1.000 Cup Kopi Dibagikan Gratis di Festival Kopi dan Batik Wonogiri

Ada delapan kecamatan yang memproduksi kopi, yaitu Puhpelem, Bulukerto, Tirtomoyo, Girimarto, Jatipurno, Slogohimo, Jatirogo, dan Karangtengah. 

 Festival kopi dan batik Wonogiri. (Istimewa/IG@humas_Wonogiri)

SOLOPOS.COM - Festival kopi dan batik Wonogiri. (Istimewa/IG@humas_Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri bakal mengadakan Festival Kopi dan Batik Wonogiri di Alun-Alun Giri Krida Bakti, Sabtu-Minggu (1-2/10/2022) mendatang.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Wonogiri, Wahyu Widayati, mengatakan festival tersebut digelar untuk mempromosikan produk kopi dan batik asli Wonogiri.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Pemkab Wonogiri ingin menunjukkan dan memperkenalkan kepada khalayak bahwa Wonogiri memiliki produk kopi dan batik yang kualitasnya tidak kalah dengan daerah lain. 

Festival ini digelar bertepatan dengan Hari Kopi Internasional yang diperingati pada 1 Oktober dan Hari Batik Nasional 2 Oktober. 

“Kalau soal taste, boleh dicoba, kopi Wonogiri tidak kalah dengan kopi dari dari daerah lain. Begitu juga dengan batik. Kualitas batik Wonogiri bisa dibandingkan dengan kualitas batik lain. Kualitasnya [batik Wonogiri] sudah bagus,” kata Wahyu kepada Solopos.com, Rabu (21/9/2022).

Dengan festival ini, Pemkab Wonogiri berharap dapat memberikan semangat para para petani kopi dan perajin batik di Wonogiri untuk lebih meningkatkan produksi dan meluaskan pasar.

Selama lebih kurang dua tahun  pandemi Covid-19, dua sektor usaha itu sempat terpuruk. Produksi batik Wonogiri sempat merosot saat pandemi lantaran pemesanan sedikit. 

Pemkab Wonogiri berupaya membangkitkan kembali usaha batik Wonogiri. Menurutnya, kini sentra batik di Wonogiri tidak hanya di Kecamatan Tirtomoyo, tetapi juga di Kecamatan lain seperti Kismantoro, Selogiri, Wonogiri, Pracimantoro, Ngadirojo, dan Sidoharjo.

Di sektor usaha kopi, petani kopi di Wonogiri belum banyak. Tanaman kopi masih sebagai tanaman sampingan, belum menjadi tanaman utama di lahan atau tegalan.

Padahal kopi asli Wonogiri ini cukup digemari pasar. Sudah banyak kedai-kedai kopi di sekitar Solo dan Yogyakarta yang menggunakan produk kopi Wonogiri.

“Pemkab Wonogiri ingin memberi semangat kepada mereka. Kami ingin para petani kopi itu tidak hanya menanam dalam jangka pendek. Tapi juga jangka panjang. Pemkab mendorong agar mereka tetap bisa eksis. Festival juga sebagai bentuk apresiasi Pemkab Wonogiri kepada petani kopi dan pengrajin batik di Wonogiri,” ujar dia.

Dia menambahkan festival itu akan terdapat stan untuk kedai dan petani kopi, perajin batik, dan makanan khas Wonogiri lain. Festival ini tidak dipungut biaya bagi para pengunjung. Bahkan akan ada pembagian 1.000 cup kopi gratis bagi pengunjung.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Wonogiri, Barito Eko Pujanto, mengatakan saat ini sentra pertanian kopi sudah mulai tersebar di beberapa kecamatan di Wonogiri.

Tercatat ada delapan kecamatan yang memproduksi kopi, yaitu Puhpelem, Bulukerto, Tirtomoyo, Girimarto, Jatipurno, Slogohimo, Jatirogo, dan Karangtengah. 

Mengutip informasi dari akun instagram resmi Bidang Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Wonogiri, @humas_wonogiri, festival itu bertajuk Festival Kopi dan Batik Pesona Wonogiri dalam Secangkir Kopi dan Ragam Batik Wonogiren.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Gas Air Mata Penyebab Asfiksia, Mati Lemas Kurang Oksigen di Tragedi Kanjuruhan

      Gas Air Mata Penyebab Asfiksia, Mati Lemas Kurang Oksigen di Tragedi Kanjuruhan

      Gas air mata hingga mengakibatkan penghirupnya mengalami asfiksia diduga menjadi penyebab utama jatuhnya ratusan korban jiwa pada tragedi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam.

