1.681 Ibu Hamil di Kendal Sudah Ikut Vaksinasi Covid-19

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, Wynee Frederica meminta ibu hamil yang ada di wilayahnya untuk tidak takut vaksinasi.

 Infografis Vaksin Ibu Hamil (Solopos/Whisnupaksa)

SOLOPOS.COM - Infografis Vaksin Ibu Hamil (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, KENDAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal terus menggencar program vaksinasi bagi ibu hamil. Hingga saat ini, dari 4.334 ibu hamil yang ada di Kendal, sekitar 38,79% di antaranya, atau sekitar 1.681 ibu hamil telah mendapat suntikan vaksin Covid-19.

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kendal, Wynee Frederica atau yang akrab dicapa Caca, meminta ibu hamil yang ada di wilayahnya untuk tidak takut disuntik vaksin.

Baca juga: Sudah Punya 20, Kota Semarang Bakal Ketambahan 4 Rumah Sakit Anyar, Mana Saja?

Menurut perempuan yang juga berprofesi sebagai artis itu, vaksinasi merupakan cara yang ampuh bagi ibu hamil agar terlindungi dari kesakitan dan kematian akibat Covid-19.

“Pesan saya kepada para ibu hamil di Kabupaten Kendal, jangan takut divaksin. Insyaallah vaksinasi aman dan halal,” ujar Caca Frederica dikutip dari laman Internet resmi Pemprov Jateng, Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Innalillahi, 99 Anak Salatiga Kehilangan Orang Tua Gegara Covid-19

Senada disampaikan Bupati Kendal, Dico M. Ganinduto, yang menyatakan vaksin bagi ibu hamil amman dan halal. Selain itu, vaksin juga berguna menjaga kesehatan dan meningkatkan imun bagi ibu hamil dan anak yang ada di dalam kandungan.

“Ini merupakan upaya ikhtiar kita bersama untuk mencegah dan memutuskan rantai penularan Covid-19 bagi ibu hamil,” jelasnya.

Baca juga: 118,36 Juta Dosis Telah Disuntikkan, Pemerintah Terus Upayakan Akselerasi Vaksinasi

Dikutip dari situs web corona.kendalkab.go.id, hingga saat ini total kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal mencapai 16.285 kasus. Dari kasus sebanyak itu, 15.289 orang berhasil disembuhkan, 79 orang masih dirawat, dan 900 orang mengalami kematian. Dari 900 kasus kematian itu, 16 di antaranya merupakan kasus ibu hamil.

“Maka dari itu, saya menekankan perlunya upaya bersama seluruh pihak terkait percepatan dan prioritas vaksinasi untuk ibu hamil. Mengingat kondisi mereka [ibu hamil] yang rentan terpapar Covid-19,” ujar Bupati Kendal.

 

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Beredar Video Tol Batang-Semarang Akan Ditutup Total, Ini Faktanya

PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) memberikan klarifikasi terkait beredar video yang menyebutkan Tol Batang-Semarang akan ditutup pada 25 Oktober hingga 4 November.

Ratusan Ribu Batang Rokok Disita Bea Cukai Kudus

Sebanyak 358.560 batang rokok ilegal disita Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah.

Tak Kuat Tanjakan, Truk Kontainer Sebabkan Kecelakaan di Tol Semarang

Kecelakaan melibatkan truk kontainer dengan empat mobil terjadi di Tol Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Petani Di Grobogan Tewas Tersetrum Jebakan Tikus di Sawah

Warijo, 56, warga Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Grobogan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik jebakan tikus di sawahnya.

109 Objek Wisata Banyumas Buka Lagi, Pemerintah Wajibkan Ini

Sebanyak 109 objek wisata di Kabupaten Banyumas mulai buka kembali di tengah PPKM level dua, tetapi wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi.

Mantap! Seniman Soloraya Dominasi Bhayangkara Mural Festival

Polda Jateng menggelar Bhayangkara Mural Festival 2021, di mana urutan 11 terbaik didominasi seniman dari wilayah Soloraya.

Tak Hanya di Salatiga, Gempa Juga Guncang Semarang & Temanggung

Gempa bumi di daratan atau gempa darat tidak hanya terjadi di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), tapi juga di wilayah Kabupaten Semarang dan Temanggung.

Waduh! Solar Kian Langka, Nelayan di Rembang Enggan Melaut

Nelayan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng) harus menghentikan aktivitas melaut menyusul solar langka.

Menikmati Night View Purwokerto dari Puncak Agaran, Syahdu...

Bukit Agaran ini berada di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanten, atau sekitar 15 km dari Purwokerto menuju arah utara.

Jangan Panik! Rentetan Gempa Salatiga Tak Berpengaruh ke Merapi

BPPTKG menyebutkan rentetan 15 kali gempa bumi yang terjadi di Salatiga dan Ambarawa tak berpengaruh pada aktivitas Gunung Merapi.

Rentetan 15 Kali Gempa Terjadi di Salatiga & Ambarawa, Ini Kata BMKG

Sejak Sabtu (23/10/2021) dini hari hingga siang pukul 14.00 WIB, rentetan 15 kali gempa bumi terjadi di wilayah Kota Salatiga dan Ambarawa.

Salatiga & Ambarawa Diguncang Gempa, Netizen: Setiap 15 Menit Gempa

Rentetan gempa bumi yang terjadi di Salatiga, Ambarawa, dan sekitarnya membuat warganet panik.

Salatiga-Ambarawa Diguncang Gempa, BMKG: Dangkal, Warga Tak Perlu Panik

BKMG menyebut gempa yang terjadi di Kota Salatiga dan Ambarawa merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal Merapi-Merbabu.

Istimewanya Lentog Tanjung, Perpaduan Opor dan Semur yang Nikmat

Lentog tanjung merupakan hidangan lontong dicampur dengan sayur lodeh tahu dan gori atau nangka muda.

2 Gempa Susulan Kembali Goyang Ambarawa

Gempa susulan pada 09.34 WIB berkekuatan Magnitudo 3.0 dan gempa kedua pada pukul 09.51 WIB berkekuatan Magnitudo 3.3.

Dipicu Sesar Aktif, Inilah Rentetan 8 Kali Gempa Salatiga-Ambarawa

Dampak gempa berupa guncangan dirasakan di Ambarawa, Salatiga, Banyubiru, dan Bawen dalam skala intensitas II MMI dimana benda-benda ringan yang digantung bergoyang.