Kumpulan Berita » #tawangmangu

Sejumlah warga hendak membuka makanan setelah didoakan saat upacara adat Mondosiyo di pelataran Candi Cetho, Selasa (21/11/2017). (Istimewa/Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Karanganyar)
Salah satu produk teh buatan warga Kemuning, Karanganyar. (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)
Wakapolres Karanganyar, Kompol Prawoko, (dua dari kiri), menunjukkan barang bukti dan tersangka kasus narkoba di Mapolres Karanganyar, Rabu (12/4/2017). (Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos)
Kemping ala Suku Indian di Sekipan, Tawangmangu, Karanganyar (Mariyana Ricky/JIBI/Solopos)
Anggota Satreskrim Polres Karanganyar memeragakan tindak kekerasan saat Diksar Mapala Unisi di Tlogodlingo, Tawangmangu, Karanganyar, dalam reka ulang, Senin (13/3/2017). (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)
Anggota Satreskrim Polres Karanganyar memeragakan tindak kekerasan saat Diksar Mapala Unisi di Tlogodlingo, Tawangmangu, Karanganyar, dalam reka ulang, Senin (13/3/2017). (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)
Minibus Solaris Jaya yang jatuh ke jurang di Banaran, Gondosuli, Tawangmangu, Minggu (26/2/2017) lalu, berhasil dievakuasi dan diderek ke Mapolres Karanganyar, Minggu (5/3/2017) siang. (Kurniawan/JIBI/Solopos)
Peserta aksi damai kepedulian Gunung Lawu mendengarkan orasi tokoh pemuda Karanganyar di Bundaran HI, Kalisoro, Tawangmangu, Minggu (5/3/2017) siang. (Kurniawan/JIBI/Solopos)
Puluhan sukarelawan dan warga membersihkan material longsor yang menutup jalan di Bongklo, Jenawi, Karanganyar, Senin (27/2/2017) sore. (JIBI/Solopos/Istimewa)
Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos Anggota Seksi Kecelakaan Ditlantas Polda Jateng menggunakan Traffic Accident Analysis (TAA) saat olah TKP kecelakaan maut di Desa Gondosuli, Tawangmangu, Senin (27/2/2017). (Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos)
Sukarelawan berdiri di depan bangkai minibus yang terjatuh ke jurang sedalam 10 meter di Gondosuli, Tawangmangu, Minggu (26/2/2017). (Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos)
Petugas mengangkut korban kecelakaan minibus di Tawangmangu, Karanganyar, ambulans, Minggu (26/2/2017). (Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos)
Minibus Solaris Jaya yang membawa wisawatan asal Jawa Timur terjun ke jurang di Tawangmangu, Karanganyar, Minggu (26/2/2017). (Istimewa)
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY_ begitu tiba di Stasiun Balapan Solo, Sabtu (18/2/2017). (Mahardini Na/JIBI/Solopos)
Presiden Keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tiba di Stasiun Solo Balapan, Solo, Sabtu (18/2/2017). (Mahardini Nur Afifah/JIBI/Solopos)
Sejumlah anak warga RT 007/RW 006 Daleman, Banaran, Ngringo, Jaten, Karanganyar, bermain di genangan banjir luapan Sungai Bengawan Solo, Rabu (15/2/2017) siang. (Kurniawan/JIBI/Solopos)
Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Karanganyar, AKBP Martireni Narmadiana, meninjau lokasi tebing longsor di jalan tembus Tawangmangu-Magetan, Jumat (12/12/2014). Dia meminta jalan tersebut ditutup untuk sementara waktu, hingga kondisi jalan aman. (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos)
Ilustrasi kecelakaan (JIBI/Googleimage)
Ilustrasi harga sayuran
Warga mengusung jenazah Ria Agus Vina, 22, ke tempat permakaman umum (TPU) Gabahan, Delanggu, Rabu (12/10/2016) pukul 10.00 WIB. Ria meninggal dunia setelah tertimpa dahan bendo di Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar, Selasa (11/10/2016). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)
Kantor Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar (karangayarkab.go.id)

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…