Polisi Tunggu Hasil Laboratorium Keracunan Massal di Ponpes Madiun

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Madiunpos.com, MADIUN — Aparat Polsek Kebonsari masih menyelidiki kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan santri Pondok Pesantren Babussalam, Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Polisi menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan yang dimakan para santri.

Kapolsek Kebonsari, AKP Sumardji, mengatakan jumlah santri yang dilarikan ke Puskesmas maupun RSUD Dolopo ada sebanyak 36 orang. Para santri ini ada yang dirawat satu hari, dua hari, dan ada yang sudah tiga hari atau sampai Senin (11/2/2019).

“Sampai hari ini ada dua santri perempuan yang masih dirawat di rumah sakit. Tapi dua santri ini rencananya sudah diperbolehkan pulang hari ini. Kemarin Minggu ada enam santri. Setelah kondisinya membaik, mereka diperbolehkan pulang,” kata dia saat dihubungi Madiunpos.com, Senin.

Sumardji menyampaikan pemulangan para santri ini memang berbeda-beda. Karena melihat kondisi fisiknya. Namun, sebagian besar sudah dipulangkan.

Dia menuturkan pihaknya belum bisa memastikan kasus ini sebagai kasus keracunan makanan karena masih menunggu hasil uji laboratorium. Setelah itu baru bisa diketahui apakah makanan yang dikonsumsi para santri pada Jumat (8/2/2019) malam itu bermasalah atau tidak.

“Sampel makanan sudah diambil Sabtu lalu. Ini masih diuji di laboratorium Ponorogo. Kami menunggu itu,” ujar dia.

Para santri ponpes tersebut mengeluh sakit perut dan pusing setelah memakan nasi soto dan buah melon. Kemudian mereka dilarikan ke rumah sakit.

Juru masak pondok pesantren dan petani melon telah diperiksa untuk melengkapi penyelidikan. Untuk seluruh makanan yang disajikan, kata dia, semuanya baru.

Bahkan ayam yang dimakan juga merupakan ternak peliharaan pondok pesantren. Selain itu, buah melon yang dimakan milik petani yang lahannya berada di kawasan pondok.

“Makanan yang dimakan itu semuanya baru. Ini juru masak pondok memang kerap dipanggil untuk memasakkan para santri,” ujarnya.

Selain telah memeriksa juru masak pondok, kepolisian berencana memeriksa pihak pondok pesantren untuk proses penyelidikan. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya


Berita Terkait

Berita Terkini

Setelah Thomas Cup, Bendera Indonesia Tak Berkibar di Sirkuit Mandalika

Bendera Indonesia terancam tak berkibar di Sirkuit Mandalika

Sanksi WADA Berimbas ke Piala Thomas, Menpora: Ini Hal Serius

Tim Indonesia yang menjuarai Piala Thomas 2020 di Denmark tak bisa mengibarkan bendera Merah Putih. Hal itu buntut dari sanksi WADA kepada Indonesia.

LIVE Persis Solo vs HWFC: Gol HWFC! Skor Jadi 2-1

Persis Solo menghadapi Hizbul Wathan FC dalam lanjutan babak penyisihan Grup C Liga 2. Duel ini dilangsungkan di Stadion Manahan, Solo.

Hadapi Era Industri 4.0, UKSW Gandeng PT SCI Gelar Webinar

Guna mempersiapkan lulusan perguruan tinggi memasuki dunia industri 4.0, UKSW bekerja sama dengan PT SCI menggelar webinar dan rekruitmen.

Buat Poster Kewirausahaan, Mahasiswa UNS Sabet 2 Gelar di Aection 3.0

Mahasiswa prodi Pendidikan Sejarah UNS Surakarta, Fiska Amanda Mulia, menyabet dua gelar pada Poster Competition di gelaran Akmapesa Economic Competition (Aection) 3.0 IPB.

Hendak Mesum di Musala, Pasangan ABG di Pekalongan Kena Gerebek

Sepasang ABG di Kota Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng) diduga hendak berbuat mesum di kamar mandi sebuah musala.

Kasus Covid-19 di Madiun Turun, Guru TK Tunggu Izin PTM dari Disdik

Pembelajaran tatap muka untuk jenjang TK di Kota Madiun belum akan digelar bulan ini meskipun kasus Covid-19 turun.

Analisis Gagalnya Celeng Perjuangan di Media Sosial

Artinya, percakapan lebih banyak berpusat pada klaster-klaster itu, bukan pada akun-akun yang memperkuat narasi "celeng perjuangan".

Hujan Deras & Angin Kencang Landa Jogja, Sejumlah Daerah Banjir

Hujan deras dan angin kencang yang melanda Kota Jogja, Senin (18/10/2021) menyebabkan banjir dan baliho rusak di sejumlah lokasi.

Sambut Maulid Nabi, Toko Roti di Madiun Bagikan Ribuan Roti Gratis

Toko roti di Madiun membagi-bagikan seluruh produksi secara gratis dan tanpa syarat apapun, Senin (18/10/2021), untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW 2021.

4 Peserta CPNS Sukoharjo Diundang Ujian Susulan, Ini Penyebabnya

Sebanyak empat orang peserta ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Sukoharjo diundang untuk mengikuti ujian susulan pada Rabu (20/10/2021) dan Minggu (31/10/2021).

Lansia Singapura Divonis 12,5 Tahun Penjara, Coba Perkosa WNI

Seorang pria lansia di Singapura berusia 68 tahun mencoba memperkosa PRT asal Indonesia yang bekerja di rumahnya.

Perlintasan KA Bedowo Sudah Berpintu Palang, Tapi Tak Ada yang Jaga

PT KAI telah memasang pintu palang di perlintasan KA Bedowo, Sragen. Sayangnya, pintu palang itu tak berfungsi lantaran tak ada petugas yang mengoperasikannya.

Guru TK di Kota Madiun Berlatih Mengembangkan Kreativitas Mengajar

Pemkot Madiun memberikan pelatihan kepada guru TK untuk mengembangkan kreativitas mengajar supaya menjadi inspirasi anak-anak.

2022, Pemkab Karanganyar Usul Tambah 718.000 Tabung Melon

Kabupaten Karanganyar mengusulkan tambahan 718.000 tabung elpiji bersubsidi pada 2022.