SOLOPOS.COM - Anggota Polresta dan Kodim 0735/Solo berada di rumah terduga teroris Hari Suratno, di Semanggi, Pasar Kliwon,Minggu (4/2/2018). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)

Sejak penangkapan 1 eks napi terorisme di Solo ditangkap Densus 88, 7 orang lainnya diawasi polisi.

Solopos.com, SOLO — Polsek Pasar Kliwon, Kota Solo, kini mengawasi tujuh orang eks narapidana terorisme (napiter) di wilayah Kecamatan Pasar Kliwon. Pemantauan dilakukan agar eks napiter tersebut tidak kembali lagi ke kelompok lama mereka.

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

Kapolsek Pasar Kliwon AKP Aditia Mulya Ramdhani mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, mengungkapkan ada sekitar delapan eks napiter yang ada di Pasar Kliwon. Mereka bebas seteleh menjalani hukuman di sejumlah Lembaga Pemasyarakatan (LP) di wilayah Jakarta, Jabar, dan Jateng.

“Kami langsung melakukan pengawasan terhadap eks napiter di Pasar Kliwon agar mereka bisa hidup normal dan tidak kembali kepada kelompoknya,” ujar Aditia kepada wartawan di Mapolsek Pasar Kliwon, Jumat (16/2/2018).

Aditia menjelaskan delapan eks napiter yang bebas di Pasar Kliwon tersebut mulai 2014 sampai 2015. Namun, satu eks napiter atas nama Heri Suranto, 50, warga Jl. Banjir Kanal Kampung Mipitan RT 007/ RW 012, Semanggi, Pasar Kliwon, kembali ditangkap Densus 88 Antiteror pada 4 Februari lalu di sekitar rumah.

Sebelumnya, Heri ditangkap Densus 88 pada tahun 2010. Kemudian bebas dari penjara tahun 2015. “Dia [Heri] setelah bebas dari penjara memilih bergabung dengan kelompoknya dulu hingga akhirnya ditangkap Densus 88. Kami tidak ingin eks napiter lainnya seperti itu sehingga diperlukan pengawasan dan pembinaan,” kata dia.

Ia menjelaskan eks napiter ini diajak untuk bergaul dengan masyarakat lainnya. Kesalahan yang pernah mereka lakukan dulu jangan terus diratapi dan jangan menyendiri di dalam rumah.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri dalam menangani eks napiter ini. Polri bersama TNI bekerja sama dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap eks napiter di Pasar Kliwon,” kata dia.

Kanit Reskrim Polsek Pasar Kliwon, Iptu Tarto, menjelaskan di wilayah Pasar Kliwon terkenal dengan kelompok garis kerasnya. Petugas sudah melakukan pemetaan di lokasi basis kelompok garis keras untuk memudahkan dalam melakukan pemantauan.

“Kami bersama Koramil Pasar Kliwon bekerja sama melakukan pengawasan agar mereka tidak lagi melakukan teror,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya