Kumpulan Berita » #Sragen

Paimin, 36, sibuk menata batu bata yang mulai kering di halaman depan rumah ibunya di Dukuh Maron RT 014/RW 005, Desa Karanganyar, Sambungmacan, Sragen, Selasa (28/11/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Kondisi Aula Balai Desa Trobayan, Kalijambe, Sragen, yang atapnya ambrol, Kamis (5/10/2017) pagi. (Istimewa)
Dua unit mobil pemudik melintasi jalur mudik jalan tol yang masih lengang di wilayah Paldaplang, Sambungmacan, Sragen, Selasa (20/6/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Espos/Chrisna Chanis Cara Tim sepak bola Ponpes Walisongo Sragen mengangkat trofi juara Liga Santri Region III Jawa Tengah setelah mengalahkan Ponpes Al Mansur Klaten dengan skor 6-0 di Lapangan Kota Barat, Solo, Agustus 2016.
Tanah dasar Waduk Kembangan di Dukuh Kembangan, Desa Mojorejo, Karangmalang, Sragen, mengering dan pecah-pecah, Sabtu (26/8/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Kariyo Semito, lelaki berusia 110 tahun, di rumah sempitnya di pinggir sawah Dukuh Semen RT 002, Desa Sribit, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Sabtu (11/3/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Warga mengambil air Sumur Dandang di kawasan hutan jati Dukuh Sumber RT 006, Desa Cepoko, Sumberlawang, Sragen, Sabtu (18/2/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Dua anggota Koramil Miri meminta keterangan Sriyati, 65, istri salah satu pengikut Dimas Kanjeng, Tarno, 70, di rumahnya di Dusun Girimargo, Desa Girimargo, Miri, Sragen, Sabtu (8/10/2016). (Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos)
Sejumlah kios di Pasar Gemolong 2 mangkrak dalam beberapa tahun terakhir. Foto diambil pekan lalu. (Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos)
Ilustrasi guru SD. (JIBI/Solopos/Dok.)
Seorang petugas melayani pembeli premium di SPBU Jetak, Sidoharjo, Sragen, Rabu (10/8/2016). Di SPBU itu dipasang spanduk berisi larangan pembelian premium dengan menggunakan jeriken. (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Ilustrasi proses belajar-mengajar SMP. (Septian Ade Mahendra/JIBI/Solopos)
Ilustrasi kemiskinan (JIBI/Harianjogja/Dok.)
Riva Ridhlo Budi Hariyadi, 17, (tengah) anak tunggal Budi Hariyanto bersama Susilowati, 34, (kanan) berjalan menuju mobil jenazah sembari menangis saat prosesi pemakaman jenazah Budi Hariyanto di Kampung Mojomulyo RT 001/RW 011, Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, Rabu (27/7/2016). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Ilustrasi pemukulan (Dok/JIBI)
Petugas dari Satlantas Polres Sragen mengatur lalu lintas di simpang empat Gemolong pada H+1 musim mudik Lebaran 2015, Minggu (19/7/2015). (Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos)
Ilustrasi proyek pembangunan tol Solo-Kertosono (JIBI/Solopos/Dok.)
Warga berusaha menyingkirkan tumpahan batu bata yang memenuhi jalan akibat tergulingnya truk di kawasan Bontit, Srimulyo, Gondang, Jumat (10/6/2016). (Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos)
Petugas dari Disdik Sragen menurunkan naskah Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dari truk menuju tempat penyimpanan sementara di aula kantor setempat, Jumat (13/5/2016). (Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos)
Ilustrasi HIV/AIDS

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…