Kumpulan Berita » #teroris

Kakanwil Kemenkumham Jateng.
Mantan napi teroris, Yudi Zulfahri, 33 (kanan) memberikan materi tentang bahaya penyebaran radikalisme melalui media ekstrem di Workshop Media Tentang Isu Kekerasan dan Radikalisme di Syariah Hotel, Jumat (7/10/2016). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Ilustrasi pengamanan (JIBI/Solopos/Dok.)
Jihadi John (Liputan6.com)
Ilustrasi Ditolak Bandara (thinkstock.com)
Prajurit Satuan Penanggulangan Teror (Satgultor) TNI dari (dari kiri ke kanan) Sat-81 Gultor Kopassus TNI AD, Detasemen Jala Mangkara TNI AL, dan Satuan Bravo '90 Paskhas TNI AU berfoto bersama seusai upacara pembukaan Latihan Satgultor TNI di Lapangan Batalyon 461 Paskhas, Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (24/1/2014). Latihan Satgultor dengan sandi Waspada Nusa V tersebut digelar untuk mengantisipasi dan merespons kemungkinan terjadinya kontingensi aksi teror yang mengancam NKRI terutama menjelang pelaksanaan Pemilu 2014. (JIBI/Solopos/Antara/Widodo S. Jusuf)
Suasana penggerebekan terduga teroris di Kenjeran, Surabaya, Senin (20/1/2014_) malam. (JIBI/Solopos/Antara/M. Risyal Hidayat)
Anggota Satuan Sabhara berdiri di depan rumah kontrakan terduga teroris oleh anggota Detasemen Khusus (Densus) 88/Antiteror di Jl. Tanah Merah Sayur I, Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, Senin (20/1/2014) malam. (JIBI/Solopos/Antara/M. Risyal Hidayat)

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…