1 Jam, Bupati Jekek Bicara Rentenir hingga Kemiskinan di Wonogiri

Selama lebih kurang satu jam, Bupati Wonogiri, Joko Sutopo atau akrab disapa Jekek berbicara banyak soal upaya pengentasan rentenir, kaum boro, hingga pengentasan kemiskinan.

 Bupati Wonogiri, Joko Sutopo (kiri), berdiskusi bersama Suwarmin, Direktur Bisnis dan Konten  Solopos Media Group (SMG) saat acara Wedangan Mas Warmin di Wedangan Sopo Ngiro, Kabupaten Wonogiri, Selasa (17/5/2022). (Solopos.com/Luthfi Shobri Marzuqi)

SOLOPOS.COM - Bupati Wonogiri, Joko Sutopo (kiri), berdiskusi bersama Suwarmin, Direktur Bisnis dan Konten Solopos Media Group (SMG) saat acara Wedangan Mas Warmin di Wedangan Sopo Ngiro, Kabupaten Wonogiri, Selasa (17/5/2022). (Solopos.com/Luthfi Shobri Marzuqi)

Solopos.com, WONOGIRIBupati Wonogiri, Joko Sutopo atau akrab disapa Jekek berbicara banyak soal upaya pengentasan rentenir di wilayahnya. Orang nomor satu di Pemkab Wonogiri itu juga bicara tentang mudiknya perantau (kaum boro) pada momen Lebaran 2022 hingga program pengentasan penduduk miskin.

Topik tersebut diobrolkan santai saat acara Wedangan Mas Warmin di Wedangan Sopo Ngiro, Kabupaten Wonogiri, Selasa (17/5/2022). Pembicaraan itu dipantik Suwarmin, pembawa acara. Talkshow selama lebih kurang 1 jam itu digelar dalam rangka Hari Jadi ke-281 Kabupaten Wonogiri.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Mas Warmin, begitu ia akrab disapa, meminta tanggapan Bupati atas upaya BPR BKK Wonogiri dalam mengatasi masalah merebaknya rentenir di Wonogiri melalui kredit Mentari. Menurut Direktur Bisnis dan Konten Solopos Media Grup (SMG) itu, ada fenomena menarik terkait Mentari, terutama selama dua tahun belakangan ini.

“Selama dua tahun pandemi Covid-19 masyarakat memilih menghabiskan tabungan. Tapi selama dua tahun itu [2020-2021] jumlah nasabah BPR BKK Wonogiri malah naik, agak anomali,” ucap Mas Warmin.

Bupati yang akrab disapa Jekek tersebut menyampaikan jumlah nasabah bertambah karena banyak warga yang menjadi korban jeratan rentenir mengakses kredit Mentari. Bunga kredit di rentenir tinggi sehingga memberatkan.

Baca Juga: Waduh! Penduduk Miskin di Wonogiri Bertambah, Ini Kata Bupati Jekek…

Di sisi lain, bunga kredit Mentari jauh lebih rendah daripada bunga yang diberlakukan rentenir. Oleh karena itu, kredit Mentari diminati masyarakat. Terlebih BPR BKK Wonogiri merupakan lembaga keuangan resmi.

“Masalah rentenir itu susah membuktikannya karena yang butuh dan meminjami uang sudah memiliki kesepakatan. Pemkab Wonogiri di bagian ini tidak ada kerugian sebenarnya,” kata Bupati.

Kaum Boro

Dia lalu menyoroti fenomena kaum boro atau perantau yang pada momentum Lebaran 2022 lalu mudik. Dia meyakini perputaran uang besar. Walaupun pembicaraan mengenai kontribusi perputaran uang itu belum dihitung dan dirinci.

Baca Juga: Khidmat, Upacara HUT ke-281 Kabupaten Wonogiri Libatkan Nelayan WGM

“Jika dilihat alur kepadatan jalannya luar biasa, kami optimistis. Tapi kalau dari RPJMD [Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah], 30% kontribusinya dari petani,” imbuhnya.

Bupati juga mengaitkannya dengan pengentasan penduduk miskin yang harus segera diselesaikan. Saat disinggung Mas Warmin soal target Pemkab akan mendorong pariwisata ke arah mana, Bupati akan membangun interkoneksi antarwisata.

“Destinasi wisata harus jadi satu kerangka agar dapat direvitalisasi. Pihak swasta, BUM Desa [Badan Usaha Milik Desa], dan Pemkab yang semua mengelola wisatanya masing-masing akan diundang. Akan dibahas kebijakan untuk kemudahan perizinan,” ucap Bupati.

Baca Juga: Perayaan Hari Jadi Kabupaten Wonogiri Berlangsung Sederhana, Kenapa?