      Berita Terkini

      Berlokasi di Perbatasan Sukoharjo-Karanganyar, Pasar Sedayu Milik Sukoharjo

      Pasar Sedayu terdapat 34 pedagang kios dan 132 pedagang los yang mayoritas menjajakan busana, bahan makanan berupa sayuran, makanan ringan, dan kebutuhan pokok, serta hewan ternak.

      Kepiting Jadi Program Andalan Puskesmas Juwangi Boyolali Tekan Angka Stunting

      Program Kepiting bertujuan memantau dan mengendalikan angka stunting di Kecamatan Juwangi.

      Kabel PT Telkom Senilai Puluhan Juta Rupiah Dicuri, Begini Cara Pelaku Beraksi

      Sindikat pencuri kabel Telkom membawa beragam peralatan seperti linggis, kapak, pasak hingga balok kayu untuk mempermudah mengangkat gulungan kabel.

      HUT Ke-77 TNI, Kodim 0726/Sukoharjo Undang Tukang Becak Makan Bersama

      Dalam rangka memperingati HUT ke-77 TNI, Kodim 0726/Sukoharjo mengundang tukang becak, pemulung, penyapu jalanan, dan petugas kebersihan makan bersama.

      Prakiraan Cuaca Boyolali Hari Ini: Berawan lalu Gerimis saat Sore

      Prakiraan cuaca Boyolali hari ini, Rabu (5/10/2022), diprediksi berawan saat pagi hingga siang kemudian hujan dengan intensitas ringan saat sore.

      Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini: Aman! Berawan Pagi hingga Malam

      Prakiraan cuaca Sukoharjo hari ini, Rabu (5/10/2022) diprediksi berawan sepanjang hari menurut BMKG.

      Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini 5 Oktober 2022, Lebih Bersahabat

      Informasi mengenai prakiraan cuaca Sragen hari ini, Rabu (5/10/2022), bisa Anda baca pada artikel ini.

      Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini 5 Oktober 2022, Dominan Berawan

      Info lengkap prakiraan cuaca Karanganyar hari ini, Rabu (5/10/2022), bisa Anda simak di sini.

      Prakiraan Cuaca Solo Rabu 5 Oktober: Berawan Sepanjang Hari dan Tidak Hujan

      Prakiraan cuaca Kota Solo pada Rabu (5/10/2022) ini menurut prakiraan cuaca dari BMKG akan berawan sepanjang dan tidak ada potensi hujan.

      Prakiraan Cuaca Klaten Hari Rabu Ini: Berawan Sepanjang Hari

      Prakiraan cuaca Klaten hari ini Rabu 5 Oktober 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Rabu Ini: Berawan Pagi-Malam

      Prakiraan cuaca Wonogiri hari ini Rabu 5 Oktober 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Los Dol hingga Medot Janji, Denny Caknan Hibur 3.000 Penonton di Sekaten Solo

      Penyanyi asal Ngawi, Denny Caknan, sukses menghibur ribuan penonton lewat lagu-lagu andalannya di panggung hiburan Sekaten di Alkid Keraton Solo, Selasa (4/10/2022) malam.

      4 Oknum TNI-Polri Tertangkap Curi Kabel Telkom di Solo, Warganet: Ngisin-isini!

      Warganet dibuat geram dengan ulah empat anggota TNI-Polri yang terlibat komplotan tukang curi kabel Telkom di Solo.

      Jelang Muktamar Muhammadiyah di Solo, Pimpinan-Dosen UMS Dilarang Keluar Kota

      Rektor UMS Sofyan Anif melarang civitas akademika UMS khususnya pimpinan dan dosen untuk keluar kota menjelang pelaksanaan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah.

      Secuil Cerita dari Mereka yang Memilih Seni Tradisi di Wonogiri

      Agus Subakir, 40, mendirikan Komunitas Janggleng di Desa Bulusari, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri pada 2009.