Kumpulan Berita » #Polda Jateng

Social Kitchen pascadisweeping (Istimewa)
Kapolda Jateng, Irjen Pol. Condro Kirono (tengah) menunjukkan barang bukti Fonepad ASUS hasil pencurian saat kejadian sweeping di Social Kitchen, Kamis (22/12/2016). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Suasana Sekaten Solo setelah penangkapan seorang jukir yang diduga terlibat aksi sweeping Social Kitchen, Rabu (21/12/2016). (Nicoalus Irawan/JIBI/Solopos)
Suasana Sekaten Solo setelah penangkapan seorang jukir yang diduga terlibat aksi sweeping Social Kitchen, Rabu (21/12/2016). (Nicoalus Irawan/JIBI/Solopos)
Social Kitchen pascadisweeping (Istimewa)
Erma Sriharjani, 35, menunjukkan surat penangkapan suaminya, Endro Sudarsono, dalam kasus pengrusakan dan pengeroyokan di Resto Social Kitchen, Selasa (20/12/2016). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Bripda Lutfi Aprilla. (Instagram.com-@tribratanewsjateng)
Ilustrasi spanduk kampanye anti-pungli yang direntang polisi dan dinilai menyesatkan masyarakat. (JIBI/Solopos/Antara/Aloysius Jarot Nugroho)
Ilustrasi barang bukti kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba). (JIBI/Solopos/Antara)
Polres Tegal melalui akun Twitter menegaskan pernyataan Habib Rizieq Hoax. (Istimewa/Twitter)
kapolda jateng
Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol. Condro Kirono. (tribratanews-polresboyolali.com)
Ilustrasi demonstrasi
Massa ormas Islam berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Jateng di Jl. Pahlawan, Semarang dalam aksi demonstrasi menuntut proses hukum atas Ahok, Jumat (4/11/2016). (Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com)
Ilustrasi apel siaga (Sunaryo Haryo bayu/JIBI/Solopos)
Wanita polisi yang oleh kesatuan mereka lazim dijuluki polwan mengarahkan siswa pemain permainan edukasi tertib lalu lintas dalam Bus Zebra Cindekia Polda Jateng di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jateng, Jumat (11/11/2016). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Polda Siaga Satu
Ketua Majelis Tinggi sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (JIBI/Solopos/Antara/Andika Wahyu)
Ilustrasi aksi massa (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Gabungan ormas Islam Solo menggelar aksi longmarch di Jl. dr. Radjiman, Singosaren, Solo, Jumat (21/10/2016). Mereka menuntut polisi segera memproses hukum Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait pernyataan yang dinilai menyinggung umat Islam. (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Kapolda Jateng, Irjen Pol. Condro Kirono (tengah), bersalaman dengan Ketua MUI Jateng, Ahmad Daroji (kanan), di depan Kantor Polda Jateng, Selasa (1/11/2016). Dalam pertemuan itu, baik Kapolda dan MUI Jateng menyarankan warga Jateng untuk tidak ikut berdemo di Jakarta pada Jumat (4/10/2016) nanti. (JIBI/Semarangpos.com/Istimewa-Humas Polda Jateng)
Ilustrasi membaca Alquran (www.ndtv.com)
Aksi massa membawa berbagai macam spanduk di Titik Nol Kilometer Jogja, Jumat (28/10/2016). (Nur Fitriatus Shalihah/JIBI/Harian Jogja)
Foto Ilustrasi membaca Alquran. (JIBI/Harian Jogja/Antara)


refresh

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016), ¬†Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…