Tutup Iklan
Satu kios di Pasar Sunggingan, Boyolali, terbakar, Selasa (27/8/2019) malam. (Istimewa)

Solopos.com, BOYOLALI -- Satu unit kios di kawasan Pasar Sunggingan, Boyolali, Jawa Tengah, ludes -boyolali-nyalakan-tungku-untuk-hangatkan-ternak-malah-bakar-bangunan" title="Nyalakan Tungku untuk Hangatkan Ternak Malah Bakar Bangunan">terbakar, Selasa (27/8/2019) malam. Kios berukuran sekitar 4 meterx4 meter tersebut diketahui milik seorang pedagang bernama Atek.

Kios yang terletak di sisi selatan Pasar Sunggingan itu terbakar diduga karena hubungan arus pendek listrik atau korsleting di dalam bangunan kios. Informasi yang dihimpun solopos.com, Rabu (28/8/2019), api mulai terlihat Selasa malam sekitar pukul 23.15 WIB.

Api cepat membesar karena di dalam ruko terdapat banyak barang yang -di-lahan-kosong-barat-semar-resto-boyolali-merembet-ke-rumah" title="Kebakaran di Lahan Kosong Barat Semar Resto Boyolali Merembet ke Rumah">mudah terbakar seperti plastik dan kain. Atek merupakan pedagang sembako seperti gula, teh, dan sabun. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah karena barang-barang dagangan ludes. 

Api kali pertama diketahui oleh salah satu warga yang bernama Cholisa. Dia melihat kepulan asap hitam membubung tinggi dari salah satu kios di Pasar Sunggingan. Warga langsung melaporkan kejadian itu ke pemerintah desa setempat dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Boyolali.

“Hampir seluruh kios ludes terbakar. Kobaran api -boyolali-juara-firefighter-combat-singkirkan-33-peserta-se-jawa" title="Damkar Boyolali Juara Firefighter Combat, Singkirkan 33 Peserta se-Jawa">kian membesar dan meludeskan sebagian sembako,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran Satpol PP Boyolali, Dono Rumekso, Rabu.

Tiga mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api. Proses pemadaman api berlangsung hampir dua jam. Petugas pemadam kebakaran berupaya melokalisasi kobaran api agar tak menjalar ke kios lain.

“Dugaan awal kobaran api berasal dari arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu. Namun, kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp200 juta,” kata Dono Rumekso.

Saat ini, Tim Satpol PP masih berada di lokasi kejadian.

”Kita masih cek lokasi, untuk mengetahui kondisi kios Bapak Atek di Pasar Sunggingan,” ujarnya.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten