1.456 Bayi di Semarang Alami Stunting, Terbanyak di Kecamatan Semarang Utara

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang menyebut kasus bayi stunting terbanyak di wilayahnya berasal dari Kecamatan Semarang Utara.

 Ilustrasi bayi. (Freepik.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi bayi. (Freepik.com)

Solopos.com, SEMARANG — Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang mencatat ada sekitar 1.465 bayi di wilayahnya yang mengalami stunting atau tengkes. Dari ribuan bayi stunting itu terbanyak ada di wilayah Kecamatan Semarang Utara.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) DKK Semarang, Yuli Kurniasih, mengatakan hingga saat ini tercatat ada sekitar 95.447 bayi berusia di bawah lima tahun atau balita di Kota Semarang. Dari puluhan ribu bayi itu, sekitar 1,53 persen atau 1.465 bayi mengalami stunting.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

“Itu [kasus stunting] hingga Agustus 2022. Mengalami penurunan [dari tahun sebelumnya]. Tahun 2020 ada sekitar 3,13 persen [bayi stunting], kemudian tahun 2022 cut off Agustus sekitar 1,53 persen,” ujar Yuli saat dihubungi Solopos.com, Senin (3/9/2022).

Berdasarkan catatan DKK Semarang, kasus stunting terbanyak berada di Kecamatan Semarang Utara dengan 236 kasus. Kemudian, di posisi kedua adalah Kecamatan Banyumanik dengan 127 kasus dan Kecamatan Semarang Barat dengan 123 kasus.

Yuli menyebut penyebab bayi mengalami stunting kebanyakan karena kurangnya pemenuhan gizi. “[Penyebab] pola asuh yang tidak tepat, asupan makanan tidak bergizi atau kurang dari kebutuhan harian dan higienis sanitasi yang tidak baik,” jelasnya.

Baca juga: Cegah Stunting, BKKBN & NFA Ajak Warga Kendal Makan Telur

Menyikapi hal tersebut, sejumlah upaya pun turut dilakukan DKK Semarang untuk menekan angka kasus stunting. Upaya itu mulai dari pendampingan stunting dan keluarga berisiko stunting hingga memaksimalkan kelas ibu hamil dan kelas balita

“Ada juga pendampingan bumil dan Bufas [ibu nifas], pemeriksaan secara rutin anak-anak stunting, peningkatan kapasitas kader pada posyandu dan edukasi gizi,” jelasnya.

Terpisah, Camat Semarang Utara, Margo Hariadi, tak menampik bila di wilayahnya banyak bayi yang mengalami stunting. Bahkan, ia tak menampik jika Kecamatan Utara disebut sebagai daerah dengan kasus stunting tertinggi di Kota Semarang. Ia pun menyebut mayoritas anak yang terkena stunting berada di usia dua tahun ke bawah.

“Faktornya karena kondisi wilayah yang dekat dengan pesisir. Terus sebagian besar masyarakat merupakan kalangan mengah ke bawah. Beberapa anak juga banyak dititipkan oleh pengasuh, karena orang tuanya sibuk bekerja. Sehingga makannya kurang teratur,” kata Margo beberapa waktu lalu.

Baca juga: 540.000 Anak Alami Tengkes, Jateng Giat Kampanye Pencegahan Stunting

Akibat faktor-faktor itu, sembilan kelurahan di Kecamatan Semarang Utara memiliki kasus stunting yang tinggi. Tercatat ada dua kelurahan yang kasus stunting tinggi, yakni Bandarharjo dan Tanjung Mas.

“Sejauh ini total di Semarang Utara ada 211 kasus stunting. Tertinggi di Kelurahan Bandarharjo sebanyak 75, sedangkan Tanjung Emas 87,” beber dia.

Sementara itu, di Kelurahan Bulu Lor ada dua kasus stunting, Dadapsari 16 kasus, Kuningan 23 kasus, Panggung Kidul 5 kasus, dan Purwosari 3 kasus.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      24 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Belajar Kerja Sama Sister City dari Magelang

      Kerja sama antara Kota Magelang dan Kota Tula, Rusia menjadi salah satu bahasan pada Rapat Koordinasi Kerja Sama Daerah dengan Pihak Luar Negeri, yang diselenggarakan di Hotel Aston Inn, Senin (28/11/2022).

      Liburan ke Benteng Portugis Jepara, Bangunan Bersejarah di Tepi Jawa

      Benteng Portugis merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Jepara yang menyajikan perpaduan bangunan bersejarah dengan panorama alam di tepi laut.

      Ada Pemeliharaan, Cek Jadwal Pemadaman Listrik Semarang Hari Ini (29/11/2022)

      Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Semarang, Jawa Tengah, pada hari ini, Selasa, 29 November 2022.

      Perhatian! Ini Cara Urus BLT Tidak Cair di Semarang karena NIK Ganda

      Sejumlah warga Kota Semarang penerima manfaat kesulitan mencairkan bantuan langsung tunai atau BLT karena mengalami NIK ganda.

      3 Orang Sekeluarga di Magelang Diracun, Pelaku Ditangkap

      Polisi telah menangkap terduga pelaku yang melakukan pembunuhan terhadap tiga orang sekeluarga dengan cara memberikan racun.

      Innalillahi, Tabrak Truk, Pelajar Perempuan Kudus Meninggal Dunia

      Seorang pelajar perempuan di Kudus meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan maut menabrak sebuah mobil truk boks.

      Cekcok, Suami di Batang Tembak Istri dengan Airsoft Gun

      Seorang suami di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), tega tembak istri dengan airsoft gun setelah keduanya terlibat pertengkaran.

      Pameran Fotografi di Salatiga, Sajikan Kondisi Rawa Pening Terkini

      Sebuah pameran fotografi yang membahas seputar problematika di Rawa Pening digelar di Salatiga.

      Berakhir, GIIAS Semarang Tarik Minat 30.000 Pengunjung

      GIIAS The Series 2022 di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), ternyata sanggup menarik perhatian 30.000 lebih pengunjung.

      Bus Trans Semarang Ramah Disabilitas Resmi Mengaspal, Begini Tampilannya

      Bus Trans Semarang yang ramah bagi penyandang disabilitas resmi meluncur di Kota Semarang.

      Tetapkan UMP Jateng 2023 Naik 8,01%, KSPI: Ganjar Belum Berpihak ke Buruh

      Serikat buruh yang tergabung dalam KSPI Jateng menilai kenaikan UMP 2023 sebesar 8,01 persen belum mengakomodasi kelompok buruh.

      Diduga Diracun, 3 Orang Sekeluarga di Magelang Meninggal

      Tiga orang dalam satu keluarga di Magelang meninggal dunia setelah dibunuh dengan cara diracun.

      Ganjar Sebut Backingan Tambang Ilegal Gede-Gede, Tapi Tidak Tahu Siapa

      Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, membenarkan adanya peran 'orang besar' sebagai backing tambang ilegal di wilayahnya.

      Ngaku, Bupati Pemalang Terima Uang dari Promosi Jabatan

      Bupati nonaktif Pemalang, Mukti Agung Wibowo, mengaku telah menerima uang setoran dari para pejabat Pemkab Pemalang yang menjadi terdakwa atas kasus suap jual beli jabatan.

      KPK Turun Gunung, Cegah Korupsi dari Desa

      KPK sebut kasus korupsi ada 601 kasus yang melibatkan kepala desa dan perangkat. Sementara 686 tersangka dari kasus tersebut menjadi catatan KPK