini ada yang meninggal satu orang, bagian dari klaster masjid di Paulan. Rencananya nanti akan langsung dimakamkan dengan protokol kesehatan oleh tim pemulasaran langsung,” jelas dia kepada Espos Minggu sore.

Baca Juga: Lubang Bekas Galian Proyek Masaran Sragen Picu Kecelakaan, 1 Keluarga Terperosok Hingga Luka-Luka

Sementara itu, Kepala Puskesmas Colomadu I, Tri Sulistyowati, mengatakan belum menerima laporan terkait kondisi terakhir kesehatan pasien tersebut sebelum meninggal.

Namun, menurutnya, apabila pasien diharuskan dirawat di rumah sakit, kemungkinan besar, pasien tersebut memiliki riwayat penyakit bawaan atau komorbid.

Baca Juga: Kecelakaan BST Dekat Flyover Purwosari Solo, Operator: Kelalaian Pengendara Motor

“Apakah memiliki penyakit bawaan, saya belum menerima informasinya secara detail. Tapi kemungkinan ada karena diharuskan dirawat di rumah sakit. Ini masih persiapan untuk proses pemakaman,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan data hingga Minggu (13/6/2021) atau sebelum ada kabar satu pasien meninggal, jumlah warga positif Covid-19 dari klaster masjid di Paulan, Colomadu, Karanganyar, mencapai 94 orang.

Baca Juga: Naik 2 Kali Lipat, Warga Positif Covid-19 Sukoharjo Tambah 56 Orang Sehari

Tracing klaster masjid ini kali pertama dilakukan pada Kamis (3/6/2021) dan diteruskan hingga Jumat (11/6/2021). Dari 94 orang yang terpapar Covid-19 itu, sebanyak 10 orang dirawat di rumah sakit dan sisanya menjalani isolasi mandiri

Berita Terkait

Berita Terkini

Setelah Pasar Janglot, Giliran 2 Rumah Depan Pasar Galeh Terbakar

Penyebab kebakaran itu belum diketahui secara pasti tetapi satu dari dua unit bangunan rumah rumah itu di Desa Galeh itu ludes dengan kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kecil-Kecil, Magot Mampu Reduksi 6 Ton Sampah di Makamhaji Kartasura

DLH Sukoharjo mengajak pemerintah desa/kelurahan membudidayakan magot untuk mengurangi volume sampah yang diproduksi masyarakat.

Kebun Warga untuk Pengembangan Ekonomi dan Bantu Cegah Stunting

Warga RW 011 Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, mengelola kebun sayuran di lahan bekas relokasi bantaran Sungai Bengawan Solo. Keberadaan kebun itu membantu mereka yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19 sekaligus mendukung program kesehatan pencegahan stunting.

Pengumuman! SIPA Hybrid Festival 2021 Pindah Lokasi ke TSTJ Solo

Lokasi penyelenggaraan Solo International Performing Art atau SIPA Hybrid Festival 2021 dipindah dari Mangkunegaran ke TSTJ.

Pemadaman Listrik Solo, Karanganyar, Klaten, Selasa (28/9/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Solo, Karanganyar dan Klaten hari ini, Selasa (28/9/2021) yang berlangsung selama tiga, empat dan lima jam.

8 Fakta Terbongkarnya Praktik Prostitusi Gay di Indekos Nusukan Solo

Terbongkarnya praktik prostitusi kaum gay di salah satu rumah indekos wilayah Nusukan, Banjarsari, Solo, mengungkap sejumlah fakta.

Pendampingan Kelompok Rentan HIV/AIDS di Sragen Terhambat PPKM

KPA Sragen mengkoordinasi Dinas Kesehatan dan rumah sakit (RS) untuk mengobati pasien positif HIV/AIDS.

Pelaku Prostitusi Gay Terciduk di Indekos Solo, Sekamar Dipakai Berlima

Para terduga pelaku prostitusi gay di indekos wilayah Nusukan, Solo, menempati dua kamar di mana salah satunya dipakai berlima.

Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Wonogiri Batal Dihentikan, Ini Alasannya

Mahasiswa berprestasi penerima beasiswa secara terorganisasi terlibat langsung dalam program yang dijalankan organisasi perangkat daerah (OPD) maupun pemerintah desa.

Gibran Ungkap Alasan di Balik Tes Antigen Guru-Murid SDN Laweyan Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan alasan di balik tes antigen mendadak dan acak di SDN Laweyan No 54 Solo.

PTM di SMKN 3 Klaten Tak Terapkan Sistem Sif Pagi-Siang

Sistem pergantian siswa yang mengikuti PTM dilakukan pergantian setiap hari untuk mempermudah proses sterilisasi ruang kelas.

Ini Sederet Keunggulan Colomadu Calon Solo Baru-nya Karanganyar

Ada banyak pertimbangan melatarbelangi rencana menjadikan Colomadu sebagi pusat bisnis, terutama berkaitan dengan akses, fasilitas penunjang, dan sarana transportasi.

Jelang Pengeringan Colo Barat, Petani Selogiri Tak Khawatir

Sebagian besar tanaman padi berpeluang besar tetap bisa panen walaupun tak mendapat irigasi ketika nanti saluran irigasi kering.

Cerita Unik Pasar Janglot Sragen: Sempat Beberapa Kali Pindah Lokasi

Ada 66 kios dan los Pasar Janglot Sragen yang terbakar pada Sabtu-Minggu lalu, perinciannya tujuh kios dan 59 los.

Prostitusi Gay di Nusukan Solo 5 Tahun Baru Terbongkar, Ini Alasannya

Polda Jateng berhasil membongkar praktik prostitusi gay di kawasan Nusukan, Banjarsari, Solo, yang sudah lima tahun berjalan.

PHRI Boyolali Minta Hotel dan Restoran Bersertifikat CHSE, Apa itu?  

PHRI Boyolali berharap semua hotel dan restoran di Boyolali memiliki sertifikat CHSE agar mendapat kepercayaan lebih dari masyarakat bahwa penerapan protokol kesehatan fasilitas pariwisata di Boyolali tersertifikasi.