Kumpulan Berita » #putusan MK

Tim Yaris di Mahkamah Konstitusi. (Facebook.com-Yakub Adi Krisanto)
Mahkamah Konstitusi (Mahkamahkonstitusi.go.id)
Seskab Pramono Anung berbisik dengan Kepala BIN Sutiyoso di sela-sela rapat terbatas, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/9/2015). (Istimewa)
Petugas membawa kotak suara yang berisi logistik pemilu untuk pemungutan suara Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 dari gudang logistik KPU Solo, Jawa Tengah, Minggu (6/7/2014). Pada H-3 pemungutan suara Pilpres 2014, KPU Solo mulai mendistribusikan logistik pemilu ke tiga kecamatan, yaitu Laweyan, Serangan, dan Jebres. (Ardiansyah Indra Kumala/JIBI/Solopos)
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana bertolak ke Timur Tengah (Setkab.go.id)
Ganjar Pranowo (JIBI/Solopos/Dok.)
Foto ilustrasi pemungutan suara pemilihan umum (JIBI/Solopos/Antara)
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis)
Ilustrasi kotak suara (JIBI/Solopos/Dok.)
Johan Budi, mantan juru bicara KPK yang kini pimpinan (JIBI/Solopos/Antara/Hafidz Mubarak A.)
Iklan rokok dan produk tembakau seperti di Jl. Ir. Sutami, Jebres, Solo, Jawa Tengah ini mestinya sah menunjukkan wujud rokok (JIBI/Solopos/Dok.)
Pasangan Capres Cawapres Nomor urut 2 Joko Widodo (kedua kiri) bersalaman dengan Pasangan Cawapres Nomor urut 2 Hatta Rajasa (kiri), Pasangan Capres Nomor urut 1 Prabowo Subianto (kedua kanan) dan pasangan Cawapres nomor 2 Jusuf Kalla seusai mengikuti debat final Capres Cawapres di Jakarta, Sabtu (5/7/2014). Debat final tersebut mengangkat tema mengenai pangan, energy dan lingkungan. (Rahmatulah/JIBI/Bisnis)
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kedua dari kiri) memperhatikan calon presiden Joko Widodo (kedua dari kanan) saat bersiap menunaikan salat Magrib berjemaah di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Minggu (20/7/2014). Turut salat berjemaah dalam kesempatan itu, capres Prabowo Subianto (kiri) dan cawapres Hatta Rajasa (kanan). (JIBI/Solopos/Antara/Widodo S. Jusuf)
Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo (JIBI/Solopos/Dok.)
Calon presiden Prabowo Subianto (ketiga dari kiri) dengan didampingi calon wakil presiden Hatta Rajasa (ketiga dari kanan) beserta Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, politikus Partai Golkar Akbar Tanjung melambaikan tangan ketika peresmian Koalisi Permanen Merah Putih di Tugu Proklamasi Jakarta,di Tugu Proklamasi Jakarta, Senin (14/7/2014). Tujuh partai yakni Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, PKS, PPP, Demokrat dan PBB menandatangani kesepakatan koalisi permanen Merah Putih dengan mengangkat Prabowo Subianto menjadi dewan pembina untuk mengawal pemerintahan baru 2014-2019. (JIBI/Solopos/Antara/Wahyu Putro A.)
Massa pendukung calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subuianto dan Hatta Rajasa menggelaraksi unjuk rasa di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Jumat (15/8/2014). Begitu banyaknya massa yang hadir mebuat jalan di depan lembaga pengadil sengketa Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 itu tertutup sehingga memicu kemacetan parah lalu lintas kendaraan di kawasan tersebut. (JIBI/Solopos/Antara/Andika Wahyu)
Calon wakil presiden Hatta Rajasa meninggalkan Hotel Grand Hyatt Indonesia, Jakarta, Kamis (21/8/2014) malam, seusai memantau pengumuman Mahkamah Konstitusi (MK) tentang sengketa Pilpres 2014 bersama para petinggi Koalisi Merah Putih. Setelah majelis hakim konstitusi menolak seluruh gugatan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Koalisi Merah Putih bersikap menerima putusan itu walaupun menganggap putusan tersebut belum tentu sesuai dengan kebenaran dan keadilan substantif. (Rachman/JIBI/Bisnis)

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…