1.500 Peserta Meriahkan Gowes Wonogiri, Doorprize Sepeda jadi Incaran

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menggelar fun bike  bertajuk Gowes Nyawiji yang diikuti sedikitnya 1.500 peserta dari berbagai daerah di Wonogiri, Sabtu (13/8/2022) pagi.

 
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo (tengah), memimpin kegiatan fun bike bertajuk Gowes Nyawiji dari MPP hingga Alun-alun Giri Krida Bakti, Sabtu (13/8/2022). Sedikitnya 1.500 peserta mengikuti kegiatan yang merupakan bagian dari Festival Agustus Merdeka ini. (Istimewa/Humas Pemkab Wonogiri).

SOLOPOS.COM - Bupati Wonogiri, Joko Sutopo (tengah), memimpin kegiatan fun bike bertajuk Gowes Nyawiji dari MPP hingga Alun-alun Giri Krida Bakti, Sabtu (13/8/2022). Sedikitnya 1.500 peserta mengikuti kegiatan yang merupakan bagian dari Festival Agustus Merdeka ini. (Istimewa/Humas Pemkab Wonogiri).

Solopos.com, WONOGIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menggelar fun bike  bertajuk Gowes Nyawiji yang diikuti sedikitnya 1.500 peserta dari berbagai daerah di Wonogiri, Sabtu (13/8/2022) pagi.

Gowes tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Festival Agustus Merdeka 77 yang diadakan Pemkab Wonogiri.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Pantuan Solopos.com pagi itu, gowes dimulai persis setelah peresmian pembangunan mal pelayanan publik (MPP) Wonogiri sekitar pukul 06.00 WIB.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, berada paling depan sekaligus menjadi pemimpin rombongan pesepeda dengan dikawal dua polisi yang mengendarai dua motor. Gowes berakhir di Alun-alun Giri Krida Bakti sekitar pukul 07.30 WIB.

Para peserta berkumpul di alun-alaun dan dilanjutkan bagi-bagi doorprize. Ada beberapa barang yang menjadi hadiah doorprize seperti sepeda, kompor, kipas angin, dan kulkas.

Baca juga: Bupati Jekek Wonogiri akan Gowes Akhir Pekan Ini, di Sini Startnya?

Pengundian doorprize diselingi dengan hiburan musik yang diisi oleh grup musik dari sponsor acara. Para peserta pun sangat antusias dan ceria tidak menampakkan lelah meski baru saja bersepeda sejauh 13 km.

Sementara di belakang, rombongan pesepeda mengular sepanjang lebih kurang tiga km. Mereka datang dari berbagai kecamatan di Wonogiri. Banyak dari mereka datang rombongan dari beberapa kecamatan.

Tampak pula beberapa pejabat organisasi perangkat daerah yang mendampingi Bupati Jekek, sapaan akrab Joko Sutopo.

Di sela-sela perjalanan, Bupati Jekek tak sungkan menghampiri warga yang berdiri di tepi-tepi jalan. Tak jarang mereka mengajak orang nomor satu di Wonogiri itu berswafoto. Jekek pun dengan sedia melayaninya.

Jekek pun kerap melambai-lambaikan tangan kepada warga yang berada di depan rumah mereka. Mereka tampak mesra.

Baca juga: Meriahkan Tour de France 2022, Komunitas Sepeda Gowes dan Nonbar Bareng

“Ini merupakan upaya kami untuk membangun optimisme publik di era baru pandemi covid-19. Seperti slogan kami, yaitu pulih lebih cepat bangkit lebih kuat,” kata Jekek.

“Kami ingin masyarakat kembali bangkit. Ekonomi kembali menggeliat, tumbuh. Sehingga masyarakat kami bisa maju, mandiri, dan sejahtera,” kata Bupati Wonogiri, Jekek ketika berbincang kepada Solopos.com di sela-sela istirahat gowes di Desa Pokoh Kidul.

Jekek menjelaskan titik mulai gowes sengaja ditempatkan di depan MPP yang sedang mulai dibangun. Selain mengumumkan kepada warga Wonogiri bahwa mereka akan memiliki MPP dalam waktu dekat, juga sebagai simbol kebangkitan Kabupaten Wonogiri.

Pemkab ingin menunjukan, meski di tengah-tengah situasi Covid-19, Kabupaten Wonogiri masih mampu membangun infrastruktur untuk kepentingan publik.

Pulih lebih cepat bangkit lebih kuat  harus dimaknai sebagai sebuah komitmen kami untuk mewujudkan cita-cita bangsa ini. Hal ini juga sebagai ikhtiar kamu untuk memberikan layanan yang terbuka, transparan, dan memberikan aspek kemanfaatan bagi seluruh warga Wonogiri,” ujar dia.

Baca juga: Untaian Doa Warganet untuk Kesembuhan Gubernur Ganjar Pranowo

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Haryanto, menuturkan jumlah peserta gowes tidak kurang dari 1.500 orang. Mereka datang dari berbagai daerah di Wonogiri untuk memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan ke-77 Indonesia.

Gowes menempuh jarak 13 km dimulai dari MPP  melewati pintu air Waduk Gajah Mungkur, Desa Pokoh Kidul, Bulusulur, dan Wonoboyo sampai di Alun-alun Giri Krida Bakti.

