Kumpulan Berita » #Wali Kota Solo

F.X. Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo. (Dokumentasi Solopos)
Kemeriahan Semarak Jenang Sala di halaman Benteng Vastenburg, Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (17/2) pukul 10.00 WIB. (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Pengendara sepeda motor melintas di dekat lahan bekas THR Sriwedari, Solo, Selasa (9/1/2018). Pemkot Solo akanmembangun Masjid Taman Sriwedari di lahan tersebut. (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Suasana Karnaval Budaya Grebeg Sudiro 2018 di kawasan Pasar Gede, Minggu (11/2/2018) sore. (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Ilustrasi sertifikat tanah. (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Desain flyover Manahan. (Farida Trisnaningtyas/JIBI/Solopos)
Suasana penutupan SPBU Jongke, Pajang, Laweyan, oleh Pemkot Solo, Rabu (24/1/2018). (Nicolaus Irawan/JIBI/Solopos)
Pasar Jongke Solo, pasar yang mestinya dialokasikan khusus komoditas oleh-oleh khas Solo (Putu Wiggih Diesta U./JIBI/Solopos.com)
Komunitas pencinta satwa membawa spanduk dan poster saat aksi menolak pentas keliling lumba-lumba di Gading, Pasar Kliwon, Solo, Kamis (25/1/2018). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Pengendara sepeda motor melintas di dekat area tembok pagar Dalem Prabuwinatan yang runtuh di kompleks Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Minggu (21/1/2018). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
G.R.Ay Koes Moertiyah atau Mbak Moeng meninjau lokasi tembok yang runtuh di Kompleks Keraton Solo, Senin (15/1/2018). (Nicolaus Irawan/JIBI/Solopos)
Personel Satpol PP dan linmas mendata hunian di tanah Hak Pakai (HP) 16 di RW 007, Kampung Kenteng, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (6/1/2018). (Ivan Andimuhtarom/JIBI/Solopos)
Warga mencopot spanduk penolakan penggusuran tanah Hak Pakai (HP) 16 Kenteng, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Selasa (2/1/2018) siang. (Ivan Andimuhtarom/JIBI/Solopos)
Warga menyusuri lorong bungker kuno di kompleks Balai Kota Solo, Rabu (27/12/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)
Warga mencopot spanduk penolakan penggusuran tanah Hak Pakai (HP) 16 Kenteng, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Selasa (2/1/2018) siang. (Ivan Andimuhtarom/JIBI/Solopos)
Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo bersama pemilik Volkswagen Golf Variant bertenaga listrik, Weibe Wakker, mencoba mobil VW tersebut di kompleks Balai Kota Solo, Selasa (2/1/2018). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)
Ilustrasi e-KTP (JIBI/Solopos/Dok.)
Warga Kenteng Semanggi Solo berkumpul untuk membahas rencana penggusuran mereka dari lahan HP 16 oleh Pemkot Solo. (Ivan Andimuhtarom/JIBI/Solopos)
Warga Kenteng Semanggi Solo berkumpul untuk membahas rencana penggusuran mereka dari lahan HP 16 oleh Pemkot Solo. (Ivan Andimuhtarom/JIBI/Solopos)
Tim Pansus Pemekaran Wilayah dan Pemkot Solo meninjau lokasi tanah pemerintah HP 54 di Jl. Sungai Serang I Kelurahan Semanggi, Jumat (17/11/2017). (?Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos)
Sugiman, warga sekitar Kali Pepe yang mengoperasikan perahu wisata. (Irawan Sapto Adi/JIBI/Solopos)
Warga menyusuri lorong bungker kuno di kompleks Balai Kota Solo, Rabu (27/12/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…