Kumpulan Berita » #Satpol PP

Petugas Satpol PP Sukoharjo membongkar lapak PKL di pinggir Jl. Suwarno Honggopati, Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol, Kamis (13/7/2017). (Bony Eko Wicaksono/JIBI/Solopos)
Ilustrasi personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). (JIBI/Semarangpos/Istimewa-Kementerian Dalam Negeri)
Sidak PNS
Satpol PP Kota Kediri memeriksa pasangan remaja yang berasyik masyuk di bantaran Sungai Brantas, Sabtu (13/2/2016) malam. (JIBI/Solopos/Antara/Prasetia Fauzani)
Pedagang kaki lima membuka usahanya di ruas Jl. Rajawali, Jumat (23/9/2016) siang. Satpol PP melayangkan surat peringatan bagi pedagang kaki lima yang memanfaatkan trotoar untuk berjualan di tiga ruas jalan. (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)
Anggota Satpol PP Kabupaten Karanganyar menghukum tujuh pelajar yang tertangkap sedang membolos sekolah dan merokok di salah satu toko di Desa Wonolopo, Tasikmadu, Kamis (1/9/2016). (JIBI/Istimewa)
Kepala Satpol PP Sukoharjo, Sutarmo (tiga dari kanan, baju safari) ikut menempelkan spanduk peringatan di pintu swalayan toko modern di Jalan Slamet Riyadi, Sukoharjo, Kamis (11/8/2016). (Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos)
Spanduk penolakan PSK mangkal di Kampung Grogolan, Ketelan, Banjarsari, Solo, Jumat (29/7/2016). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
PKL di pusat kuliner Galabo menata perkakas hingga menggunakan badan Jl. Mayor Sunaryo, Pasar Kliwon, Solo, Rabu (27/7/2016). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Suasana jembatan Gilingan, Banjarsari, Solo, yang ramai dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, Selasa (26/7/2016). Banyak pengendara yang masih membuang sampah ke sungai dari jembatan. (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) berjualan saat Sunday Market di kompleks Stadion Manahan, Solo, Minggu (5/6/2016). PKL tetap berjualan meskipun sebagian menerima pesan singkat Sunday Market libur. (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos)
Warga mengendarai motor melintas di depan tempat hiburan Dunia Karaoke yang membuka promo diskon 50% di jalan raya Sukowati Sragen, Rabu (13/7/2016). Tempat hiburan karaoke itu buka kembali sejak Kamis (7/7/2016) lalu. (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Ilustrasi permukiman kumuh (JIBI/Solopos/Dok)
Pedagang menjual jasa penukaran uang recehan di Jl. Alun-alun utara, Jumat (10/6/2016). Untuk menukarkan uang recehan sebanyak Rp100.000,- warga harus membayar Rp110.000. (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)
Ilustrasi penipuan (JIBI/Solopos/Dok.)
Razia PSK di Jl. Setia Budi, Solo, Kamis (12/3/2015). (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos)
Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya (kanan, baju batik) memasang perda line di pintu toko modern di Kelurahan Dompilan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (1/6/2016). (Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos)

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…