“Kegiatan ini murni rangkaian dari kegiatan peringatan HUT kemerdekaan Indonesia. Walaupun masih pandemi, tapi kita mencoba untuk memulai membangkitkan kembali masyarakat dengan kegiatan seperti ini sekaligus sebagai hiburan. Sehingga timbul optimisme masyarakat,” kata Haryanto saat dijumpai Solopos.com di Alun-alun Giri Krida Bakti.

Salah seorang peserta dari Selogiri, Marhento, 65, menyampaikan dirinya mengikuti kegiatan gowes karena memang hobi bersepeda. Dia datang bersama tiga temannya bersepeda dari Selogiri. Selain itu, bersepeda membuat tubuhnya menjadi sehat. 

Baca juga: Mantap! Wali Kota Kediri Kayuh Sepeda 45 Km ke Blitar untuk Teken MoU

“Iya ini sekaligus memeriahkan peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia. Dan Alhamdulillah dapat hadiah doorprize satu sepeda. Tapi ini saya masih bingung bagaimana cara bawa ke rumahnya,” ungkap Marhento.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Kreasso 2022 Berlangsung Offline di Hall Tirtonadi Solo, Panitianya Pelajar SMP

      Ajang Kreatif Anak Sekolah Solo atau Kreasso kembali digelar ada 2022 ini secara offline dengan melibatkan siswa-siswi SMP sebagai panitia.

      2 Pekan Penggalian, Pemkab Boyolali Selamatkan Situs Gumuk Watu Serut

      Pemerintah melakukan penggalian atau ekskavasi selama dua pekan pada Situs Gumuk, Watu Serut, di Desa Tlawong Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali.

      Catat Lur! Jalan KH Samanhudi Sukoharjo Ditutup 3-30 Oktober 2022

      Jalan KH Samanhudi Sukoharjo ditutup pada 3-30 Oktober 2022 karena adanya pengecoran jalan sepanjang 100 meter dekat trafict light (TL) Simpang Carikan.

      Cuci Celana di Sungai Nguter Sukoharjo, Warga Sragen Tewas Terseret Arus

      Cuci celana di Sungai Nguter, Sukoharjo, warga Kecamatan Masaran, Sragen, tewas terseret arus sejauh 400 meter, Kamis (29/9/2022).

      Mobil Ditumpangi Anggota DPRD Solo Dirusak di Minahasa, Diduga Ada Provokator

      Ketua Komisi I DPRD Solo Suharsono menyebut ada provokator saat kejadian mobil ditumpangi anggota Komisi I Hartanti dirusak warga di Minahasa, Sulawesi Utara.

      Konsisten Dukung Gerakan Indonesia Inklusif, Aqua Klaten Diganjar Penghargaan

      Komisi Nasional Disabilitas (KND) memberikan anugerah Prakarsa Inklusi kepada PT Tirta Investama, Pabrik Klaten (Aqua Klaten).

      Lahan Terdampak Proyek Underpass Simpang Joglo Solo, Warga: Kami Butuh Waktu

      Warga yang lahannya terdampak proyek pembangunan underpass di Simpang Joglo, Banjarsari, Solo, berharap diberi waktu untuk bersiap pindah sebelum lahan dibebaskan.

      Ketika Pimpinan PKI Gelar Pertemuan Kilat di Prambanan Klaten

      Peristiwa G30S sampai sekarang masih membekas di benak masyarakat Indonesia.

      Dulu sampai Sekarang, Sekaten Ajang Warga Cari Hiburan

      Tradisi Sekaten di Alun-alun Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat merupakan salah satu cara dakwah agama Islam juga sarana hiburan masyarakat dari dulu hingga sekarang.

      Harga Kedelai Naik, Ukuran Tahu dan Tempe di Pasar Boyolali Kian Mengecil

      Kenaikan harga kedelai sebagai imbas kenaikan harga BBM berdampak pada menurunnya penjualan tahu dan tempe di Pasar Boyolali.

      Kunjungan Wisatawan di Klaten Mulai Meningkat, Sudah Capai 15.000 Orang/Bulan

      Destinasi wisata di Klaten disebut-sebut mulai bangkit setelah dua tahun terpukul gara-gara pandemi Covid-19.

      Sakjose Mazzeh! Petani Milenial Klaten Kembangkan Aplikasi Sirojo & Sitampan

      Komunitas Petani Muda Klaten (KPMK) mengembangkan dua aplikasi sekaligus.

      Korban Ledakan Aspol Sukoharjo Luka Bakar 70%, Pemeriksaan Tunggu Pemulihan

      Polres Sukoharjo menunggu proses pemulihan korban ledakan di asrama polisi (aspol) Sukoharjo yang saat ini masih dirawat di Ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD dr Moewardi Solo (RSDM) karena mengalami luka bakar hingga 70%.

      Gawat! Sungai Bagor-Sungai Ujung di Klaten Ternyata dalam Kondisi Kritis

      Kondisi alur Sungai Bagor-Sungai Ujung dari hulu hingga hilir dalam kondisi kritis.

      Cerita Keluarga di Solo Hidup dari Jualan Rica-Rica Gukguk selama 4 Generasi

      Pedagang kuliner anjing atau rica-rica gukguk di Solo kebanyakan sudah berjualan turun-temurun mewarisi dari kakek dan ayah.