Kolaborasi

Dia menyebut kolaborasi antarpihak adalah poin penting untuk mendorong kemajuan. Kolaborasi itu tak hanya pada bidang pariwisata, tetapi juga terkait program-program lain yang satu sama lain saling terkoneksi.

“Seperti pada pertumbuhan ekonomi yang saat ini harus diimprovisasikan agar jadi pendobrak untuk memberi daya dorong. Kami akan menggandeng UMKM agar kita menjadi satu kesatuan, baik itu pelaku UMKM dan kuliner. Selain itu, program-program lain juga dapat dilaksanakan berkelanjutan, seperti pengentasan kekeringan dan pendidikan. Itu berkelanjutan karena itu program mandataris,” kata Bupati.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Generasi Z Indonesia Paling Stres

+ PLUS Generasi Z Indonesia Paling Stres

Generasi Z di Indonesia menjadi generasi yang mudah cemas dan mudah mendapat tekanan batin atau stres. Tingkat kecemasan generasi kelahiran 1997-2012 ini paling tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya.

Berita Terkini

Bengkok Modin Klaten Ditanami Jambu Kristal, Jadi Wisata Petik Buah?

Seorang perangkat desa di Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara, kini memiliki ratusan pohon jambu kristal, awalnya ia hanya belajar dari YouTube.

Boyolali Implementasikan Kurikulum Merdeka Mulai Pekan Depan, Apa Itu?

Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali akan  mengimplementasikan Kurikulum Merdeka (IKM) mulai tahun ajaran 2022/2023.

Keren! SMA hingga Dokter Muda jadi Finalis Duta Wisata Boyolali 2022

Pemkab Boyolali kembali menyelenggarakan pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Boyolali 2022.

Minimal Lulusan SMA, Ini Syarat Isi Jabatan Perangkat Desa di Klaten

Sebanyak 394 jabatan perangkat desa di Klaten dipastikan kosong hingga sekarang.

Sopir Ditemukan Meninggal Dalam Mobil di Halaman Hotel Sunan Solo

Seorang laki-laki yang bekerja sebagai sopir ditemukan meninggal di dalam mobil Toyota Fortuner di halaman Hotel Sunan Solo.

Daftar 10 Kampus di Karanganyar, Cek di Sini!

Inilah daftar 10 kampus perguruan tinggi di Karanganyar.

Ini Kecamatan Terluas di Sragen, Ternyata Lebih Luas dari Kota Solo

Kecamatan terluas di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, ini luasnya hampir dua kali lipat dari luas Kota Solo.

Temuan Benda Ritual di Candi Kethek, Tempat Pembebasan Dosa

Penelitian di Candi Kethek yang berlokasi di lereng Gunung Lawu menemukan sejumlah benda-benda dan alat ritual yang terkait dengan upacara pemujaan, ruwatan, dan pembebasan kutukan serta dosa.

BRT Trans Jateng Rute Solo-Wonogiri: Murah, Aman, & Nyaman

BRT Trans Jateng rute Solo-Wonogiri bakal menjadi sarana transportasi yang murah, mudah, aman, dan nyaman.

Hore! PTM 100 Persen Digelar di Boyolali Mulai Pekan Depan

PTM 100% tersebut akan dimulai pada tahun ajaran 2022/2023 pada seluruh sekolah dari tingkat PAUD hingga SMP.

Rute BRT Trans Jateng Solo-Wonogiri: Keliling 3 Kota Cuma Bayar Rp4.000

Rute BRT Trans Jateng rute Solo-Wonogiri yang bertarif Rp4.000 akan melintasi tiga wilayah sekaligus dengan jarak tempuh 68 menit

Kecamatan Terkecil di Sragen: Paling Padat Dibanding Lainnya

Memiliki dua desa dan enam kelurahan, kecamatan terkecil di Sragen diklaim terpadat di Bumi Sukowati.

Harga Tiket BRT Trans Jateng Solo-Wonogiri Murah, Fasilitas Ciamik

Harga tiket BRT Trans Jateng jurusan Solo-Wonogiri lebih murah dari bus bumel dan dilengkapi fasilitas ciamik.

Begini Kronologi Penemuan Mayat Pria di Sawah di Cangkol Mojolaban

Korban ditemukan di area persawahan di Dukuh Cangkol, Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo. Korban merupakan warga sekitar bernama Mulyosuwito, 73. Berdasarkan keterangan dokter, korban meninggal karena terjatuh dan terjadi pendarahan dalam

Jaga Kewan, Cara Pemkab Boyolali Atasi Wabah PMK

Jaga Kewan merupakan upaya Pemkab Boyolali dalam menangani wabah PMK di Boyolali.

Kecamatan Terkecil di Sragen Ternyata Hanya Punya 2 Desa

Kecamatan terkecil di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, ternyata hanya memiliki dua desa dan enam kelurahan saja.